ditulis oleh Yuniari Nukti – MakMin Approval member KEB

*

Perayaan Syukuran KEB5th Yogyakarta, Istimewa..

Alhamdulillah, KEB sudah berusia 5 tahun..

Sejak dinobatkan jadi komunitas 18 Januari 2012 lalu, Komunitas Emak-emak Blogger telah menjadi rumah yang nyaman dan menyenangkan untuk berkumpul. Sebanyak lebih dari 2500 blogger di seluruh Indonesia dan luar negeri telah menjadi bagian dalam komunitas yang khusus diperuntukkan para para emak dan calon emak. Di antara 2.500, adakah di antaranya nama Emak? Kalau belum yuk join, Mak. Silakan daftar di sini :).

Sebuah keterbatasan bagi KEB merayakan Hari Jadi-nya bersama-sama secara offline, meski begitu Board dan Makmin berusaha merangkul member dengan menyelenggarakan syukuran Ulang Tahun yang ke-5 di Yogyakarta. Untuk kali ini, Emak yang di Jakarta dan sekitarnya ngalah dulu, ya, hehe..

Bertajuk Arisan Ilmu, syukuran HUT KEB 5th berjalan meriah. Seperti biasa, keragaman sajian makanan jadi ciri khas program KEB, yaitu potluck, para member datang dengan membawa makanan masing-masing. Pas banget dengan tema #KEB5th, #KEBeragaman.

Acara syukuran kemarin dirayakan di sebuah outlet yang menyuguhkan produk home industry berkualitas, yakni Gendhis Bag, yang beralamat di Jalan Ringroad Barat, Desa Ngawen, Trihanggo, Gamping, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Acara dimulai jam 10.30 tepat. Sebanyak 50 Emak berkumpul di lantai dua gedung Gendhis Bag. Sambil arisan, sambil cuci mata lirik-lirik tas cantik-cantik yang rata-rata berbahan dasar alam.

16143299_10210242716558277_206139002644809576_n

Narasumber pertama disampaikan oleh Ibu drg. Ferry Yuliana, sang pemilik Gendhis Bag.

Sukses berbisnis UKM dari Hobi

Semua orang tentu memiliki hobi, terutama perempuan. Jika dimanfaatkan dengan baik, sebuah hobi akan menjelma menjadi sebuah penghasilan. Sebab segala sesuatu yang dilakukan atas dasar kesenangan, akan membuahkan hasil maksimal. Begitu pula yang dilakukan Bu Ferry. Sebagai dokter gigi, Bu Ferry lebih senang menekuni hobi hingga ia memiliki sebuah outlet.

Ada beberapa tips yang dibagikan oleh Bu Ferry agar produk handmade laku di pasaran dan berani bersaing dengan produk impor

  • Packaging

Packaging masih jadi acuan masyarakat bahwa kemasan yang bagus dapat menarik minat pembeli. Agar produk handmade dapat diterima masyarakat, sebaiknya kemas produk dengan unik.

  • Label Handmade

Banyak orang senang mengenakan produk handmade karena keawetannya. Untuk memancing minat pembeli, sebaiknya produk handmade diberi label khusus. Misalnya produk kerudung, dibagian ujungnya ditempeli informasi bahwa produk tersebut merupakan hasta karya.

  • Ucapan terima kasih

Pembeli tentu senang jika mendapat perhatian dari penjual, salah satunya ucapan terima kasih. Terlebih bila sebagian uang pembelian disumbangkan untuk yang berhak. Misalnya kalimat begini, “terima kasih telah membeli produk Tas  rotan, untuk satu produk yang dibeli, anda telah menyumbang 1 buah buku tulis untuk anak putus sekolah”

Media Sosial di masa depan

Narasumber kedua disampaikan oleh Website & Community Manager XL Axiata, Ibu Martina H. Matius.

Menurut data dari XL, Penetrasi Internet di Dunia pada tahun 2016 populasinya telah mencapai 40% dengan jumlah pengguna lebih dari 3,5 Milliar. di Indonesia sendiri, 50% penduduk sudah mengenal internet dengan jumlah pengguna lebih dari 130 juta. Dari angka sebanyak itu, aktivitas paling banyak yang dilakukan netter adalah chatting dan bersocial media.

Lalu bagaimana dengan perkembangan Blog?

Hingga saat ini Blog menempati peringkat ke-5 sebagai sumber informasi online yang dipercaya. Hal ini dikarenakan sifat blog yang bernuansa personal dan sesuai dengan suara konsumen. Blog masih jadi incaran orang mendapatkan berbagai informasi. Hanya saja trend pembaca blog saat ini mulai berkembang. Dibanding tulisan, blog yang dilengkapi dengan visual content 94% mendapatkan views lebih banyak. Artinya, untuk mendapatkan banyak pengunjung, blogger kudu pinter mengelola konten, terutama video dan gambar.

Lain Blog, lain pula Vlog. Saat ini orang mulai melirik lahan baru yang bernama Vlog. Penonton Vlog juga memiliki masa jenuh. sekitar 10% viewers berhenti menonton video setelah 10 detik, 54% lainnya berhenti menonton setelah berjalan 1 menit. Hal ini mengartikan bahwa seorang Vlogger harus pandai mengatur waktu vlog, agar penonton tidak jenuh.

Syukuran KEB5th

Usai penyampaian materi Makpon Mira Sahid mengajak hadirin dengan melakukan penyegaran yang dilanjutkan dengan penutupan doa serta pemotongan tumpeng. Selama memegang microfon, Makpon juga mengajak Emak-emak hadirin dengan games seru berhadiah uang tunai! Seru pakai banget, pokoknya!

Eh, masih ada yang terlewat, yaitu surprise kepada mantan makmin dengan pemberian kenang-kenangan. Siapakah mereka? Yup, dia adalah Mak Red Carra, Mak Lusiana Trisnasari, dan Mak Elisa Koraag. Belia-beliau ini pernah menjadi Makmin dan memperkuat KEB sebelumnya. Tak hanya itu, panitia juga telah menyiapkan surprise untuk Maketu Sumarti Saelan yang hingga saat ini megayomi member dengan sangat baik.

Acara semakin meriah dengan penampilan Emak panitia dari Yogjakarta yang berlenggak-lenggok memamerkan koleksi Gendhis Bag. Ternyata, selain pintar menulis dan mengurus rumah, Emak-emak ini juga jago bergaya, lho!

Tak terasa waktu sudah menjelang Ashar, kami, para Emak-emak harus berpisah satu sama lain. Huuu, sedihnyaaa.. semoga bisa lanjut dalam kopdar berikutnya, di program-program KEB lainnya..

Semoga kita semua diberikan umur panjang dan bersua di kopdar selanjutnya, Amiin..

16265751_10210242732758682_7342908565797414965_n