Reportase mak Ani Berta

Jakarta, 5 Oktober 2013 – Kecap Cap Bango memberikan rahasia kuliner berbahan dasar kambing di Restoran Beranda, Kebayoran Baru Jakarta. Bertajuk “Bango Masak Bersama” Dalam kesempatan ini, Kumpulan Emak Blogger (KEB) tak menyia-nyiakan undangan acara ini, dihadiri oleh Mak Mira Sahid, Mak Indah Juli, Mak Waya Komala, Mak Fadlun Arifin dan Mak Ani Berta.

IMG-20131005-WA006

Acara ini bertujuan untuk memberi tips bagi keluarga yang ingin memasak sajian berbahan dasar kambing. Apa lagi menjelang Idul Adha, hal ini perlu sekali dicoba agar hidangan Idul Adha nanti menjadi istimewa.

Acara diawali dengan talkshow ringan dengan narasumber Marieska Widhiana, Senior Brand Manager Bango dari PT Univeler Indonesia Tbk dan Arie Parikesit, Pengamat Kuliner. Dipandu moderator dan MC Tike Priyatnakusumah. Menurut Marieska, acara ini selain memberikan tips juga memberikan pengetahuan bagi siapapun dalam cara mengolah  berbagai sajian kambing. Hal ini merupakan wujud bahwa Bango ingin menginspirasi para ibu dalam variasi sajian kambing yang selama ini dianggap sulit. Tips ini dilakukan melalui demo masak secara langsung oleh para legenda kuliner, diantaranya adalah Gorengan Kambing Yoyo, Sate Kambing H.Sadjim, Iga Bakar Kambing Si Jangkung dan Nasi Goreng Kambing Pedurenan.

“Ketika menerima daging kurban, isinya akan beragam dari mulai daging, jeroan sampai kaki kambing, tetapi jika dihidangkan bersama Bango, akan tetap lezat apa lagi mengikuti tips dari para legenda kuliner yang akan mengajak semua undangan untuk masak bersama.” Kata Marieska.

IMG-20131005-03721

Mengolah sajian kambing ternyata tak sesulit yang dibayangkan, hanya perlu sedikit trik dan variasikan bahan dasar serta bumbu maka solusi akan didapat. Misalnya, untuk menghilangkan bau prengus bisa dengan memadukan bumbu beraroma tajam dan jangan mencuci daging kambing dibawah air mengalir. Sedangkan untuk melunakkan daging kambing, bisa merendam daging dalam parutan nanas. Bahkan mengolah sajian kambing tak perlu monoton, jika tidak ingin repot kita bisa membuat sate dengan cara digoreng tetapi rasanya tak kalah deengan yang dibakar. Seperti resep Sate Goreng yang dibagikan oleh Pak Budi, dalam acara Bango Masak Bersama. Dengan demikian, tak perlu repot memakai tusukan sate, arang dan harus menghasilkan bara api untuk membakarnya.

Tips yang dibagikan Iga Bakar Sijangkung yang mengolahnya dalam berbagai tahapan seperti, merebus dengan bawang putih, kunyit dan garam sampai empuk, dibakar sampai kecoklatan dan terakhir ditumis dengan minyak samin, bawang merah, cabai dan tomat. Asam toma yang keluar secara alami akan membuat iga lebih empuk. Proses menumis diatas piring gerabah dengan minyak samin panas.

Arie Parikesit menambahkan “ Dengan panduan dan tips yang dibagikan pada acara Bango Masak Bersama, para ibu atau ayah yang ingin memasak sendiri sajian Idul Adha di rumah tak perlu khawatir lagi untuk takut gagal karena teknik dari para legenda kuliner dapat diterapkan dengan mudah.”

Acara dilanjut dengan memasak bersama, para undangan selain memperoleh pengetahuan mengolah sajiian kambing, langsung praktek memasak olahan kambing yang dipandu oleh para legenda kuliner. Dari KEB terbagi menjadi dua kelompok untuk memasak Gulai Kambing Betawi dengan paduan Kecap Bango. Resepnya begitu mudah dipraktekan dan hasilnya memuaskan.

HasilCookingClass

Bagi yang ingin mengakses tips dan resep sajian kambing ini, dapat diakses melalui website www.bango.co.id