DSCN2258Para emak keren, pernah nggak sih kita mengamati kalau sebenarnya banyak barang di rumah kita yang tidak pernah kita perhatikan, tapi ternyata barang itu mempunyai manfaat  tersendiri? Aku sendiri mengalaminya lho.  Saat akan pergi ke dapur, otomatis aku harus melewati pintu bagian belakang rumah, nah saat itulah pandangan mataku tertuju pada suatu benda. Benda apa itu? Pengganjal pintu! ( Eh .. yang betul pengganjal atau penahan pintu ya? Aku bilang penahan pintu aja ya .. )

Ya, penahan pintu itu adalah hasil karya anakku saat kelas 5, dua tahun lalu. Cuma aku memang tidak terlalu memperhatikannya, baru sekarang ini aku berfikir, benda itu ternyata berguna juga ya untuk menahan pintu  agar tetap terbuka. Pintu itu memang sering tertutup sendiri kena angin kalau tidak ditahan dengan suatu benda. Kalau emak punya penahan pintu yang biasanya dipasang di tembok, mungkin tidak memerlukan sesuatu untuk menahan pintunya agar tetap terbuka yah… Aku tidak punya sih.

Padahal 2 tahun lalu saat anakku ribut nyari kerikil di depan rumah, aku sempat berfikir,” Kok repot amat sih nyari kerikil segala, mau membuat ketrampilan seperti apa?”

Eh, ternyata setelah jadi , berguna juga he he… sudah 2 tahun masih setia bertugas menahan pintu belakang rumah kami ( warnanya sudah agak pudar terkena debu). Setelah aku bertanya pada anakku, bagaimana cara membuatnya, ternyata sederhana sekali, gampang membuatnya.

Ini dia caranya (menurut anakku, emaknya sendiri belum mempraktekkan he he..):

Bahan : Kain tebal, benang dan jarum jahit, kerikil

Cara membuat:

  1. Kain yang tebal, dipotong menjadi  dua bagian persegi panjang (ukuran bisa disesuaikan).
  2. Lembar kain yang pertama bisa dihias sesuai kreasi emak sendiri, kalau anakku dihias menjadi bentuk mata, hidung, mulut  (sesuai instruksi guru ketrampilannya di sekolah).
  3. Tumpuk kain pertama dan kedua lalu jahit pinggirannya ( kain terlebih dahulu dibalik ya, sehingga nanti hasil jahitan tidak terlihat). Sisakan lubang untuk mengisi kerikilnya.
  4. Balik kain kembali dan isi dengan kerikil sampai penuh.
  5. Jahit sisa lubang tadi.
  6. Selesai deh …

Mudah kan, sederhana tapi bermanfaat buat menahan pintu belakang rumahku mak. Ayo yang mau nyoba bikin, silahkan …