Browsing Articles Written by

dreeva

Curhat & Sharing By On September 27, 2012

Senang atau Marah

Suami kerja enam hari satu minggu, pergi pagi pulang hampir tengah malam. Saat berangkat, si bayi sering belum terbangun, dan saat suami pulang si bayi seringnya pula sudah terlelap. Senin-Sabtu, si bayi terbiasa dengan aturan ibu-nya. Ini begini supaya ini, itu begitu supaya itu. Makan ini dan itu, jam sekian harus begini dan jam sekian harus begitu. Minggu datang, dan…

Cerpen By On September 5, 2012

Terapi Retail

Pusat perbelanjaan yang berlokasi di Jakarta Selatan siang itu penuh sesak. Banyak orang tampaknya tersihir dengan promosi yang digelar mall favorit ini. Lita termasuk diantaranya. Lita menuju tempat duduk yang terletak di area luar department store lantai 1. Bangku berwarna coklat seolah disediakan khusus untuk Lita. Hanya Lita yang duduk di bangku ini. Lita berpikir mungkin orang-orang terlalu sibuk berbelanja, sehingga tidak memiliki kesempatan untuk duduk.

Diskon Hingga 80%, Memburu ‘Midnight Shopping’ – Mengejar Impian
Lita membaca tulisan di rolling banner yang terletak tepat di seberang area bangku tempatnya duduk. Mengejar impian? Apakah setelah menggesek kartu debit di beberapa area kasir, setelah menghabiskan waktu selama dua jam, setelah menjinjing 4 kantong belanja, impiannya tergapai?
“Permisi, boleh duduk di sini?” tanya seorang pria tersenyum ramah.
“Oh, silakan” kata Lita spontan, sambil mengangkat kantong-kantong belanja dan meletakkan di lantai.
Pria ini datang bersama pengasuh berpakaian serba biru muda. Pengasuh menggeser kereta bayi ke sisi kanan bangku. Pria yang menggunakan jeans hitam dan polo shirt duduk di sebelah Lita dan tenggelam dengan telepon genggamnya. Lima menit kemudian, seorang wanita muda berambut panjang menghampiri area bangku. Ia menggendong anak berusia sekitar 2 tahun di tangan kiri. Tangan kanannya menggandeng anak laki-laki yang berusia sekitar 4 tahun-an.Wanita muda ini mengenakan celana pendek putih dengan atasan tanpa lengan berwarna pink. Ia memakai sepatu wedges biru muda berhak 9 cm. Lita terpana dengan kulit wanita ini yang licin bak artis-artis Korea.
“Mbak, ini anak-anak tidak bisa diam” kata wanita muda pada pengasuh anak-anak yang duduk disebelah.
“Iya bu, Kak Nathan sama Dik Stephani mana betah diajak belanja.” jawab pengasuh, seperti layaknya ia seorang ibu yang tahu kebiasaan buruk anak-anaknya.
“Aku mau main di atas aja!” rengek anak laki-laki sambil menarik tangan pengasuh.
“Iya ya, kalau begitu kalian ke lantai 2 saja” kata pria di sebelah Lita sambil menyimpan telepon genggam ke saku celana.
“Mama belanja dulu aja. Aku dan baby Andre ke toko elektronik di lantai dua ya” kata pria sambil menengok kereta bayi.

Lita tertegun menatap pemandangan yang baru saja ia lihat. Lita sangat yakin apa yang ia lihat bukan adegan di sebuah film keluarga. Ibu muda bertubuh langsing dengan 3 orang anak. Seorang ayah yang meluangkan waktu bersama keluarga. Keluarga yang sering mengunjungi lantai 2. Lantai tempat kebutuhan anak-anak dijual. Lantai tempat anak-anak menghabiskan waktu dengan permainan indoor.

Lita ingin terlibat dalam adegan film tadi. Lita ingin memerankan peran wanita muda itu. Bahkan Lita ingin memiliki pengasuh seperti yang dimiliki keluarga tadi. Lita ingin menukar apapun yang dimiliki di dunia ini dengan film seperti tadi. Tidak terasa setetes air mata mengalir. Jari tangan dengan sigap menyingkirkannya. Lita segera menunduk, menatap telepon genggamnya. Ia tidak ingin satpam yang berdiri di depan area masuk department store memergokinya.

Info KEB / Info Lomba / KEB Events / Sponsored Post By On May 31, 2012

Kontes Menulis: Ponsel Pintar untuk Perempuan Indonesia

Perempuan itu kudu pinter, setuju kan ya? Gak cuma mesti pinter-pinter meluangkan waktu buat ngurus ini itu di rumah tapi juga buat kerjaan dan hobi misalnya. Walau jadi ibu rumah tangga ya tetap harus bisa pinter menggali informasi, biar selalu jadi andalan keluarga apalagi anak-anak. Untungnya di era sekarang gak susah ya untuk cari informasi apa aja, udah ada internet…

Info KEB / KEB Events By On February 29, 2012

Peserta Kontes Ngeblog di Mata Perempuan

1) Myra Anastasya http://ke2nai.blogspot.com/2012/02/kenapa-chi-cinta-banget-sama-blog-ini.html?spref=tw 2) Grifingga S Putri (Ingga/umnad) http://ummunadia.wordpress.com/2012/02/21/ngeblog-bikin-tetap-waras/ 3) Dina Begum http://dinabegum.wordpress.com/2011/10/27/berkatngeblog/ 4) Anik Nuraeni http://dongeng-naura.blogspot.com/2012/02/ngeblog-bagi-mama-ola.html 5) Hesti Pratiwiafwiani Twitter: @heshidayat http://catatanhes.wordpress.com/2012/02/21/blog-adalah-sebuah-rumah/ 6) ARMITA FIBRIYANTI Twitter: @afibriyanti http://menarahati.wordpress.com/2012/02/21/menjadi-insan-yang-lebih-berguna-lewat-ngeblog/ 7) Ratih Swastyka Twitter: @ratihswastyka http://ratihswastyka.blogspot.com/2012/02/saya-dan-blog.html 8) Elsha Parawira Putri Twitter: @elshaparawira http://parawira.wordpress.com/2012/02/22/membudayakan-blogging-atau-blogging-adalah-budaya/ 9) Nenny Makmun Twitter: @@ichandfay http://noorhanilaksmi.wordpress.com/2012/02/21/me-blog-lives-more-life/ 10) Binta Almamba http://bintaelmamba.blogspot.com/2012/02/jatuh-cinta-dan-merasa-nyaman.html 11) Nelfi Syafrina http://nelfisyafrina.blogspot.com/2012/02/ayo-ngeblog.html 12) Umminyafardais Cheche…

Parenting By On January 30, 2012

Beberapa Alasan Bayi Menangis

Susah-susah gampang untuk tahu kenapa bayi kita nangis. Nah, berbagi dikit nih alasan bayi kita nangis dari Babycenter yang sudah diterjemahkan ke bahasa Indonesia :D

1. Lapar
Ini mungkin adalah hal pertama yang Anda pikirkan ketika bayi Anda menangis.
Belajar untuk mengenali tanda-tanda kelaparan akan membantu Anda mulai menyusui bayi Anda sebelum menangis panggung. Beberapa tanda-tanda untuk melihat pada bayi baru lahir: rewel, memukul bibir, perakaran (refleks bayi yang baru lahir yang menyebabkan bayi untuk memutar kepalanya ke arah tangan Anda ketika Anda membelai pipi mereka), dan meletakkan tangan mereka ke mulut mereka.