Sejak pertama kali divonis bermata minus di kelas IX, sudah nggak terhitung banyaknya kacamata yang saya pakai. Ada saja alasan mengganti (atau menambah) kacamata. Mulai dari minusnya nambah, kulit yang terkelupas, gagang yang patah, lensa yang lepas, baut yang penyok, sampai hilang entah ke mana.

Dulu saya sebel sekali harus pakai kacamata, I feel like a nerd. Walaupun sudah pakai kacamata yang gaya anak muda tetep saja rasanya nggak keren. Tetapi sekarang saya sudah berdamai dengan kacamata. Instead of whining about looking nerd, I choose to make glasses my fashion item. Saya bereksperimen dengan berbagai model kacamata dalam bermacam warna: putih, hijau, merah, coklat, hitam, oranye, ungu. Apalagi kacamata plastik yang keren juga makin banyak dijual. Kini malah anak muda yang matanya nggak minus, memilih memakai kacamata supaya menunjang penampilan.

Nah, usai aksi bersih-bersih kemarin, saya menemukan banyak kotak kacamata di salah satu lemari. Saya kaget pas membukanya, karena ada beberapa yang masih ada isinya. Sebagian besar kacamata itu bahkan sudah rusak. Ya ampun, saya sampai heran sendiri, ngapain ya simpan kacamata rusak?

Pasti ketika itu saya berpikir untuk memperbaiki, lalu nggak jadi-jadi sampai akhirnya beli yang baru dan yang lama terlupakan.

Oke, singkat kata, kacamata yang masih mau saya pakai pun dikumpulkan, lalu dibuatkan gantungan supaya selalu terlihat dan mudah diambil untuk dipakai.

Perlengkapan yang dibutuhkan:
– Kardus
– Kertas lipat/kertas warna-warni
– Beberapa tali rafia, tali kain (saya pakai tali bekas name tag kepanitiaan)
– Isolasi besar/lakban
– Gunting
– Lem kertas
– Stapler
– Double tape

Cara membuat:
1. Ukur kardus sesuai lebar pintu lemari, atau sesuai yang diinginkan. Lalu gunting.
2. Tempelkan kertas lipat ke satu bagian kardus, tutupi seluruh bagian itu dengan kertas lipat.
3. Bentangkan tali pertama di paling atas, melebar di bagian kardus yang sudah ditempeli kertas lipat tadi. Gunakan stapler di tiap ujung untuk menempelkan tali di atas kardus. Kalau ada tali yang panjangnya berlebih, silakan digunting. Bentangkan tali kedua tepat di bawahnya, kalau bisa sedekat mungkin dengan yang pertama. Ulangi untuk tali yang lain. Bentangkan tali berikutnya di bawah tali kedua, begitu seterusnya sampai seluruh bagian kardus ditutupi tali. Pastikan tali cukup kencang dan tegang agar bisa menopang kacamata.
4. Tutup sisi-sisi kardus dengan isolasi lebar/lakban, agar bagian ujung tali (yang distapler) nggak kelihatan.
5. Tempel gantungan kacamata di balik lemari menggunakan double tape. Kalau terasa kurang menempel, bisa ditambah lakban di seluruh sisi kardus.
Gantungan kacamata ini saya taruh di balik lemari. Sekarang mudah sekali buat memilih kacamata mana yang akan dipakai. Saya juga jadi bisa belanja kacamata lagi, karena sudah punya tempat simpan yang fleksibel, gampang ditambah sesuai kebutuhan