Menjadi seorang ibu bukanlah pekerjaan yang gampang ya, Mak? Kita harus memiliki kemampuan manajemen waktu ibu rumah tangga yang bagus, untuk bisa mengatur segala kebutuhan rumah tangga mulai dari mengatur kegiatan anak-anak, mengurus rumah, mengurus suami ditambah lagi mengurus pekerjaan kantor bagi kita yang juga sebagai ibu pekerja.

Bagaimana sih manajemen waktu ibu rumah tangga yang bagus agar tidak membuat jenuh dan stres karena tidak ada waktu untuk memanjakan diri sendiri?

Baca ini dulu ya: Ibu Rumah Tangga Bukan Tak Bekerja

 

Agar semua pekerjaan bisa dilakukan dengan seimbang, yuk kita bahas tentang tip mengelola manajeman waktu ibu rumah tangga, terutama bagi mereka yang juga masih sibuk bekerja di kantor.

Seperti apa ya kira-kira cara manajemen waktu yang bisa diterapkan oleh para ibu rumah tangga ini? Baca terus sampai selesai ya, Mak!

 

7 Cara mengelola dan manajemen waktu ibu rumah tangga yang baik

1. Diorganisir

Tip pertama untuk manajemen waktu ibu rumah tangga yang baik demi keluarga adalah berusaha mengorganisir semuanya dengan tepat. Artinya, semua harus diperhitungkan dan dipersiapkan dengan matang sebelum kita eksekusi. Gitu, Mak.

Kita bisa mulai dengan memprediksikan berapa lama waktu untuk mengurus anak, mengurus rumah dan suami, serta berapa lama yang kita habiskan di tempat kerja. Jika semua sudah diatur dan dijadwal dengan baik, tak akan ada lagi namanya pekerjaan atau kewajiban yang terbengkalai.

Satu lagi, jangan lupa untuk mengatur jadwal me time dengan diri sendiri ya. Walaupun jadwal sebagai ibu rumah tangga sudah sangat padat, tetap penting lo bagi kita untuk memiliki me time untuk menghindari stres dan penat.

 

2. Berbagi Tugas dengan Anggota Keluarga

Jika Emak adalah ibu bekerja sekaligus ibu rumah tangga yang tidak memiliki banyak waktu untuk mengurus rumah, tidak ada salahnya meminta bantuan kepada anak-anak atau suami untuk turut mengerjakan pekerjaan rumah.

Bisa mulai dengan meminta anak untuk membereskan sendiri mainan mereka jika sudah selesai bermain. Walaupun sederhana, hal ini akan sangat membantu kita dalam menyelesaikan semua pekerjaan rumah.

Intinya, kita harus percaya bahwa mereka juga bisa mengerjakaan sesuatu pekerjaan dengan baik. Cukup beri mereka kepercayaan dan tanggung jawab, maka mereka akan terbiasa untuk melakukannya dan sudah pasti itu akan sangat meringankan tugas kita.

Sepakat, Mak?

 

3. Multitasking

Yah, sebenarnya tidak semua orang bisa melakukan pekerjaan ini sih. Multitask hanya bisa dikerjakan oleh mereka yang memiliki fokus bagus untuk melakukan beberapa pekerjaan dalam satu waktu. Walaupun demikian, nggak ada salah kok bagi kita ibu rumah tangga untuk mencoba multitasking begini demi menyelesaikan semua urusan rumah tangga.

Kita bisa mulai dengan membersihkan rumah sambil mengawasi anak-anak belajar, atau menyapu lantai sambil mengatur jadwal meeting di kantor. Jika kita berhasil melakukannya, sudah pasti hal ini akan sangat membantu mengefisienkan waktu sehigga pekerjaan bisa selesai lebih cepat. Betul nggak, Mak?

 

4. Belajar untuk Mengatakan Tidak

Mencoba belajar untuk mengatakan ‘tidak’ atas permintaan orang lain ini juga menjadi salah satu jurus manajemen waktu ibu rumah tangga yang sangat baik untuk dilakukan lo, Mak.  Walaupun yah, bukanlah perkara yang mudah dilakukan, terutama jika yang meminta adalah orang yang kita sayangi. Anak-anak, misalnya.

Contohnya nih, kita bisa menolak saat anak-anak meminta membelikan makanan cepat saji padahal kita sudah memasakkan makanan untuk mereka. Walaupun anak akan sedikit kecewa, akan tetapi hal ini akan memberikan pelajaran berharga untuk anak sekaligus tidak menyiksa kita untuk melakukan kegiatan di luar yang sudah kita jadwalkan.

Sebagai ibu rumah tangga, kita harus memiliki prioritas mana yang harus diutamakan dan mana yang dianggap kurang penting. Jangan sungkan untuk melakukan kegiatan yang menurut kita itu kurang diperlukan.

 

5. Buat Rutinitas

Salah satu cara mengatur manajemen waktu untuk ibu rumah tangga yang baik adalah dengan membuat rutinitas yang bisa dilakukan berulang-ulang. Misalnya saja, jadwal mencuci baju adalah tiga hari sekali dan belanja keperluan rumah setiap hari minggu.

Walaupun terlihat simpel, membuat rutinitas seperti ini akan sangat membantu kita untuk melakukan hal lain di luar rutinitas yang sudah kita buat karena memiliki waktu lebih bebas. Namun sebelum membuat rutinitas seperti ini, usahakan untuk selalu mendiskusikan terlebih dahulu dengan pasangan dan anggota keluarga yang lain juga ya.

Bagaimanapun rutinitas tersebut akan berjalan dengan baik jika didukung oleh semua anggota keluarga yang terlibat. Jadi jangan mengambil keputusan secara sepihak agar manajemen waktu yang sudah kita atur bisa berjalan dengan baik.

 

6. Kerjakan Secara Fleksibel

Walaupun semua sudah dijadwal dan diatur, namun sesekali kita tetap harus fleksibel juga. Kita semua tahu  bahwa pekerjaan rumah tangga itu tidak bisa diprediksikan? Maka dari itu walaupun sudah diatur dan dibuatkan rutinitas, namun tetap saja kita harus fleksibel.

Sering kali kita ngalamin nih, tiba-tiba ada beberapa kegiatan tak terduga saat melakukan pekerjaan rumah, seperti anak yang sakita atau bahkan susu tumpah yang tidak terduga. Kalau nggak siap, wah bisa bikin kita uring-uringan sendiri. Iya kan, Mak?

Karena itu, mampu bersikap fleksibel  juga menjadi salah satu kunci kesuksesan seorang ibu rumah tangga dalam mengatur manajemen waktu yang baik.

 

7. Tetap Waspada dan Jaga Diri

Walaupun setiap hari harus melakukan tanggung jawab dan mengurus keperluan orang lain, akan tetapi sebagai ibu rumah tangga, kita juga harus selalu waspada dan menjada diri kapan pun dan di mana pun.

Kalau sampai kita sakit nih ya, Mak, bisa dipastikan semua kegiatan rumah tangga berantakan karena ya siapa yang akan mengurus? Nggak mau kan sampai hal tersebut terjadi, Mak?

Karena itu, penting bagi kita untuk memperhatikan kesehatan dan waktu untuk memanjakan diri sendiri juga.

Jika kita merasa sudah mulai lelah dan penat, cobalah untuk sejenak meninggalkan rutinitas dan pergilah ke salon atau mal untuk melakukan hal-hal yang bisa membuat kita kembali bersemangat lagi.

Tak perlu merasa bersalah, Mak. Karena kita juga memiliki hak untuk tetap bersenang-senang walaupun status kita sudah menjadi ibu rumah tangga.

 

Itulah beberapa tip mengelola manejemen waktu ibu rumah tangga yang baik, Mak.  Kita semua tahu bahwa ibu rumah tangga adalah pekerjaan paling kompleks yang ada di dunia, dan nggak semua orang bisa lo melakukannya.

Jam kerja ibu rumah tangga itu bisa 24 jam full, bahkan lebih jika terjadi sesuatu hal yang tak terduga. Karena itu, kita harus sebisa mungkin bisa mengatur waktu dengan baik. Kenapa? Ya, agar semua bisa diselesaikan dengan baik dan tepat waktu tanpa ada yang dikorbankan atau tersisihkan.

Nah, Mak, sudah siapkan kita untuk menjadi ibu rumah tangga yang sebenarnya untuk keluarga?