Anak adalah anugerah terbesar sekaligus ujian bagi semua orang tua, tak peduli anak kandung, anak angkat ataupun adopsi. Perkembangannya setiap hari mampu membuat hampir semua orang tua tersenyum geli melihat tingkah polah mereka. Lalu bagaimana jika sang anak mulai menunjuk sesuatu kasatmata? Terkadang mereka seolah berbicara dengan sesuatu, bermain bersama. Apakah anak saya termasuk anak indigo?

 

Apa yang Dimaksud dengan Anak Indigo, dan Apakah Mereka Semua Berkemampuan Supranatural?

Menurut wikipedia, indigo berarti  istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan anak yang diyakini memiliki kemampuan atau sifat yang spesial, tidak biasa, dan bahkan supranatural.

Sebetulnya ada sedikit kerancuan antara anak indigo dan anak berkemampuan supranatural, karena pada dasarnya ada perbedaan mendasar antara keduanya. Meski keduanya sama-sama beraura ungu, tetapi anak berkemampuan supranatural tidak memiliki kemampuan spesifik seperti anak indigo pada umumnya. Semisal kemampuan salah satu anak indigo, yaitu mereka lahir dengan kemampuan berbicara dalam 5 bahasa meskipun tidak pernah ada yang mengajari.

Anak indigo ada sekitar 15% dari jumlah penduduk, dan hal ini tidak bersifat genetika, artinya bukan sifat yang bisa diturunkan. Tetapi bisa dipastikan, hampir semuanya dapat berkomunikasi dengan para makhluk astral. Bisa dikatakan anak indigo pasti berkemampuan supranatural dan anak supranatural belum tentu dapat berkemampuan seperti anak indigo.

Anak supranatural banyak yang akhirnya memiliki kemampuan seperti ini karena sebagian diturunkan dari orang tua atau dari para leluhur.

 

Jika Kita Tak Berkemampuan yang Sama?

Bagaimana jika kita para orang tua tidak merasa memiliki kemampuan supranatural tersebut tetapi ternyata anak memilikinya? Barangkali Emak juga merupakan salah satu orang tua yang sekarang sedang galau karena masalah ini ya?

Ya, yang pertama kali harus kita lakukan adalah mencari tahu silsilah keluarga kita atau dari pasangan kita. Bisa saja kakek atau nenek dari pasangan kita juga memiliki kemampuan yang sama tetapi kita tidak tahu.

Hal ini dikarenakan tidak banyak yang sadar, Mak, bahwa kita mempunyai kemampuan serupa. Terkadang kemampuan berbicara dan berinteraksi dengan makhluk astral bisa menghilang dengan sendirinya.

Pertanyaannya, kapan menghilangnya kemampuan ini? Nanti saat anak sudah sibuk dengan dunianya sendiri, saat si kecil sudah bahagia dengan hidupnya, maka lama kelamaan kemampuan ini akan menghilang dengan sendirinya.

Namun, kadang kemampuan itu juga datang lagi saat dewasa. Berarti, dapat dikatakan orang tersebut memang memiliki sixth sense atau indra keenam.

Maka ini menjadi tugas kita sebagai orang tua untuk mendampingi, Mak, bila anak kita ternyata sedikit memiliki bakat untuk berinteraksi dengan makhluk dari dunia lain.

 

Inilah beberapa hal yang harus dilakukan sebagai orang tua yang memilki anak indigo maupun mereka yang berkemampuan supranatural

1. Hindari Berbohong tentang Keberadaan “Mereka”

Siapa pun itu, terutama yang baru berkenalan dengan makhluk-makhluk dunia lain, pasti akan merinding jika mengetahui keberadaan mereka. Apalagi jika diperjelas dengan deskripsi yang diberikan oleh si kecil.

Namun, sebaiknya hindari berbohong dengan mengatakan, “Nggak ada mbak-mbak kayak gitu, Dek!”

Kenapa kita tidak coba menerangkan saja, bahwa si mbak ada di sini karena ini tempat tinggalnya juga. Kita perlu mendorong keberaniannya untuk mengatakan pada si makhluk untuk tidak mengganggunya, karena ia juga tak mau diganggu.

Kurang baik juga mengatakan, “Nggak ada, Dek. Itu tipuan mata.”

Tujuan kita mungkin memang baik, demi menumbuhkan keberanian si kecil, tetapi dengan berbohong pada mereka justru membuat si kecil merasa suaranya tidak didengarkan. Akibatnya, bisa jadi si kecil semakin stress karena merasa tidak dipedulikan.

 

2. Ajarkan Padanya tentang Seluk Beluk Dunia Lain

Sejatinya manusia tidak tinggal sendirian di dunia ini, melainkan juga bersama makhluk-Nya yang lain. Entah berbeda dimensi, atau memang kebetulan mereka sedang mampir di dunia ini. Jelasnya mereka memang dapat melihat kita, tapi hanya sebagian dari kita yang mampu melihat mereka.

Ajarkan si kecil untuk selalu menghormati sesama makhluk Tuhan, sekalipun itu adalah  makhluk astral. Tidak peduli itu di darat, di perairan ataupun di langit. Semuanya pasti ada dan mereka juga punya hak tinggal di dunia mana pun. Kecuali untuk mereka yang memang suka mengganggu.

 

3.  Dampingi Terus si Kecil dan Jangan Kucilkan Dunianya

Kemampuannya yang mampu berinteraksi dengan makhluk tidak kasatmata, mungkin akan sering membuat si kecil menjadi ketakutan dan enggan untuk ditinggal. Benar kan?

Kenapa kita tidak coba mengalihkan dunianya dengan sesuatu yang mengasyikkan dan membuat dia sibuk akan dunianya sendiri? Misalnya alihkan perhatiannya pada aktivitas atau permainan yang mengasyikkan.

Lebih utama lagi, ajarkan untuk selalu berdoa setiap melakukan aktivitas, karena sebaik-baiknya usaha adalah usaha yang disertai doa. Usaha untuk memperkuat iman dan benteng bagi diri sendiri, maksudnya.

 

4. Beri Tahu Bahwa Kemampuannya Spesial dan Harus Digunakan Untuk Kebaikan

Tidak semua anak memiliki kemampuan supranatural, dan kemampuan ini juga bisa membuatnya dikucilkan dari dunia nyata.

Terutama sih, kalau sampai dia terus membicarakan makhluk yang hanya bisa dilihatnya sementara teman-temannya yang lain tidak bisa melihat. Bisa jadi bahan perundungan, Mak. Ejekan demi ejekan bisa saja didapatnya. Pembicaraannya hanya akan dianggap membual dan mengada-ada.

Bicarakan padanya, bahwa kemampuannya ini adalah spesial tetapi tidak untuk ditunjukkan dan disombongkan kepada teman-temannya yang lain ataupun orang lain. Alih-alih bermanfaat malah bisa-bisa dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Ajarkan juga kepadanya mengenai cara menggunakan kemampuannya itu untuk kebaikan. Tentu saja tanpa melanggar ajaran agama. Bila diberi kemampuan untuk melihat masa depan dan masa lampau, sebaiknya beri tahukan juga, bahwa memberi tahu orang lain mengenai kejadian di masa depan dengan maksud membantu juga tidak perlu dijelaskan secara gamblang. Anak supranatural bukanlah seorang peramal, karena peramal sangat tidak disukai Tuhan.

 

Apapun kemampuan anak kita, percayalah setiap anak adalah istimewa, terlepas dia anak indigo, anak berkemampuan supranatural, ataupun anak berkemampuan lain. Yang perlu kita lakukan adalah memupuk kemampuannya dan membangun kepercayaan dirinya.

Seandainya Emak diajak berbicara membahas makhluk astral yang keberadaannya kita tidak bisa melihat langsung, biasanya apa yang Emak katakan pada si kecil?

 

**

ditulis oleh Rani R. Tyas – www.ranirtyas.com