Hai… Emak-emak cantik.

Kali ini saya ingin berbagi cara menggambar fairy atau peri ala saya. Kalau emak ingin menggambar peri, tentu saja bertebaran banyak cara di internet. Nah, ini hasil berguru pada maestro komik Mr Paulo. Tentu saja dimodifikasi sesuai dengan ‘selera’ neng Tanti.

Pertama, tentu saja siapkan drawing tools standar.  Pensil, penghapus dan pulpen atau drawing pen untuk menebalkan. Oya, saya juga suka menggunakan pensil warna tipe water colour Faber Castell karena lunak untuk mengarsir.

Kenapa peri? Ya, soalnya kalau gambar makpon sebagai model, bisa dikeplak. Secara anatomi, tubuh peri hampir sama proporsinya dengan tubuh manusia. Proporsi ini erat kaitannya dengan perbandingan bagian-bagian tubuh manusia (kepala, wajah, tangan, dan kaki) sedangkan anatomi adalah bentuk, ukuran dan letak bagian tubuh manusia tersebut dalam kerangka secara keseluruhan.

  • Mula-mula gambar bulatan-bulatan untuk membantu kita saat menggambar kepala, bahu, paha dan kaki

1

  • Kalau sudah, kita tebalkan dengan pensil warna yang agak tebal untuk membentuk tubuh

2

  • Kita tambahkan sayap. Terserah, mau sayap lalat, burung bahkan sayap naga sekali pun. Tapi biar imut, peri ini saya beri sayap kupu-kupu

3

  • Kalau sudah, kita mulai membentuk wajah

4

  • Tebalkan, arsir, beri rambut yang agak tebal.
  • Jangan ragu-ragu, nanti bisa dihapus lagi kok kalau jelek..

5

  • Kalau sudah kira-kira tiga perempat gambar, biasanya saya tebalkan dengan spidol atau drawing pen

6

  • Nah, untuk selanjutnya tinggal menebalkan bagian-bagian yang dirasa perlu yaa.. Selesai!

7

PS.

Untuk memudahkan menggambar tubuh manusia, bulatan berguna sebagai ukuran perbandingan. Bulatan juga memudahkan membentuk garis pertolongan saat membagi gambar tubuh manusia dalam ukuran perbandingan tertentu.

Ukuran perbandingan ini tidak mutlak, tapi sebagai perkiraan saja, gunanya  agar mendekati proporsional.

Episode selanjutnya, kita mau gambar apa? Please leave comment ^_^