Mak, tanggal 2 Maret 2016 pukul 19:49 WIB, terjadi gempa berkekuatan 7,8 SR di Mentawai, Sumatera Barat. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut, dan BMKG telah mencabut peringatan dini mengenai adanya gelombang tsunami pasca gempa. Semoga saja tidak ada gempa susulan ya, Mak. Aamiin.

Peristiwa ini membuat kita sadar, bahwa bencana alam, bisa terjadi kapan saja di mana saja. Terlepas dari itu sudah menjadi ketentuan Tuhan yang tidak terelakkan, mempersiapkan diri untuk menghadapi bencana dan kemudian menjadi survivor tentu saja harus diupayakan, bukan?

Tidak seperti di Jepang (misalnya) yang sistem ‘tanggap bencana’nya sudah bagus dan telah diperkenalkan sejak dini, di Indonesia kita masih belum terbiasa dengan safe steps semacam ini. Tidak perlu menyalahkan pemerintah atau sistem atau siapa pun, Mak, karena selain tidak menjadi solusi, toh kita bisa mencari dan belajar sendiri. Iya, kan? Apalagi di zaman sekarang di mana informasi apa pun bisa dengan mudah kita tanyakan ke Mbah Gugel :).

Nah, saya tuliskan kembali apa yang sering saya tonton di National Geographic Channel,  langkah apa saja yang harus kita lakukan saat menghadapi gempa bumi.

Siapkan diri Anda!

  • Siapkan tas yang berisi barang-barang penting untuk keadaan darurat (misalnya uang tunai, pakaian bersih, obat-obatan P3K, senter, ponsel).
  • Ketahui jalur evakuasi. Akan lebih baik jika rumah Anda memiliki dua atau lebih pintu keluar.
  • Amankan barang yang mudah jatuh. Misalnya dengan merekatkan lemari ke dinding.
  • Siapkan alat pemadam kebakaran.

Apabila Anda Merasakan Getaran

  • Jauhi segera jendela, kaca, dan benda yang berat.
  • Padamkan api segera.
  • Pastikan pintu keluar terbuka, tidak terhalangi apa pun saat benar-benar harus keluar rumah.
  • Jika sedang berada di tempat tidur, jangan panik, jangan bergerak dan taruh bantal di atas kepala Anda.
  • Merangkaklah sedekat mungkin ke lantai.
  • Berlindunglah di bawah meja yang kokoh.
  • Berpeganganlah pada salah satu kaki meja.
  • Tunggu sampai getaran berhenti, lalu segera keluar dari bawah meja.

Setelah Getaran berhenti

  • Bawa tas berisi barang penting keluar. Jangan menggunakan lift!
  • Jauhi bangunan yang roboh/rusak.
  • Jika terjadi gempa susulan, ulangi langkah yang sama: merunduk, berlindung, berpegangan.
  • Jangan kembali ke rumah kecuali sudah dinyatakan aman oleh pihak berwenang.

Jadi ingat ya, Mak, 3 langkah penting saat gempa bumi terjadi adalah sebagai berikut:

safe steps

Atau, jika emak-emak ingin melihat langsung penjelasan Manny Pacquiao, sila langsung ke safesteps.com ya, Mak. Di sana, tidak hanya safe steps untuk gempa bumi, tapi dijelaskan juga bagaimana menghadapi bencana alam seperti banjir, kebakaran, dan lain-lain.

Semoga bermanfaat ya, Mak :).