Dear Emaks, tahukah kalau Rusia, Cina, Jerman, India, Selandia Baru dan Jepang memiliki tradisi khusus saat Hari Pertama Sekolah.

 

Screen Shot 2016-07-18 at 2.40.28 PM

 

Di Rusia, hari pertama sekolah disebut sebagai hari pengetahuan. Sekolah mengadakan upacara penyambutan khusus untuk para murid baru beserta keluarganya. Anak-anak akan memakai baju yang terbagus miliknya dan membawa bunga untuk guru mereka. Di hari pertama ini, anak-anak mengikuti tradisi lonceng pertama. Salah satu anak kelas satu SD akan naik di pundak kakak kelasnya. Kemudian mereka akan memutari halaman sekolah sambil membunyikan lonceng sekolah. Semua orang tua yang datang akan bertepuk tangan memberikan semangat.

Di Cina, terdapat tradisi upacara penerimaan murid dengan cara sujud (kowtow dalam bahasa China) kepada orangtua dan guru yang ada di sekolah. Tradisi ini dikenal dengan nama upacara Qi Meng (pencerahan).

Di Jerman, hari pertama sekolah di Jerman bernama Einschulung. Tradisi ini hanya dilaksanakan oleh anak kelas satu SD. Ketika hari pertama datang ke sekolah, mereka akan menerima tas yang berbentuk kerucut. Tas ini namanya schultute, yang berarti tas sekolah. Di dalamnya terdapat permen, hadiah dan juga perlengkapan sekolah. Setelah isi di dalam tas kerucut itu diambil anak-anak, kemudian tas yang sudah kosong tersebut dikumpulkan kembali ke sekolah. Tujuannya untuk digantung dilangit-langit kelas sehingga mengingatkan murid bahwa sekolah itu menyenangkan.

Di Selandia Baru, upacara penyambutan anak sekolah menggunakan adat suku Maori, yang disebut dengan Powhiri. Pada acara ini ada guru yang meneriakkan panggilan semangat selamat datang. Setelah itu sekelompok kakak kelas akan menarikan tarian selamat datang dengan penuh semangat. Tarian ini diikuti dengan hentakan kaki, tepuk tangan dan teriakan penuh semangat. Semua yang menyaksikan menjadi terbawa semangat baru pada tahun ajaran baru.

Di India, upacara penyambutan anak baru di India disebut dengan praveshanolsavam. Ada yang menyelenggarakan pawai sekolah, semua anak baru akan keliling lingkungan sekolah dengan iringan arakan musik dan balon. Ada juga yang menyelenggarakan chendamelan, yaitu pertunjukan musik drum yang dilakukan sekelompak kakak kelas laki-laki untuk menyambut adik kelas mereka. Semua area sekolah dihias dengan indah dan murid baru akan mendapatkan hadiah permen.

Di Jepang, hari pertama sekolah adalah perayaan, dan para kerabat memberi hadiah pada anak yang jadi siswa baru itu. Hadiah utama adalah tas kotak dan keras yang disebut randoseru. Hadiah yang special adalah meja belajar baru di dalam rumah.

Di sekolah, siswa baru dan para orang tua disambut oleh nyugakushiki,  yaitu seremoni pintu masuk yang ditandai dengan potong pita. Kemudian para siswa dan orang tua dipandu berkeliling sekolah diiringi nyanyian selamat datang dari kakak-kakak kelas yang berbaris layaknya pagar ayu/ pagar bagus dalam pernikahan Jawa.(Sumber: http://sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id/)

Bagaimana dengan di Indonesia?

 

Screen Shot 2016-07-18 at 3.05.18 PM

Mengantar Anak Sekolah? Keren!

Danish baru masuk SD. Anaknya enjoy aja masuk kelas, emaknya yang drama sibuk bolak balik ngeliatin ke dalem kelas. Kali kata anaknya, kenapa sih ni emakku, hahaha…(Indri Noor tentang Danish di #HariPertamaSekolah)

Arya masuk TK hari ini. Dari liburan kemarin, saya sounding kalau nanti dia akan TK dan kebiasaan di TK akan berbeda dengan PAUD. Seperti makan sendiri bersama, masuk jam 7 pagi, dll. Dia mah, masih lempeng aja karena masih #HariPertamaSekolah. Mungkin pikirannya, sama aja PAUD sama TK. Hihi.. Awalnya, saya pikir dia baik-baik aja karena dia bersemangat pas berangkat sama saya. Eh, pas sampai depan sekolah dan saya beri nasehat ini itu, kok dia malah tanya ke saya, “Tapi Mama di sini kan?”. Duh, saya melting jadinya. Ternyata, meskipun saya menganggap dia baik-baik saja, nyatanya dia merasa ngga baik-baik aja. Tapi Alhamdulillah, dia balik ceria setelah ketemu murid-murid yang lain.(Ria Rochma tentang Arya di #HariPertamaSekolah) 
 Hari Pertama Sekolah merupakan moment yang istimewa bagi Anak, Orangtua, Guru dan Sekolah. Karena itu, Mendikbud Anies Baswedan mengimbau para orang tua agar meluangkan waktu untuk mengantarkan anaknya ke sekolah di hari pertamanya bersekolah, khususnya untuk para siswa baru.
Dari diskusi di Group Facebook Kumpulan Emak Blogger, mayoritas orangtua selalu mengantarkan anaknya di #HariPertamaSekolah. Himbauan Mendikbud Anies Baswedan semakin memantapkan niat orangtua untuk tak melewati moment istimewa itu dan bagi orangtua yang bekerja tak perlu khawatir untuk datang terlambat atau mengajukan cuti ke kantor.
“Saya selalu semangat menemani anak-anak di hari pertama sekolah. Senang melihat wajah-wajah anak baru di kelas 1 yang imut dan masih malu-malu. Jadi ingat wajah anak-anak saya waktu masih kecil,” kata Myra Anastasia  tentang moment Hari Pertama Sekolah. 
Dari semalam Faiz sudah ribut menyiapkan sepatu, kaos kaki dan tas sendiri. Dibangunin tadi pagi juga welcome, no drama, mandi, sarapan dan sudah rempong minta berangkat lebih pagi. Masuk ke kelas sendiri, cari tempat duduk sendiri, menatap sekeliling trus keluar kelas. Saya dan Abinya merasa trenyuh….lalu Faiz, berlari ke luar area koridor kelas, larinya santai. Merasa ada yang irisan hati yang aneh, saya mengikuti, begitu juga abinya….em em em….Faiz berebahan di setang motor dan menutup wajahnya, dia menangis (Astin Astanti tentang #HariPertamaSekolah Faiz)
Aam ogah masuk kelas. Ogah pakai seragam. Kudu sabar emaknya.(Dian Onnasis tentang Aam di #HariPertamaSekolah)
Putriku nampak enjoy dan penuh semangat di #HariPertamaSekolah, meski jarak yang ditempuh ke sekolah, yang seharusnya cuma 10 menit jadi 45 menit karena macet parah (ada 8 sekolah swasta dalam komplek), tapi tidak menyurutkan rasa gembiranya bertemu dengan kawan-kawan baru di kelas baru (Katerina S)

#HariPertamaSekolah Rizqi aman , dia sekarang TK A sebelumnya playgroup, cuma pindah ruang kelas aja (Adriana Dian)

Alhamdulillah nggak ada drama walau sebelumnya anaknya sempat jiper karena lihat iklan drama Korea yang tentang anak-anak SD dengan guru galak di TV. Malah ibunya yang deg-degan, jam setengah 2 pagi dah kasak kusuk buat memastikan semua SDH siap sebelum berangkat (HP Melati)
Alhamdulillah, hari ini no drama, hari pertama Dio masuk SMP, pagi pagi udah diantar ayahnya ke sekolah. Dio senang karena ternyata sekolahnya bagus, anak-anaknya keren (nggak ada yang “kurcaci” seperti di SD katanya)(Tanti Amelia)
HPS - Sahabat Keluarga
Mengantarkan anak ke sekolah di Hari Pertama Sekolah merupakan moment yang istimewa, apalagi kalau anak kita merupakan siswa baru. Tidak hanya sekedar mengantarkan sampai gerbang sekolah, tapi mampir sebentar (sekitar 15 menit) untuk mengetahui kegiatan di sekolah dan berkenalan dengan guru atau Wali Kelas anak-anak kita. Bahkan, ada beberapa orangtua yang saling berkenalan dan bertukar nomor telepon saat mengetahui anak mereka satu kelas. Tambah kenalan dan teman, bukan?
Jadi Maks, jangan lewatkan ya moment #HariPertamaSekolah. Hari Pertama adalah awal perjalanan panjang anak-anak kita di rumah keduanya.