Hai, Mak, adakah yang kenal seorang perempuan bernama Sri Rahayu? Bukaaaan, bukan Mbak Sri Rahayu istrinya Pak RT itu, tapi mbak Yayuk yang seorang penulis itu lho, Mak. Bulan ini, Mak Naqi dan blognya Naqiyyahsyam.com juga didaulat sebagai BoTM Agustus.

Emaknya Faris, Fatih, dan Aisyah ini, selain ngeblog juga sibuk sebagai writer dan trainer kepenulis. Bukunya sudah banyaaaak, lebih dari 35 buku! Cerpennya juga sudah tersebar di berbagai majalah dan tabloid. Mak Naqi yang lulusan Kehutanan ini juga pernah menjadi ketua FLP (Forum Lingkar Pena) wilayah Bengkulu dan Lampung.

Huwaaaah, jadi penasaran nggak sih sama Emak yang satu ini? Yuk ah simak obrolan singkat MakMin dengan beliau ;).

*

Fotoku sendiri

Mak Naqi, sejak kapan menjadi blogger? Ada alasan khusus kenapa Mak Naqi memiliki blog?

Aku punya blog sejak tahun 2010. Waktu itu, itu blog hanya buat syarat ikut lomba saja. Lagi senangnya ikut lomba blog, tapi minim informasi bagaimana mempercantik blog. Agustus 2015 aku beli domain dari blog bernama http://cerpeneddelweissnaqiyyah.blogspot.com menjadi http://www.naqiyyahsyam.com. Aku memilih jadi blogger untuk mengabadikan momen istimewa bersama anak-anak, keluarga dan karyaku. Alhamdulillah malah berbuah prestasi.

Bagaimana Mak Naqi mencari ide postingan? Eksekusinya berapa lama sebelum akhirnya publish?

Ide dari keseharian bersama anak-anak. Contohnya, jika anak mengalami kesulitan makan, maka aku mencari penyebabnya.  Aku ikuti pelatihan kelas MPASI, lalu dari ilmu yang aku dapati aku bagi di blog deh. Eksekusi sebenarnya tak lama, jika sudah ada bahan dari pengalaman pribadi, 1 jam bisa langsung publish. Tapi, jika buat lomba, aku mencoba mengendapkan tulisan agar ruh tulisannya terasa.

Dengan kesibukan mengurus rumah, suami dan anak, juga pekerjaan sebagai writer dan trainer, kapan biasanya waktu ngeblog Mak Naqi?

Ngeblog bisa kapan saja. Kadang pagi, siang atau malam. Namun, aku mensiasati dengan mencicil tulisan. Jika anak sekolah, aku menyiapkan bahan tulisan, siang saat jadwal tidur siang anak-anak, aku sambil nulis, malam baru editing dan publish. Jadi, aku lebih sering publish ngeblog malam hari. Untuk trainer kepenulisan, aku berbagi tugas dengan suami. Aku memilih jadwal yang pas dan diberitahu panitia jauh-jauh hari. Minimal 2 minggu sebelum acara agar bisa mencocokkan jadwal dengan keluarga. Alhamdulillah suami mendukung kegiatanku, terutama di bidang literasi.

Apa pencapaian tertinggi yang diperoleh Mak Naqi sebagai seorang blogger?

Apa ya? Belum tinggi banget sih ya, soalnya aku baru fokus ngeblog 1 tahun ini. Namun aku senang blogku dapat bermanfaat. Beberapa teman ada yang inbox sangat terbantu dengan info ASI dan MPASI dalam blogku ini. Kalau prestasi aku masih unyu-unyu deh, tertinggi menang Juara I Kontes Blog Berbagi Kisah Sejati (2009) , pengalaman sangat berkesan kerena pertama bikin blog dan ikut lomba blog plus langsung juara 1 hehe… lalu pernah Juara 2 Live Blog Competition “Life With XL”  #19tahunBersama (2015) berhadiah smartphone hingga sekarang hadiahnya sangat membantu proses ngeblogku.

Naqiyyah Syam adalah nama pena, kenapa Mak Naqi memilih nama itu? Ada alasan khusus, Mak?

Nama penaku Naqiyyah Syam. Untuk kegiatan kepenulisan aku memakai nama ini sejak aktif di media kampus. Sebelumnya, aku memakai nama pena Naqiyyah Fiisabilillah, lalu karena kepanjangan, aku memakai nama Naqiyyah Syam saja. Saat mau menerbikan buku antologi yang kedua, penulis senior Teteh Pipiet Senja menyarankan nama penaku diganti. Katanya terlalu panjang. Jadi aku pakai Naqiyyah (jernih) dengan ditambah Syam (mirip dengan Syams yang berarti matahari ). Syam dari nama ayahku Syamsir Sanoel. Jadi arti nama penaku secara bebasnya jernih (niat yang tulus, Insya Allah) berusaha menyinari (mencerahkan). Gitu deh sejarahnya hehe…jadi sampai sekarang deh pakai nama pena.

Foto Keluargaku

Mak Naqi, sebagai pejuang ASI, apa nih kendala terbesar Mak Naqi melakukannya?

Mengedukasi keluarga dan teman dekat. Masih ada yang merasa “terbebani” dengan memberikan ASI Eksklusif. Bahkan jika bertemu malah ngelihat anakku yang masih ASI ngeledekin, “Ayo disapih aja! Biar banyak makan!” atau saat menjadi pemateri acara bedah buku, aku tetap membawa bayiku agar bisa memberikan ASIX.

Apa pesan Mak Naqi bagi emak pejuang ASI di luar sana? 🙂

Terus berjuang, memperbanyak ilmu dengan membaca dan ikut kelas edukasi ASI. Jika ada kendala temui konselor ASI di daerah masing-masing. Tapi, juga jangan cepat down jika tak sesuai sesuai harapan. Lakukan sesuai kemampuan karena setiap ibu pasti punya cara yang terbaik untuk bayinya.

Ada tips mengembalikan mood saat sedang malas ngeblog/menulis nggak, Mak?

Kalau aku tipsnya ngebakso hahah…kalau udah makan bakso moodku langsung baik. Hihi… itu mah modus ya, Mak. Namun tips serius nih ya, aku biasanya ngobrol dengan teman blogger apa penyebab moodku tiba-tiba macet, lalu jalan-jalan ke toko buku, ke taman, pantai atau sekedar bawa motor keliling komplek.  Biasanya udah jalan-jalan banyak stok foto bagus dan ide nulis, jadinya semangat lagi deh ngeblognya. Nah, kalau bad mood berarti butuh piknik kali, Mak hehehe…

Bagaimana peran social media bagi seorang blogger menurut Mak Naqi?

Penting banget. Bagi blogger, sosmed akan mempengaruhi berapa banyak dia menyebarkan tulisan. Jika makin banyak ngeshare di sosmed, Insya Allah tulisan makin banyak dibaca orang lain. Namun, konten tetap yang utama ya. Tulislah konten yang bermanfaat dan abadi. Jadi banyak orang mencari dan pahala terus mengalir, aamiin.

Sejak kapan gabung KEB, Mak? Sejauh ini, apa pengaruh baik komunitas (khususnya KEB) bagi Mak Naqi? Apa program KEB yang paling Mak Naqi sukai?

Aku sejak awal KEB berdiri kayaknya udah gabung, lupa tahun berapa, tapi aku sering ikutan kegiatan di KEB via online. Aku senang KEB menghadirkan nara sumber berdiskusi soal dunia blogger. Aku yang di daerah dan jarang ikut kegiatan blogger jadi merasa “kekinian” dan ter-update ilmu dunia blogger. Terutama soal mempercantik blog dan menuliskan konten menjadi viral.

Ada saran atau kritik membangun untuk KEB nggak, Mak? 🙂

Aku berharap di setiap daerah bisa merasakan Arisan KEB, membangun jaringan dengan sesama komunitas blogger yang ada dan saling berbagi dengan emak-emak yang mau menulis di blog. Saat ini kegiatan di KEB sudah TOP deh dan sangat menginspirasi.

*

Seru yah ngobrol sama Mak Naqi, Maks. Masih kurang yah? Hihihihihi, sila hubungi sosmed Mak Naqi saja ya, Mak, sebagai berikut : Naqiyyah Syam dan Naqiyyah Syam Full (Facebook), @Naqiyyah_Syam (Twitter), dan @naqiyyahsyam (IG).

Sekali lagi, selamat untuk Mak Naqi, tetaplah menginspirasi lewat tulisan ya, Mak. Dan terima kasih sudah berkenan menjadi bagian dari keluarga KEB :).