Mak, Senin malam 22 Februari 2016 kemarin ini, acara rutin #ArtikelBerbagi kembali ramai di group Facebook. Kali ini Mak Kartika Putri Mentari yang menjadi pematerinya. Temanya bagus lho, yuk ah langsung simak saja bahasan dari Mak Putri ya.

**

Hallo Emak – Emak yang kece! Akhirnya saya kedapetan jatah untuk mengisi Artikel Berbagi minggu ini. Awalnya, agak deg – degan juga karena memang baru pertama kalinya cuap – cuap (versi tulisan) di KEB. Topik yang mau saya bahas kali ini lumayan ‘seksi’ sih, Kenapa Blogger Harus Melek Media Sosial. Dan di artikel kali ini saya mau bahas garis besarnya dulu ya, nanti kalau ada kesempatan untuk berbagi lagi, insya allah artikelnya lebih ‘berisi’.
Sebenarnya, saya sudah sering mendapat pertanyaan dari beberapa blogger tentang pentingnya media sosial untuk blogger. Karena kalau namanya blogger ya berhubungannya dengan blog bukan dengan media sosial. Yes, pernyataan tersebut bener sih, tapi ada beberapa alasan mendasar kenapa blogger juga kudu melek media sosial.

  • Personal Branding

Sebagai blogger, kita pasti sudah punya tujuan, kita mau dikenal sebagai apa dan siapa. Ada yang memang blognya rutin membahas parenting dan akhirnya dicap sebagai Mom Blogger. Ada blognya yang memang rutin menulis postingan tentang kuliner dan akhirnya dicap sebagai Food Blogger. Dengan ada media sosial, kita bisa semakin memperkuat branding kita di dunia maya.

Biasanya, secara sadar nggak sadar, kita akan ngetweet atau repost sesuatu yang berhubungan sama diri kita sendiri. Dan akhirnya ‘personal branding’ kita akan tercipta dengan sendirinya tanpa sibuk kita cari. Asal, kita tetap tau batasan dalam bermain media sosial agar nggak merugikan beberapa pihak.

  • Networking

Siapa yang kalau ketemu sama orang di blogger gathering nanyanya alamat rumah? Nggak ada pasti hahaha. Jaman sekarang, biasanya orang akan terbiasa bertanya soal username twitter atau instagram. Apalagi kalau ada live tweet, biasanya saling samber menyamber tweet sesama peserta. (Ups, by the way itu salah satu tips menangin live tweet loh XD)
Dan bahkan di sebagian besar kartu nama yang sudah kita miliki pasti ada nama – nama akun media sosialnya, selain email dan nomer telepon.

  • Job

Kadang, beberapa brand yang akan mengajak kerjasama seorang blogger, pasti bakalan kepoin akun media sosial blogger tersebut sebelum akhirnya kirim email penawaran. Dan berdasarkan pengamatan saya selama ini, beberapa brand memutuskan untuk menolak kerjasama dengan seorang blogger setelah melihat akun media sosialnya yang nggak enak dilihat.

Misalnya, suka nyinyir, menjelek – jelekkan brand lain, atau membuat perbandingan tanpa memberikan solusi yang dapat diterima.

Sekarang pun sudah banyak aturan tertulis maupun nggak tentang jumlah followers media sosial. Alasannya sederhana, apabila brand tersebut bekerjasama dengan blogger A namun angka followersnya masih dibawah 500, kemungkinan untuk engagement rate dengan blogger tersebut masih kecil. Makanya, beberapa brand sudah mulai ketat soal angka followers selain skor klout.

  • Influencer

Tujuan utama semua blogger pasti tulisannya dibaca sama semua orang, atau minimal orang – orang yang memang menjadi targetnya. Dengan adanya media sosial, kita bisa membuat kultwit dengan mengambil intisari atau bagian – bagian penting dari sebuah postingan.Pasti rasanya bahagia banget kan kalau postingan kita dibaca sama yang membutuhkan?

Semua blogger bisa menjadi influencer di media sosialnya sendiri loh. Jadi jangan pernah berfikir kalau bahan tweet atau postingan FB nggak ada, sebenernya banyaaak! Tergantung pintar – pintarnya kita membuat postingan blog yang panjang lebar jadi mengecil karena keterbatasan karakter, namun tetap mudah dibaca dan dipahami hingga bisa mempengaruhi orang lain ke arah yang positif.

Dan jaman sekarang, orang bakalan lebih seneng bertanya via media sosial dibanding meninggalkan komentar di blog. Mungkin itu juga alasan kenapa postingan yang kita tulis sepi komentar padahal viewersnya banyak.

Makanya, jangan mentang – mentang followers sedikit terus berani black campaign atau menjatuhkan brand lain. Karena media sosial itu universal, siapa aja bisa lihat akun kita dan bisa melihat apa yang kita posting.

  • Better SEO / Pageviews

Sadar nggak kalau semakin sering kita share postingan kita ke media sosial (ke grup KEB misalnya) akan menambah angka pageviews dan membuat nilai SEO makin tinggi!

Karena kalau misalnya ada orang yang membutuhkan postingan tersebut (atau minimal sedang nggak ada kerjaan jadi akhirnya blogwalking) dan akhirnya menambah jumlah pengunjung blog kan?

Oh ya, sekedar tambahan. Untuk yang bingung, kita nggak harus punya seluruh media sosial yang ada di pasaran saat ini. Saran saya, minimal kita punya FB (personal dan fanpage), Twitter, Instagram dan Youtube. Karena biasanya blogger akan berhubungan dengan 4 media sosial tersebut.

So far, segini dulu yang saya share ya. Inti dari artikel berbagi ini hanya untuk meningkatkan kesadaran kita akan pentingnya media sosial bagi blogger. Jadi, masih mikir media sosial itu nggak penting? Share your thought on the comment below!

Regards,
PutriKPM
www.delapankata.wordpress.com

**

Seru kan, Mak, bahasannya? Tunggu sesi tanya jawabnya nanti ya, Mak, jangan sampai ketinggalan ;).