Kalimat Hamdalah terlontar dari bibir Emak-emak manakala berjalan penuh riang canda di sekitaran Taman Bungkul Surabaya selepas bagi-bagi 150 pack takjil untuk pengendara motor pada tanggal 10 Juni 2016 yang lalu. Kelegaan jelas terpancar dari wajah-wajah lelah sebab takjil yang dibagikan habis tanpa sisa.

Ramadhan 1437 H merupakan Ramadhan pertama bagi Komunitas Emak Blogger Surabaya menyelenggarakan bagi-bagi takjil gratis. Sebelum-sebelumnya jika Ramadhan tiba, komunitas yang membernya tinggal di beberapa kota seperti Gresik, Sidoarjo, bahkan Mojokerto, kerap melakukan silaturahmi buka bersama di salah satu rumah member. Alhamdulillah bila ternyata usaha berbagi kepada sesama ini menuai banyak dukungan.

Acara bagi-bagi takjil bermula dari obrolan grup chatting Emak Blogger Surabaya menjelang bulan Ramadhan lalu. Meski setiap rencana seringkali gagal terwujud, apalagi bila keluar pertanyaan, “Kapan?”, namun kali ini rencana benar-benar dibahas sangat serius. Untuk sesaat kami abaikan dulu nasib Mak ‘Kapan’, dan kami lebih fokus mematangkan rencana takjil berikut sumber dananya.

Inspirasi bagi-bagi Takjil muncul pada suatu Jumat pagi, ketika salah satu Emak pulang bagi-bagi nasi bungkus di rumahnya. Tiba-tiba saja muncul ajakan, bagaimana kalau Ramadhan besok kita bagi-bagi nasi bungkus? Tanpa disangka, riuhlah grup dengan komentar ‘setuju!’.Berbagai ide dan masukan bermunculan satu persatu yang kemudian mengerucut menjadi keputusan bagi-bagi takjil dalam bentuk snack.

“1 Pack budgetnya berapa?”

“Mau bagi-bagi berapa bungkus?”

“Bagi Takjilnya di mana?”

Satu per satu pertanyaan bermunculan dan mendapat respon yang sangat baik sekali. Meski kadang-kadang memicu perdebatan, namun solusi yang didapat sangat cepat. Saya baru sadar, Emak-Emak Surabaya memiliki power kuat dalam hal kebersamaan. Terbukti ketika muncul sejumlah nominal, tiba-tiba ada yang nyeletuk, “Gampaaang, kita urunan saja!”

Keputusan awal mendapat kebulatan tekat, bahwa kami akan turun ke jalan sebanyak 4 kali dengan tiap aksi takjil yang dibagi sebanyak 50 pack. Benar kata Pak Ustadz, niat baik akan mendapatkan kebaikan dan rejeki yang tak disangka-sangka. Setelah 3 hari masa pengumpulan dana, didapatkanlah nominal dengan total 2,5 kali lipat dari rencana awal! Subhanallah…

Mendapat kucuran rejeki yang jauh dari prediksi, bersama Emak-emak yang lain kami terpacu semangat untuk memegang amanah yang telah diberikan.

Pada aksi pertama kami menyediakan 150 pack takjil yang terdiri dari air mineral, snack, dan kurma. Secara bersama-sama, kami melakukan persiapan takjil di area Taman Bungkul, membungkus snack ke dalam kemasan plastik. Kegiatan itu dilakukan dengan kompak. Begitu pun ketika mulai membagikan takjil kepada pengendara di jalan raya Darmo, Emak-emak dibantu anggota Kepolisian berjalan dengan tertib dan tak begitu mengganggu kelancaran lalu lintas. Macet wajar, tapi setelahnya lalu lintas kembali normal.

Namun rencana tinggal rencana. Setelah melakukan diskusi, kami memutuskan untuk bagi-bagi takjil 2 kali aksi saja, mengingat pada Minggu ke 3 dan 4 banyak Emak yang sudah mudik. Begitulah aksi bagi takjil ke 2 dilakukan pada Jumat berikutnya tanggal 17 Juni 2016 dengan menyerahkan sebanyak 400 paket! Sehingga dalam 2 kali aksi, total takjil yang dibagikan sebanyak 550 paket! 11 kali lipat dari rencana semula! Alhamdulillah..

Terima kasih yang tak terhingga kepada Emak-emak yang telah meluangkan waktu dan rezekinya untuk kelancaran kegiatan bagi-bagi takjil. Kalian hebaaat.. tak ada yang bisa kami ucapkan selain doa, semoga keikhlasan Emak-emak semua dicatat sebagai amal kebaikan dan semoga Allah senantiasa melimpahkan rezeki yang tak terduga.. Amiin.

Mewakili Makmin, kami ucapkan terima kasih.. Menyenangkan sekali menjadi bagian dari Emak-emak super seperti kalian. Tak ada yang bisa kami berikan selain THR koin emas yang dikemas dalam bentuk coklat 😀 😀