Pernahkah Emak terlambat bangun sahur dan berakhir dengan tidak makan sahur sama sekali? Puasa tanpa sahur tidak mudah. Itulah kenapa sahur menjadi saat makan yang paling penting dalam sehari pada bulan puasa.

Lantas, makanan apa saja yang harus ada saat sahur?

Sebagai pengganti sarapan, sahur mengaktifkan metabolisme dan memberikan energi yang diperlukan hingga buka puasa tiba. Sehingga, makanan sahur haruslah yang bergizi tinggi dan seimbang. Bukan asal kenyang dan asal makan.

Ketika sahur penting bagi orang dewasa, maka akan menjadi sangat penting bagi anak-anak yang berpuasa. Sahur bisa mempengaruhi kegiatan fisik dan mental dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Anak-anak yang tidak makan sahur akan menjadi lebih cepat lelah dan kehilangan konsentrasi sepanjang hari. Tidak sahur juga bisa menghambat masuknya kebutuhan nutrisi yang diperlukan. Jangan sampai, nutrisi penting seperti zat besi dan kalsium untuk tumbuh kembang mereka, menjadi sedikit terabaikan saat anak belajar berpuasa.

Jenis makanan apakah yang harus terkandung dalam makanan sahur sehat seimbang anak?

Sangat penting untuk memilih variasi makanan yang tepat untuk sahur anak. Selain harus disukai oleh mereka, juga sebaiknya mengandung asupan gizi lengkap dan seimbang. Misalnya saja karbohidrat kompleks, serat dan protein tanpa lemak.

Karbohidrat kompleks adalah jenis karbohidrat yang dicerna secara perlahan, membantu mengeluarkan energi secara perlahan, sangat tepat untuk waktu puasa yang panjang. Karbohidrat komples dapat ditemukan pada makanan yang kaya akan serat pangan, seperti beras merah, oat, jagung, serta roti dan sereal sarapan yang mengandung Gandum Utuh.

Apa sebenarnya Gandum Utuh itu?

Gandum Utuh adalah biji-bijian yang masih mengandung semua zat gizi yang terkandung di dalamnya karena tidak mengalami proses penyosohan/penggilingan.

Selain itu, makanan yang digoreng tidak terlalu baik untuk tubuh. Kenapa? karena metabolisme lemak membutuhkan banyak air, sehingga sahur dengan gorengan akan membuat anak merasa lebih haus pada siang hari.

Pastikan anak mengonsumsi protein hewani, nabati, sayuran, buah dan susu. Selain bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh, susu juga berfungsi sebagai sumber protein hewani. Mintalah anak Anda minum setidaknya 2 gelas air pada saat sahur agar terhindar dari dehidrasi.

5 Tips Sahur untuk anak-anak Anda :

  • Meskipun anak kemungkinan besar sulit dibangunkan untuk sahur, yakinkan mereka untuk tetap sahur. Siapkan sahur sebelum mereka tidur sehingga sudah siap pada saat mereka bangun.
  • Berikan anak Anda makanan sahur yang seimbang, makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, serat dan protein agar dapat bertahan sepanjang hari. Dan selalu ingat bahwa air adalah kunci untuk menjaga agar tidak dehidrasi!
  • Untuk sahur yang komplit dan bernutrisi yang siap dalam hitungan menit, sereal sarapan gandum utuh dengan susu dan buah dapat menjadi alternatif yang baik. (rewrite)