Pernikahan itu semestinya harus saling menghargai dalam bentuk apapun, ya. Termasuk dalam berucap. Termasuk kalimat yang harus dihindari istri untuk diucapkan ke suami. Untuk apa? Agar nggak berantem!

Well, men from Mars and Woman from Venus.

Kalimat yang sudah sangat familier ya di telinga kita, Maks. Ada yang tau nggak definisinya apa?

Saya memang belum pernah membaca bukunya tapi dari yang saya baca, merujuk pada perbedaan psikologis antara laki-laki dan perempuan. Barangkali penulis menyematkan Mars pada kaum pria karena planet itu memiliki simbol keberanian, agresi dan kuat. Sedangkan Venus adalah simbol kecantikan, cinta dan kebaikan yang dominan di kaum perempuan.

Seringnya perempuan itu bertindak berdasarkan perasaan, dan ketika lagi emosi atau kecapekan ada saja kalimat-kalimat aneh yang terlontar. Bedanya dengan kaum pria, mereka lebih sering memilih untuk diam dan mencari solusi. Benar nggak?

Tau nggak Maks, ada kalimat yang nggak pengin loh didengar oleh Papa. Karena bagi mereka, hal itu menyakitkan, membosankan dan ambigu sehingga nggak tau direspon dengan cara apa.

7 Kalimat yang harus dihindari Istri untuk diucapkan ke suami. Pokoknya jangan!

  1. “Kita perlu bicara”

kalimat yang harus dihindari

Kalimat yang harus dihindari istri untuk diucapkan ke suami adalah “Kita perlu bicara.”. Well kalimat ini bermakna sebuah musibah bagi suami.

Karena di pikiran mereka, ada yang salah dalam relationship dan ini bisa berarti seribu kemungkinan. Mereka pun berusaha menekan emosi dalam diri untuk menerka apa yang akan dikatakan oleh Emaks.

  1. “Hampir kelar kok ini”

Kalimat yang bermakna ganda! Hayoo Emaks sering ucapin ini nggak?

Kata ‘hampir’ ini bisa berarti banyak, entah itu dua puluh menit atau sejam. Itulah mengapa para suami nggak suka dengan kalimat ini.

Apalagi kalo Emaks lagi dandan, beuh kalimat ini sering banget dilontarkan deh.

Baca juga : 10 Mitos yang bisa menghacurkan rumah tangga

  1. “Ini tanggal berapa sih?”

tanggal

Pada umumnya kaum pria nggak terlalu memerhatikan tanggal, dan memori mereka entah kenapa sulit menyimpan tanggal-tanggal penting. Dan terkadang mereka ketakutan akan amarah kaum perempuan karena nggak bisa mengingat tanggal penting.

Kalimat ini mengganggu mereka.

  1. “Nggak apa-apa”

Pria itu lebih senang kita mengatakan langsung apa yang terjadi ketimbang mengucapkan nggak apa-apa tapi artinya bisa banyak. Giliran dicuekin karena ucapin itu, eh Emaks malah ngambek. Yeah, perempuan kadang maunya nggak bisa ditebak.

Mereka nggak suka menerka apa yang ada di pikiran perempuan.

  1. “Lakukan saja apa maumu”

via GIPHY

Ketika Emaks mengatakan ini, yang ada di pikiran suami, “Tumben baik benar mengatakan itu.”

Padahal sewaktu mengatakannya, hati Emaks lagi dongkol. Sebenarnya ini hanya ungkapan kekesalan saja dan intinya Emaks nggak pengin suami lakuin itu.

Hayo, benar nggak?

So, stop untuk menyiksa suami dan ungkapkan apa keinginan Emaks!

  1. “Jadi Mama udah gendut gitu?”

kalimat yang harus dihindari emaks

Ngucapin kalimat ini sambil alis naik dan bibir monyong. Coba perhatiin reaksi wajah suami, antara melengos dan mendesah sebal.

Kalimat yang paling sangat amat dihindari para suami nih!

Saat berkata jujur, ealah malahan dijutekin. Serba salah! Yeah apapun jawaban suami pastinya nggak bikin Emaks puas, yekan?

Baca juga : Jaga kesehatan keluarga dengan wujudkan rumah yang sehat

  1. “Oh, dia itu lebih cantik ya, dari Mama?”

Tau nggak Maks, suami itu nggak suka loh Emaks membandingkan diri dengan perempuan lain. Apalagi Emaks ‘menyeret’ suami dalam pertanyaan menjebak, “Cantikan mana Mama sama xx yang duduk di sana?”

Duh!

Saat suami memilih untuk bersama Emaks, berarti ya memang suami menerima apa adanya dan Emaks adalah pilihan terbaiknya. So, stop making him look at other women!

Pernikahan memang harus saling menghargai. Apa yang nggak Emaks suka ya dibilang, begitupun sebaliknya. Agar langgeng baiknya hindari mengucapkan tujuh kalimat itu. Begitu juga sebaliknya.

Ingat juga ketika Emaks dan suami dipersatukan dalam ikatan pernikahan, pastinya ada banyak perbedaan yang kerap muncul dan mesti dihadapi bersama.

Semangat, Maks! Semoga pernikahannya langgeng selalu. <3