japan-girlSuka makan sushi, Mak? Hobi makan di restoran Jepang? Atau… malah sekarang lagi di Jepang? 😀

Saya sih ga terlalu ngefans sama masakan Jepang, tapi beberapa waktu yang lalu saya sempet diundang untuk makan di sebuah restoran Jepang. Karena takut salah kostum, gagap ber-table manner, akhirnya saya googling dulu tentang tata cara makan ala Jepang. Saya takut malu-maluin tuan rumah soalnya. 😆

Jadi sekarang saya mau sedikit share tentang tata cara makan ala Jepang ini. Kalau ada yang salah, atau perlu direvisi, colek saya yah 😀 maklum, newbie di dunia kuliner ala Jepang *halagh*

Kalau kita mulai menghadapi meja makan dengan penataan ala Jepang, peranti makan yang pasti ada adalah sepasang sumpit terbuat dari bambu yang menyatu dengan panjang kurang lebih 20 cm. Sumpit ini dibelah dulu dengan kedua tangan kita sebelum digunakan. Sumpit ini masih dibungkus (biasanya), secangkir kecil sake, sejenis tatakan atau baki yang dikenal dengan nama hantsuki bon dan sehelai serbet makan.

Apa yang boleh dan tidak boleh dalam tatacara makan Jepang, perhatikan hal-hal berikut ini.

  1. Kenakan busana yang enak dipakainya dan rapi. Sepatu pilih yang mudah dilepas (sebab sepatu harus dilepas jika Emak harus bersantap di tatami room).
  2. Duduklah dengan sikap wajar dan luwes.
  3. Sebelum mulai makan, bukalah bungkus sumpit dan letakkan bungkus sumpit di meja. Sumpit kita letakkan di tempatnya (chopstick stand). Peganglah sumpit seperti kita memegang pensil, lalu ambillah makanan dengan sumpit dalam jumlah yang memungkinkan untuk sekali suap.
  4. Jangan sekali-sekali mengaduk makanan yang disajikan dengan sumpit ataupun menjilati sumpit.
  5. Jangan pernah “mengoper” sumpit ke orang lain dan menusuk makanan dengan sumpit.
  6. Untuk hidangan berkuah, seperti sup, pegang mangkuk sup dengan tangan kiri, buka tutupnya dengan tangan kanan, lalu letakkan tutup di meja. Angkat mangkuk sup dengan tangan kanan kemudian pindahkan ke tangan kiri. Pastikan keempat jari kiri di bagian bawah ‘badan’ mangkuk dan ibu jari kiri di bagian atas mangkuk. Gunakan sumpit untuk mengambil isi sup dan kuahnya dapat kita hirup langsung dari ‘bibir’ mangkuk sup.
  7. Untuk nasinya, caranya kurang lebih sama, yaitu angkat mangkuk nasi dekat mulut lalu ‘masukkan’ nasi dengan bantuan sumpit ke mulut. Lakukan dengan cepat, sehingga nasi tidak berceceran.

Yang penting, gunakan sumpit sewajarnya. Sumpit dipakai hanya untuk mengambil dan memasukkan makanan ke dalam mulut, bukan untuk menunjuk-nunjuk orang. Apalagi dipakai untuk nabuh drum *itu mah stick drum kaleeee*.

Selamat datang di Tatami Room! ^__^

Gambar diambil dari sini.