Mak, blog of the month kali ini istimewa lho, karena emak yang satu ini belum menjadi emak-emak, masih gadis kinyis-kinyis hehehe. Yup, dia adalah Ika Hikmah Maulida, aka emak Hilda Ikka sang pemilik blog cokelatgosong.blogspot.com. Yuk kita ngobrol-ngobrol dengan emak yang baru lulus sekolah broadcasting dan salah satu kontributor HelloSurabaya.com. Pssst, kabarnya Mak Ikka juga akan segera menikahΒ lho *gossip mode: On* :D.

Baiklah, mari kita mulai ya.

DSC_0409

Mak Ika, kenapa sih ngeblog? Apakah biar kekinian atau gimana? hehehe

Ngeblog karena aku suka menulis. Dulunya pas jaman sekolah sih suka bikin cerpen. Tapi begitu masuk kuliah, nggak sanggup bikin lagi. Buntu ide. Wkwkwk. Nah kebetulan aku nih sukanya curhat di blog, lalu memberanikan diri gabung ke KEB. Eh gak taunya aku semakin enjoy ngeblog. Lebih puas sih karena bisa nulis sesuka hati. Kalo cerpen kan masih harus ini harus itu :D. Lagian nulis di blog itu aku bisa jadi diri sendiri. Dan nggak pernah nyangka juga ngeblog itu dampaknya bisa segede ini: nambah banyak temen baru, bisa ikutan lomba, dapet penghasilan, dan macem-macem deh!

Bisa diceritain lagi nggak, kenapa nama blogmu β€˜cokelatgosong’?

Haha ini juga jadi pertanyaan sejuta umat. Apalagi pas ada orang nyasar di blogku pake keyword ‘coklat gosong’ trus dia bilang, “Anjir.. Coklat gosong aja ada blognya.” Asli aku ketawa guling-guling. Hm yeah, absurd memang. Karena nama ini muncul sewaktu lagi booming ‘Kambing Jantan’-nya Raditya Dika. Trus aku ngebatin pengen juga punya nama unik kayak gitu. Eh tiba-tiba aja di pikiranku muncul nama itu. Sesimpel itu. πŸ˜€

Tapi kalo dirunut kembali ya nama ‘Cokelat Gosong’ ini punya arti loh. Cokelat merujuk pada hal-hal manis, sedang Gosong pada hal-hal pait. Yang intinya ngomongin soal manis-paitnya kehidupan. ^^

Sebagai generasi muda, bagaimana Mak Ika menanggapi opini publik yang seringkali menyebut generasi muda sekarang adalah generasi alay, sering galau dan baper?

Jujur sih, aku nanggepinnya cuek aja. Karena alay, galau, baper itu termasuk proses pendewasaan sedangkan dewasa itu pilihan. Buktinya banyak juga kok orang yang nggak lagi remaja tingkahnya kayak abege. Bisa jadi semasa mudanya dia belum masuk fase alay/galau/baper :D.

Mak Ika kan masih lajang ya, nyaman nggak berada di komunitas yang mostly adalah emak-emak?

Uwuwu nyaman bangeeet. Awalnya kaku sih iya, maklum roaming topik menyusui dan soal anak. :v Tapi lama-kelamaan asik juga menyelami kehidupan para buibu di sini, itung-itung buat bekal pengetahuan pas jadi ibu suatu hari nanti. πŸ™‚

Yang terpenting sih, karena mostly anggota KEB ini udah senior, jadi ikut ngebentuk karakter dan pola pikirku. Ikutan dewasa gitu. Pikirannya ya, bukan wajahnya *ups*. Selain itu, mereka punya pengalaman dan pelajaran yang lebih-lebih. Makanya nggak heran di KEB, skill ngeblogku langsung berkembang pesat karena anggotanya amazing semua. πŸ˜€ Emang ya, lingkungan itu berpengaruh banget dalam character building diri kita.

Apa peran komunitas KEB bagi Mak Ika yang masih menjadi calon emak?

Yang pasti, sejak gabung KEB, aku jadi tahu banyak kehidupan rumah tangga dan ibu-anak. Banyak hal yang sebelumnya nggak aku tahu kini paham betul kalo itu penting. Contohnya TORCH yang digencarkan oleh Mak Gesi. Atau pola asuh yang diterapkan Mak Myra pada buah hatinya, Keke dan Nai. Dan tentunya hal ini membuatku lebih siap ketika kelak membangun rumah tangga dan menjadi ibu. Lalu aku nggak jarang share ke temen-temen sebaya biar mereka juga ngerti ‘oh begitu ya..’

Apalagi nih aku nggak perlu takut merasa sendirian dalam menjalani fase rumah tangga, karena di KEB kita terbiasa berbagi. πŸ™‚

keb

Bagaimana Mak Ika mencari inspirasi untuk ngeblog?

Nyari inspirasi itu memang butuh jam terbang ya menurutku. Pas awal-awal ngeblog tuh susah amat, bingung mau nulis apa. Akhirnya pelan-pelan dari bawah. Curhat misalnya. Kemudian berkembang dengan menuliskan kejadian-kejadian di sekitar. Lalu terpacu untuk menulis opini terhadap suatu fenomena. Terakhir, mulai menyadari bakat/kelebihan yang kita punya yang tentu akan menarik sekali bila bisa dibagi melalui blog. πŸ™‚

Kalau lagi butuh ide, biasanya aku cari amunisi dari hal-hal berikut ini:

  1. Sesuatu yang aku suka
  2. Yang lagi rame dibicarain orang
  3. Nyari topik di Google Trends
  4. Buka-buka folder foto lama, biasanya bakal keinget momentnya

Ntar lama-lama sense of inspiration-nya bakal keasah sendiri. Apa-apa bisa dijadiin bahan postingan. πŸ˜€

Biasanya kapan Mak Ika menulis? Ada ritual khusus tidak saat menulis? (harus sambil mendengarkan musik, misalnya)

Secara khusus sih nggak ada, tapi kayak orang Hindu: Nyepi. Yess, aku butuh ketenangan untuk menulis dengan enjoy dan fokus. Kalo dipaksain dalam keadaan rame, rampungnya bakal lama. :3 Cuma kalo emang lagi nggak bergairah, musik itu moodbooster banget.

Mak Ika kan lumayan sering ikut lomba blog ya, Mak. Kalau menang sih pasti bahagia, kalau pas kebetulan kalah gimana nih, Mak? Hehehehe

Sedih dan kecewa itu pasti. Galau juga wajar. Tapi biasanya sih ya aku ngasih waktu buat nenangin diri 1 – 2 hari gitu. Mau nangis-nangis sepuasnya, boleh. Mau menghilang dari jagat maya, silakan. Tapi setelah 2 hari itu berlalu aku harus udah siap kembali pada realita. Caranya ya dengan ngeyakinin diri kalo rejeki itu ada yang ngatur dan gak pernah ketuker. Kudu percaya kalo usaha kita nggak berhasil sekarang, ya mungkin suatu hari nanti. Karena sejatinya kemenangan nggak cukup ditebus dengan satu kegagalan aja. πŸ™‚

Selain itu syukur-syukur bisa menganalisis diri sendiri. Kurang apa ya kok aku nggak menang. Bisa belajar dari orang-orang yang menang. ‘Oh.. Si ini menang karena kreatif. Ooh si anu menang karena rajin share.’ Begitu.

Salah satu passion Mak Ika adalah fashion dan beauty sepertinya ya, Menurut Mak Ika, perempuan cantik itu yang seperti apa sih definisinya?

Sebetulnya bukan passion kali yak, tapi endel wkwkwk. Yah buatku perempuan cantik itu yang mensyukuri apa yang ia punya dengan merawat diri sebaik-baiknya. Perempuan yang nggak merasa minder, yang percaya diri dengan penampilannya sendiri. πŸ™‚

Cantik/fashionable itu nggak harus mahal. Yang penting kita harus kreatif gimana caranya dengan apa yang kita punya cukup memberi kesan menarik bagi orang lain.

Sebagai salah satu kontributor Hello Surabaya, apa sih kebanggaan Mak Ika sebagai arek suroboyo? πŸ™‚

Apa ya… Kalo aku sih bangga soal solidaritasnya. Jadi ketika di kota lain ketemu sesama orang Surabaya, langsung deh jadi akrab. Satu lagi, medok khasnya. Arek Suroboyo itu meski kaya atau elit, nggak pernah malu meski ngomongnya medok. Itu udah semacam signature. πŸ˜€

Selain itu yang aku banggakan nih, selain berjuluk kota metropolitan kedua sesudah Jakarta, tapi taraf hidupnya nggak mahal-mahal amat bok! Sepuluh ribu udah bisa makan enak dan kenyang. πŸ˜€

Mumpung masih dekat Hari Blogger Nasional kemarin, apa sih harapan Mak Ika untuk blogger? Dan apakah Mak Ika berencana untuk terus ngeblog?

Harapannya semoga para blogger lebih mengutamakan blogging with heart. Bukan mikir populer dulu, bukan mikir duitnya dulu, tapi ngebloglah karena kamu suka. Kamu suka bila tulisanmu dibaca orang, kamu suka berbagi pengalaman, kamu senang memberi inspirasi, dan lainnya. Insya Allah, yang lain akan mengikuti dengan sendirinya. Yang penting kita sendiri harus percaya itu. πŸ™‚

Kalau aku sih, jelas maunya ngeblog terus. Tapi selanjutnya aku pengin punya sesuatu yang lebih. Lebih bermanfaat bagi sesama. Mungkin dengan membuat projek untuk menumbuhkan bibit-bibit blogger/penulis berkualitas di negeri ini. Doakan ya Mak. πŸ™‚

***

Wow, meski masih muda, kita bisa banyak belajar ya dari Mak Ika, lihat saja tuh, filosofi cokelat gosongnya yang oke banget itu :). Mau kenal Mak Ika lebih dekat, sila sapa diaΒ twitter + IG: @newHildaIkka, dan Fan Page: Hilda Ikka ya. Untuk Mak Ika, sukses selalu ya, semoga rencana menikah dimudahkan, dan segera menjadi emak-emak ‘betulan’ hehehe. And keep blogging, yes? πŸ˜‰