Januari, Februari, adalah musim di mana Jakarta atau beberapa kota lainnya sedang mengalami curah hujan. Meski terkadang ada masa tiba-tiba panas menyengat, namun seketika bisa berubah haluan menjadi hujan lebat, dan menyebabkan banjir di mana-mana. Kalau sudah begini, beberapa titik yang rawan banjir harus siap-siap dengan resiko rumah kebanjiran, atau akses keluar rumah yang tersendat banjir. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pada tahun 2016, Indonesia mengalami musim hujan sepanjang tahun dan diperkirakan akan mengalami tingkat curah hujan yang tinggi di kuartal pertama 2017. And yes, it happens. Tentu saja, ini bukan masalah biasa.

Tapi, bicara masalah curah hujan, tentu bukan banjir saja yang kerap kali menjadi masalah. Bagi para Ibu di rumah, yang lebih peka terhadap rumahnya masing-masing, tentu tahu banget, bahwa kemungkinan udara yang lembab bisa menyebabkan atap rumah menjadi bocor, dan tembok pun terkena rembesan air hujan. Dan helooo, iya, rumah saya salah satunya. Sudut atap di dapur dan temboknya mengalami bocor dan terkena rembesan. Sungguh pada akhirnya, itu bukanlah pemandangan yang asik dilihat.

Atas dasar itulah, saya sendiri memang berencana untuk merenovasi beberapa titik di rumah yang bocor. Berharapnya juga, bisa mendapatkan sebuah perlindungan yang memiliki daya tahan yang kuat. Yaa minimal bisa bertahan 5 tahun atau lebih. Sudah saatnya saya melakukan pencegahan ke depannya, biar enggak bolak balik renovasi sisa-sisa kebocoran.

Dulux Aquashield

Kemarin Makmin menghadiri launching dari Dulux Aquashield di 4DX Studi – CGV Blitz, Grand Indonesia. Kali ini Dulux mengeluarkan produk terbarunya dari AkzoNobel, yang bernama Dulux Aquashield, yang berfungsi sebagai pelapis anti bocor. Dulux Aquashield juga telah dijuji secara mendalam oleh Pusat Pengembangan Produk, Riset pengembangan dan Inovasi (RD&I) AkzoNobel Decorative Paints di Asia Tenggara, Asia Selatan, dan Timur Tengah. Dulux Aquashield memiliki teknologi Hydroshield revolusoner yang mampu menahan kebocoran berkat lapisan film yang 60% lebih tebal dan memiliki efek butiran air yang lebih baik. Dan pastinya, teknologi tesebut mampu memberikan perlindungan dua kali lebih kuat.

Dulux Aquashield juga tersedia dalam 20 pilihan warna yang mudah untuk diaplikasikan. Memiliki tampilan hasil akhir yang halus, perlindungan yang lebih baik terhadap alkali, jamur, dan lumut, serta daya rekat yang lebih baik sehingga dapat memberikan perlindungan dua kali lipat untuk rumah kita. Waaa, saya sih sudah pasti akan memilih Dulux Aquashield. Soal harga juga sangat terjangkau lho, harga kemasan 1 Kg nya sekitar 50 ribu kurang. Tinggal disesuaikan saja dengan kebutuhan rumah kita ya, mak.

Nah, kira-kira apakah teman-teman berencana untuk men-cat ulang rumahnya? Makmin sarankan coba produk Dulux Aquashield yang terbaru. Jangan lupa, ajak pasangan atau anak-anak dalam memilih warna, supaya rumah terasa lebih nyaman dan menyenangkan.