Semakin canggihnya telepon genggam sekarang, membuat orang semakin canggih bereksperimen dengan teknologinya. Salah satu fasilitas yang ada adalah Camera. Yang tidak hanya berfungsi untuk foto-foto keren, tetapi juga bisa merekam segala aktivitas. Rekaman yang kemudian diupload di channel seperti Youtube. Kegiatan yang dikenal dengan nama vlogging. Vlogging dengan Smartphone ini menjadi tema Arisan Ilmu Bandung, yang berlangsung akhir April 2017 lalu.

Ini adalah Reportase dari Lendy Mut (www.lendyagasshi.com), yang menjadi peserta #ArisanIlmu dengan narasambur salah seorang Makmin KEB yaitu Annisa Steviani.

——-

Minggu yang ceria kali ini membawa saya dan teman-teman berkelana ke Bandung Creative City Forum yang terletak di Jl. Cibeunying no. 5, Bandung untuk menimba ilmu dari salah satu emak blogger produktif, Annisa Steviani. Emak beranak satu ini kompak hadir ke acara ini dengan pasangan dan anak satu-satunya, Xylo. Sudah gak asing doonk yaa…?

Acara dibuka dengan `Kenapa kita harus menggunakan media video atau istilah kerennya vlog untuk menjelaskan sesuatu?`

 

Arisan Ilmu: Vlogging dengan Smartphone

 

Pengertian vlog sendiri adalah sebuah blog yang diposting dalam bentuk video.

Alasannya orang nge-vlog ada beberapa, salah satunya adalah kecepatan internet di Indonesia yang sudah tidak main-main lagi. Selain menawarkan internet yang cepat, juga harga yang bersaing. Dan didukung oleh gadget yang mumpuni. Berbagai kemudahan yang diperoleh ini, membuat beberapa produsen lebih memilih meng-hire selebgram atau youtubers sebagai media buzzer atau influencer bagi produk mereka daripada artis yang sudah terkenal.

Latar belakang inilah yang menjadi alasan kuat para emakers  untuk belajar membuat video hanya dengan HP.
Lihat saja beberapa Youtubers yang sudah terlanjur femes ini :

 

vlogging-dengan-smartphone3

 

Jumlah subscribernya yang sudah ratusan ribu, membuat setiap video yang mereka upload terasa sangat menarik bagi kita yang menonton. Mereka-mereka yang sudah professional ini memang membuat video dengan alat yang pro juga. Seperti : lighting, tripod atau tongsis bahkan ring-light.

Arisan Ilmu: Vlogging dengan Smartphone

Buat kita-kita yang masih belajar perlu gak yaa…?

Emm, tergantung seberapa dalam kamu ingin masuk ke dunia ini, mak. Karena Annisa dan suami sendiri sudah menganggap video adalah media yang penting banget untuk mendukung tulisan-tulisan sponsored post mereka. Agensi saat ini lebih memilih paket lengkap selain hanya sebuah blog post.

Waah…bisa jadi ladang rejeki juga niih, mak.

Untuk pemula, kita bisanya bingung yaa…

Mau bikin video apa yang menarik sehingga orang mau nonton?

Idenya dari mak Annisa sederhana aja…

Biasanya viewers itu punya selera agak aneh. Video yang nggak terlalu rumit macam unboxing satu produk, bisa jadi bikin banyak orang penasaran. Selain itu juga video tentang games dan tutorial merajai jumlah penonton yang banyak. Dan ternyata, YouTube ini juga ada kaidah SEO nya juga lho.

Jadi sebisa mungkin, saat bikin video juga menyematkan judul yang sesuai. Tidak perlu terlalu rumit, sehingga memudahkan orang saat melakukan pencarian.

Annisa memberi contoh video memasak salah satu blogger terkenal. Ia hanya menuliskan judul `Cara Membuat Bolu Pisang`. Dan tau nggak, mak…berapa orang yang sudah menonton? Ribuan viewers.

Amazing yaa…

Selain tutorial, orang juga banyak mencari tentang review, komentar dan sponsored post tentang produk terkait seperti yang aku ceritain di atas.

Berarti sudah kebayang doonk…habis ini mau bikin video apa, mak?

Tips Vlogging dengan Smartphone

Oke,

Tips berikutnya dari Annisa untuk membuat video dari Handphone adalah :

  1. Merekam video dengan durasi pendek.
    Hal ini dilakukan agar mudah dalam proses editing video.
  2. Instal aplikasi yang mendukung untuk edit video.
    Untuk video editing bisa instal viva video atau untuk yang dummy banget, bisa menggunakan filmora.

 

vlogging-dengan-smartphone5

Karena biasanya video ada noise atau suara-suara mengganggu yang masuk saat pemgambilan video, bisa ditutup pakai lagu atau dikurangi noisenya menggunakan aplikasi bernama Quick.

3. Saat pengambilan video, sebaiknya dilakukan di tempat terbuka.
Hal ini berefek pada kecerahan video. Pencahayaan yang terbaik adalah di jam 8 pagi sampai maksimal jam 12 siang.

Bila terpaksa dilakukan di dalam ruangan, hendaknya menggunakan lightning atau pencahayaan tambahan. Buat yang belum punya modal beli lampu kaya di studio gitu, Annisa kasih tips untuk menggunakan lampu duduk biasa lalu ditutup tisu agar jatuhnya tidak terlalu terang.

4.  Agar menarik, cover video juga harus kece.
Annisa biasa menggunakan aplikasi Phonto untuk mengedit tulisan judul agar menarik.

Arisan Ilmu: Vlogging dengan Smartphone

 

5.  Memberikan efek suara yang menyenangkan dan tidak akan di warning oleh Youtube sebagai plagiat, maka kita biasakan mencari lagu di Audio Library-nya Youtube.

Dan rata-rata, mesin pendeteksi Youtube masih kalah canggih dengan video dengan durasi di bawah 1 menit.

Untuk lebih memantapkan ilmu kali ini, sessi tanya-jawab Arisan Ilmu: Vlogging dengan Smartphone dan praktek di penghujung acara.

Saya pun tak mau kalah, begitu sampai rumah, langsung asik utak-atik video lama untuk diabadikan di beberapa sosmed, seperti Youtube dan Instagram. Untuk viewers, Annisa lebih suka video dengan durasi 1 menit ke bawah di upload di Instagram saja. Alasannya, karena Instagram sifatnya auto-play, otomatis akan memperbanyak viewers. Kalau viewers masih penasaran menonton video dengan durasi panjangnya, bisa ditambahkan di bio sebagai link pelengkap.

Jelas bikin video ini bikin nagih. Selain seru saat pengambilan videonya, ini juga bisa menjadi rekam jejak kita sebagai blogger.

Oke,

Sekian dulu review acara Arisan Ilmu: Vlogging dengan Smartphone dari saya yaa…semoga bermanfaat. Kalau masih ada yang ingin ditanyakan, bisa ngepoin beberapa sosmednya Annisa.

Facebook : Annisa Steviani | IG : @annisast  | twitter : @annisast
Channel Youtube  : @annisast