Bingung membaca judul postingannya, Mak? Mari MakMin jelaskan :).

PINTAR adalah Peduli Internet Rakyat, yaitu sebuah kampanye sosial yang diinisiasi oleh mahasiwa/i Universitas Presiden Jurusan Ilmu Komunikasi Angkatan 2013. Seperti namanya, kampanye sosial ini bertujuan untuk membantu perkembangan sosial dan ekonomi rakyat. Kali ini, Desa Labansari, Kecamatan Cikarang Timur-Kabupaten Bekasi yang menjadi target PINTAR.

Penyuluhan dan pelatihan yang akan dilaksanakan pada tanggal 21-26 Februari 2016, materinya antara lain mengajarkan penduduk Desa Labansari untuk memanfaatkan internet dalam bidang ekonomi dan pendidikan.

Emak-emak mungkin sudah terbiasa berinternet ria setiap hari ya, Mak. Entah itu untuk ngeblog atau sekadar bermedia sosial biasa. Tapi banyak lho Mak yang belum sepenuhnya mengerti manfaat internet. Nah, PINTAR hadir untuk menjawab tantangan tersebut.

PINTAR memiliki 4 bentuk kegiatan dengan beberapa target penduduk, yaitu penggalangan dana, penyuluhan, pelatihan, dan pembangunan #GubukInternet.

Penggalangan dana dilakukan secara offline maupun online. Setiap orang dapat memberikan donasi melalui pemberian dana langsung di kotak donasi yang berlogo PINTAR, transfer ke rekening bank, atau melalui Website https://kitabisa.com/peduliinternetrakyat. Selain itu, PINTAR juga menerima donasi berupa perangkat komputer yang sudah tidak terpakai untuk penyediaan #GubukInternet. Penggalangan dana ini dilakukan sekaligus untuk mengenalkan dan mempromosikan Desa Labansari kepada khalayak umum dengan mengoptimalkan beberapa media sosial seperti LINE Official Account, Facebook Fan Page, Instagram, dan blog.

Penyuluhan dan pelatihan akan dilaksanakan mulai tanggal 22-25 Februari 2016 setelah hari pembukaan PINTAR. Pada tanggal 22, penyuluhan dan pelatihan dasar tentang media akan diberikan kepada siswa/i SD di Desa Labansari. Pengajaran bahasa Inggris dasar juga akan dilakukan. Penyuluhan serta pelatihan diberikan kepada aparat desa dan karang taruna tentang penggunaan Email dan backup data, hal ini berguna untuk kemudahan administrasi desa.

Tanggal 23, penyuluhan dan pelatihan tentang penggunaan internet sebagai alat untuk berjualan (E-commerce) akan diberikan kepada ibu rumah tangga Desa Labansari, khususnya di Dusun Rengas Sepuluh yang memiliki usaha kerajinan menganyam dan membuat kue.

desa labansari

Tanggal 24, penyuluhan dan pelatihan email dan backup data akan diberikan kepada guru-guru SD Desa Labansari yang berguna untuk administrasi sekolah. Sementara pada tanggal 25, penyuluhan dan pelatihan tentang penggunaan aplikasi pertanian dan agrikultur akan diberikan kepada buruh tani di Desa Labansari, sehingga harapannya mereka dapat mengetahui info tentang bertani dan berdiskusi dengan petani lain yang tergabung dalam komunitas aplikasi tersebut.

Tim pengajar untuk penyuluhan dan pelatihan adalah tim PINTAR sendiri dibantu oleh sukarelawan yang mendaftarkan diri. Selain itu, tim PINTAR berencana untuk melakukan kerjasama dengan mahasiswa/i pertukaran pelajar dari program AIESEC Universitas Presiden, Kumpulan Emak Blogger (KEB) dan 8villages (perusahaan pembuat aplikasi pertanian dan agrikultur) sebagai edukator pada penyuluhan dan pelatihan untuk siswa/i SD, ibu rumah tangga, dan buruh tani.

Masih ingat #4TahunKEB dan #KEBerkarya kan, Mak? KEB sebagai komunitas blogger perempuan Indonesia, bekerja sama dengan tim PINTAR, akan mencoba memberikan inspirasi, informasi, dan motivasi untuk berkarya kepada masyarakat lewat internet.

Edukasi yang diberikan untuk penduduk Desa Labansari diharapkan dapat digunakan secara berkelanjutan. Oleh sebab itu, tim PINTAR akan membangun #GubukInternet, yaitu sebuah rumah Internet yang berlokasi di sebelah balai desa Labansari. Melalui #GubukInternet tersebut, harapannya penduduk Desa Labansari dapat menggunakan beberapa perangkat komputer dan mengakses Internet secara mudah, cepat, dan aman. Tim PINTAR berupaya untuk merenovasi ruangan yang tersedia, menyediakan minimal 3 perangkat komputer, dan fasilitas Internet gratis selama 6-12 bulan.

Peresmian #GubukInternet akan dilakukan bersamaan dengan hari penutupan kegiatan PINTAR tanggal 26 Februari 2016. Selanjutnya, pengoperasian #GubukInternet akan dikelola oleh karang taruna di Desa Labansari.

Desa Labansari yang hanya berjarak 30 menit dari kawan industri terbesar di Asia Tenggara ini memiliki banyak potensi yang perlu dikembangkan dan diketahui oleh khalayak umum. Keahlian, keterampilan, dan keinginan untuk belajar yang dimiliki oleh penduduk Desa Labansari akan sangat disayangkan jika tidak diwujudkan untuk hal yang positif. Perlunya pengetahuan akan penggunaan internet yang cepat, mudah, dan efisien sangatlah penting agar Desa Labansari dapat terus berkembang. Dengan adanya kampanye sosial ini, tim PINTAR berharap bahwa Desa Labansari tidak tertinggal dalam bidang teknologi; dapat “melihat dunia” untuk meningkatkan kualitas hidup.

851333860_108574

Yuk, Mak, kita dukung kampanye sosial ini ;).