Kehangatan dalam keluarga tidak diukur dari ukuran luas rumahnya, tapi luasnya kebahagiaan yang menempati. Keluarga Hebat, Keluarga Terlibat 

Awal Oktober lalu, Kumpulan Emak Blogger (KEB) diundang oleh Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk mengikuti Camping Sahabat Keluarga yang dilaksanakan di Resort Glamping dan Cabin The Forest di  Desa Cidokom, Cisarua, Bogor. Sekitar 10 orang member KEB yang ikut camping tersebut dan istimewanya, para emak diharuskan, diwajibkan untuk membawa satu orang anak, keponakan atau adiknya yang masih berusia sekolah. Karena Sapa Sahabat Keluarga ini untuk orang tua dan anak-anaknya.

Baca yuk: Kegiatan Menulis Ibu dan Anak Zaman Now

Saya dan si bungsu, Tiominar ikut dalam Camping Sapa Sahabat Keluarga ini, yang berlangsung selama tiga hari dua malam. Mulai dari hari Jumat tanggal 5 Oktober sampai hari Minggu tanggal 7 Oktober 2018.

Tidak hanya dari Kumpulan Emak Blogger saja yang ikut serta, tetapi juga ada dari komunitas lain seperti Komunitas Penulis Web Sahabat Keluarga, Ayah ASI, kelompok foto dan juga pengelola rumah baca dan belajar untuk anak-anak pemulung di Depok, Jawa Barat.

Apa saja kegiatan yang dilakukan di acara Sapa Sahabat Keluarga dengan tema Keluarga Hebat Keluarga Terlibat?

Untuk orang tuanya, mendapatkan ilmu yang bergizi seperti :

  • Pengenalan tentang Web Sahabat Keluarga dan Bagaimana menjadi kontributornya.
  • Bagaimana menulis essai yang menarik oleh Kang Gola Gong
  • Streeet Photography oleh Mas Sambara

Narasumbernya keren-keren kan?!

Siapa coba yang nggak tahu Kang Gola Gong, penulis ratusan buku, dan legenda dengan buku Balada Si Roy dan juga merupakan salah satu team dari penulis skenario film dan sinetron Lupus.

Begitu pun dengan Mas Sambara, fotografer dengan ribuan followers di Instagram dan merupakan salah satu fotografer yang dipilih untuk mengabadikan seluruh kegiatan Asian Games 2018.

Sapa Sahabat Keluarga untuk Blogger

 

Keluarga Hebat

 

Setelah sessi perkenalan antar sesama peserta camping di Jumat malam, keesokan harinya sessi sinau atau workshop pun dibuka oleh DR. Sukiman, M.Pd, Direktur Pembinaan Pendidikan Keluarga, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Dalam sambutannya, Pak Sukiman berharap, acara Sapa Sahabat Keluarga ini, Emak Blogger bisa menggelorakan perlunya orangtua mendampingi pendidikan anak-anaknya.

Menurut Pak Sukiman, orang tua itu pendidik utama dan pertama untuk membentuk anak-anak yang berprestasi dan berkarakter.

“Saat ini ada sekitar 70 juta keluarga di Indonesia dan sekitar 46 juta diantaranya mempunyai anak di jenjang taman kanak-kanak sampai SMA dan SMK. Tahun 2045, anak-anak kita akan menjadi pemegang kendali negara. Orang tua, yang bertanggungjawab untuk membentuk prestasi dan karakter mereka”, ujar Pak Sukiman mengingatkan.

Setelah pembukaan dari Direktur Pembinaan Pendidikan Keluarga, sessi sinau pun dimulai. Diawali Sinau Menulis oleh Kang Gola Gong. Banyak materi yang disampaikan Kang GG, dan materinya itu daging banget (ambil istilah anak zaman sekarang tentang sesuatu yang berkualitas).

Oh ya, meski tahu kalau tangan kiri Kang GG diamputasi, namun sebagian besar peserta Camping Sapa Sahabat Keluarga; Keluarga Hebat Keluarga Terlibat, baru tahu kisah tentang tangan kiri itu saat penulis yang bernama Heri Hendrayana Harris mengawali materi belajar dengan cerita itu.

Kesukaan Kang Gola Gong menulis berawal saat tangan kirinya diamputasi pada usia 11 tahun akibat jatuh dari pohon. “Kata Bapak, saya harus banyak membaca agar saya lupa kalau tangan kiri sudah tidak ada. Cacat. Dengan membaca, saya akan lupa kalau cacat dan akan menjadi seseorang,” cerita Kang GG.

Dari kesukaannya membaca itulah, pria kelahiran Purwakarta, Jawa Barat itu pun mulai suka menulis. Menulis pun menjadi profesi utama dengan menerbitkan banyak buku dan mendirikan Rumah Dunia untuk Literasi.

Dalam Sinau Menulis ini, Gola Gong memberikan beberapa point penting dalam penulisan essai, yaitu:

  • Dalam menulis essai, yang merupakan opini penulis, subyektif penulis sangat pentig. Tetapi subyektif yang bernalar dan bisa dipertanggungjawabkan
  • Judul essai harus mengundang pertanyaan dari pembaca
  • Walau subyektif, menulis essai tidak boleh menggurui
  • Harus memberikan solusi baru atau ada tindak lanjut

Seperti itu tip menulis essai dari Kang Gola Gong.

 

Sahabat Keluarga

 

Sedangkan Sinau Foto dengan pemateri Mas Sambara dengan tajuk Street Photography, mengemukakan hal-hal yang menarik dari foto jalanan.

Tips dari Mas Sambara dalam Street Photography, tidak boleh mengatur subyek yang akan difoto atau divisualkan. “Kita harus peka dan bisa menangkap moment. Subyek harus difoto sealami mungkin. Ibaratnya foto candid. Kalau ingin memotret anak sedang bermain, jangan disuruh senyum atau memaksakan aktivitasnya,” jelas Mas Sambara.

 

Sahabat Keluarga

 

Bagaimana anak-anak saat orang tua sedang asyik sinau dengan dua pemateri keren? Anak-anak dimanjakan dengan  lomba menggambar dan mendengarkan dongeng diiringi musik ukulele oleh pendongeng Dandy Ukulele dan Arnelis.

Mendongeng Bekal Keluarga Hebat

Dalam postingan blognya tentang Camping Sahabat Keluarga ini, Erry Andriyati (member KEB) yang mengikuti event bersama anaknya, Fathir yang berusia 9 tahun, dituliskan kalau buah hati tercintanya sangat menikmati tiga hari bersama teman-teman barunya mengikuti seluruh kegiatan untuk anak di kemping bersama ini.

 

Sahabat Keluarga

 

Mendongeng memang tak bisa dilepaskan dari masa tumbuh kembang anak-anak. Mendongeng tidak hanya soal mendengarkan cerita tetapi juga membacakan cerita. Seorang Albert Einstein bahkan berkata;

Jika ingin anakmu cerdas, mendongenglah. Semakin banyak dongeng yang didengarnya, semakin pintar ia mengolah kata dan rasa 

 

Selama orang tua belajar tentang menulis essai dan foto jalanan, anak-anak yang menjadi peserta dibacakan atau diceritakan tentang berbagai cerita dongeng. Anak-anak juga diajarkan membuat dongeng versi mereka. Puncak dari pembelajaran mereka, pada malam penutupan anak-anak menampilkan aksi mereka dalam suatu pentas dongeng. Menyenangkan!

Sahabat Keluarga

 

Camping Sapa Sahabat Keluarga; Keluarga Hebat Keluarga Terlibat, akhirnya usai juga pada hari Minggu, 7 Oktober 2018. Acara yang mempertemukan blogger, penulis dan jajaran Direktor Pembinaan Pendidikan Keluarga ini tak akan terlupakan dan menjadi kenangan tersendiri bagi orangtua dan anaknya, karena jarang sekali event yang melibatkan keduanya. Anak senang, orang tua bahagia.

 

Sahabat Keluarga