Peringkas: Mak Istiadzah Rohyati

Alhamdulillah, di pertemuan pertama Mak Guru Haya Aliya Zaki memilih saya sebagai murid terbaik dan saya mendapatkan buku I Love to be a Mom. Tapi karenanya, Mak Wali Kelas Indah Juli menugaskan saya meringkas pertemuan kedua tanggal 14 Maret 2013 kemarin.

Setelah menahan kecewa karena kelas diundur, akhirnya semua peserta bisa hadir dengan penuh semangat. Semangat kali ini lebih cetar membahana, tepatnya. Hahaha! Eh, ini serius, lho! Terbukti, para peserta sudah mengisi daftar presensi sejak satu jam sebelum kelas dimulai. Para peserta begitu antusias!

Sebelum memberikan materi, Mak Haya melakukan sedikit “pemanasan” dulu kepada para peserta. Peserta terbaik minggu ini juga akan mendapatkan salah satu buku Mak Haya. Asyik! Para peserta pun menjadi lebih semangat lagi.

Di kelas kedua kali ini, Mak Haya, memberikan materi yang lebih ‘berat’ daripada kelas sebelumnya. Tema materi kali ini berhubungan dengan kesalahan penulisan dalam blog atau yang biasa kita sebut dengan typo. Typo adalah kependekan dari typographical error,  yang artinya salah tulis (atau tik).

Kita semua pasti pernah salah mengetik. Bukan berarti typo merupakan hal yang wajar. Typo semestinya harus dimusnahkan dalam dunia blogging karena bisa menimbulkan kesalahan dalam penafsiran. Ambil saja contoh mudahnya untuk kata ‘anak’ jika kita terburu-buru mengetiknya bisa jadi tulisan yang kita buat adalah ‘anal’. Jauh beda, bukan, maknanya? Jadi, lakukan selalu self editing sebelum menekan pilihan PUBLISH. Itu kuncinya.

Apa saja materi yang diberikan pada kelas kedua? Ini dia yang ditunggu-tunggu.

  1. Kata Sapaan, harus ditulis dengan huruf kapital.
  2. Penulisan Kata yang Dirangkai; meliputi partikel -lah dan -kah , dan kata ‘anti’, ‘super’, ‘serba’, dan ‘antar’.
  3. Penulisan Partikel ‘Pun’, hanya ada 12 kata saja yang disambung sementara lainnya dipisah.
  4. Pemakaian Partikel -nya, hanya digunakan jika nama pemilik tidak disebutkan.
  5. Penggunaan Kata ‘Dari’ dan ‘Daripada’, kata ‘dari’ digunakan untuk menyatakan tempat sedangkan ‘daripada’ digunakan sebagai perbandingan.
  6. Kata Baku

Mengenai kata baku, kali ini Mak Haya memberikannya lebih banyak lagi daripada minggu kemarin, dan harus dihafal! Alamak! *tarik nafas* Ada beberapa kata baku yang tidak biasanya kita dengar seperti; kata ‘hadang’ yang benar adalah ‘adang’, kata ‘contek’ yang benar adalah ‘sontek’, kata ‘segi tiga’ yang benar adalah ‘segitiga’, kata ‘olah raga’ yang benar adalah ‘olahraga’, dan masih banyak lagi.

Ada yang seru juga di kelas tadi. Meski para peserta sudah diberi ‘wejangan’ mengenai typo, tetap saja ada yang masih salah tik juga. Ternyata para peserta masih mencintai typo ketika bertanya pada Mak Haya. Hehehe. Dan tak luput Mak Haya pun ada salah tik juga saking semangatnya mengajari para peserta. Lucunya lagi, siapa pun yang merasa typo ketika bertanya, diberi hukuman oleh Mak Haya. Apa itu? Push up satu jari. Hahaha! Nggak usah dibayangin! Cuma selingan aja, biar nggak ngantuk di kelas. Hehe.

Di penghujung kelas, Mak Haya memberikan PR lagi. Dan PR kali ini juga lebih banyak daripada minggu lalu! Sebagai penutup, Mak Indah sebagai Wali Kelas dan Mak Myra sebagai Ketua Kelas memberikan pengumuman peserta terbaik minggu lalu. Siapa dia? Selamat kepada Mak Istiadzah. Hore! Hore! *nyalamin diri sendiri*

Lalu, kira-kira di kelas minggu ini siapa, ya, peserta terbaiknya? Kita tunggu kelas minggu depan. Yang jelas, murid terbaik minggu ini akan mendapatkan hadiah buku dari Mak Haya. Ingat juga, hadiah dan penghargaan bukanlah tujuan utama dari kelas ini, tapi ilmu yang sangat berguna dan bisa diwariskan kepada anak-cucu kita. Semangat, teman-teman! 🙂