Penulis: Luluk Maslachah

Sejak anak saya masuk di Sekolah Alam.. bekal makanan harus saya tambah dan disiapkan untuk makan siang di sekolah. Dikarenakan  kegiatan dan aktivitas fisik anak-anak  yang bersekolah di sekolah alam agak lebih dari kegiatan sekolah pada umumnya, otomatis anak jadi cepat lapar dan bekal makanan harus lebih lengkap dan bervariasi dan bisa menambah energi untuk beraktifitas.
Sebetulnya  ada  katering untuk makan siang yang ditawarkan oleh pihak sekolah. Tapi apa salahnya kalau kita bawakan bekal makan siang dari rumah, karena bisa hemat , mengirit pengeluaran. Kita bisa berkreasi sendiri dengan makanan yang sudah kita masak sehari-hari dan tahu betul kondisi dan kebutuhan porsi serta menu anak kita. Betul kan.. ?

Kebetulan anak saya sangat suka kalau makan dari bekal sendiri yang saya siapkan dari rumah.  Jadi untuk lebih menambah nafsu makannya tetap terjaga dan tidak tergoda dengan makanan yang beli di luar (memang di sekolah dilarang untuk jajan di luar sekolah dan dilarang membawa uang kalau tidak ada acara market day dan untuk infaq).  Saya terinsipirasi oleh Seni Kreasi Bento  alias Seni mengkreasi bekal makanan  yang ditata sedemikian rupa di wadah makanan tersebut.

Nah… berbekal  pengetahuan nge-bento yang masih minim, berikut adalah sebagian hasil kreasi nge-bento untuk anak saya, yang terkadang ide bentuk adalah dari ide anak saya juga. jadi ibunya tinggal kombinasi dan tinggal cetak sesuai keinginan si kecil.

Ayuukk nge-bento yuukk…. supaya anak-anak kita lebih semangat berangkat sekolahnya dan tentunya jadi tambah lahap makan bekal makan siangnya .

 

 “Si Duk-Duk”

Isi bento : Nasi Uduk, Mentimun, Daun Kemangi, Ayam Goreng, Telur dadar iris, Kering Tempe

 ” Dua Anak kecil bergandengan tangan”
Isi Bento : Nasi Putih, Mie Goreng, Bakso, Wortel, Sawi hijau”

  “Roti Tawar Cinta”

Isi  bento : 2 lapis roti tawar dibentuk hati, lapis pertama diolesi selai strawberry, lapis ke2 diolesi mentega dan Meisis coklat

“Kura-kura Fantasi”
Isi Bento  : Nasi Putih, Bakwan Jagung, Tahu goreng iris, Sayur Bakcoy Wortel”

Catatan :
Bentō (弁当 atau べんとう?) atau o-bentō adalah istilah bahasa Jepang  untuk makanan bekal berupa nasi berikut lauk-pauk dalam kemasan praktis yang bisa dibawa-bawa dan dimakan di tempat lain. Seperti halnya nasi bungkus, bentō bisa dimakan sebagai  makan siang , makan malam, atau bekal piknik

Bentō biasanya dikemas untuk porsi satu orang, walaupun dalam arti luas bisa berarti makanan bekal untuk kelompok atau keluarga. Bento dibeli atau disiapkan sendiri di rumah. Ketika dibeli, bentō sudah dilengkapi dengan sumpit sekali pakai, berikut penyedap rasa yang disesuaikan dengan lauk, seperti kecap assin atau saus dalam kemasan mini.

Ciri khas bentō adalah pengaturan jenis lauk dan warna agar sedap dipandang serta mengundang selera. Bento dapat pula dihias dan disusun rapi dalam gaya yang disebut kyaraben. Kemasan bento selalu memiliki tutup, dan wadah bentō bisa berupa kotak atau nampan segi empat dari plastik,  kotak roti atau kotak kayu kerajinan tangan yang dipernis. Ibu rumah tangga di Jepang dianggap perlu terampil menyiapkan bentō, walaupun bentō bisa dibeli di mana-mana
(Sumber : Wikipedia)

Salah satu website inspirasi membuat bento : www.dbento.com