Reportase mak Murtiyarini

Zona Main Rinso 1

Beberapa minggu menonton acara Zona Main Rinso yang ditayangkan Trans TV setiap hari Minggu pukul 08.00 Wib, membuat saya penasaran ingin melihat langsung syutingnya.  Zona Main Rinso merupakan acara games adu ketangkasan ibu dan anak. Pesertanya adalah mereka yang telah mengirimkan foto ke Rinso Indonesia untuk kemudian melalui serangkaian proses audisi.

Pada tanggal 11 Februari 2014, saya berkesempatan menyaksikan syuting Zona Main Rinso yang berlokasi di bumi perkemahan Cibubur. Siapa saja boleh ikut menjadi penonton, lho! Hari itu, Mama Wiwin dan anaknya, Rafi, akan tanding melawan Mama Sulastri dan Putriku Cerla. Kebetulan saya mengenal kedua tim tersebut. Jadi, nonton syuting sekalian kopdar.

Acara ini dipandu oleh host pasangan suami istri yang kompak yaitu, Arie Untung dan  Fenita. Saya suka banget dengan penampilan Fenita. Imut, sporty, dan cantik.  Selain itu, masing-masing tim yang bertanding ditemani oleh seorang bintang tamu. Bintang tamu berperan membantu tim, sekaligus mengganggu konsentrasi tim lawan.

Zona Main Rinso 2Zona Main Rinso 3

Dalam Zona Main Rinso ada 3 Zona Permainan yaitu : Jembatan Anti Noda, Labirin Jemuran, dan Lintasan Bonus Rinso.

Acara syuting dimulai.  Di setiap zona, para pemain diberi pengarahan terlebih dulu oleh kru Trans TV agar pengambilan gambar berjalan lancar.  Penonton berjajar rapi di pinggir area permainan. Tampaknya, yang semangat bukan hanya pemain, tapi penonton juga! Seru, sih! Padahal, hari panas terik, lho!

Zona Jembatan Anti Noda

Tantangan pertama, peserta harus mendengarkan pertanyaan host, lalu melewati Jembatan Anti Noda menuju ujung jembatan di mana terdapat huruf-huruf-huruf penyusun jawaban.  Namanya saja yang Jembatan Anti Noda, tapi sebenarnya jembatan itu penuh noda lumpur! Dan, hampir bisa dipastikan, di sini pemain tak bisa menolak untuk kecebur. Jembatan terbuat dari kayu, penyangganya hanya di bagian tengah sehingga jembatan bisa miring ke kanan atau ke kiri. Tepat di bawahnya adalah kolam lumpur. Jangan dikira gampang melewati jembatan ini. Selain susah untuk stabil, jembatan juga licin. Berbagai gaya dan strategi telah dicoba, tetapi tetap tidak mudah melaluinya.  Di zona ini ibu dan anak berlatih kekompakan, saling menyemangati, keseimbangan, dan strategi. Pemenang dihitung berdasarkan jumlah huruf yang berhasil diperoleh.

Hebatnya, walaupun bolak-balik kecebur lumpur, anak tetap saja semangat dan mau mencoba lagi dan lagi.  Enak ya, Dik, kecebur lumpur? Iya sih, saya juga jadi pengin nyoba sebenarnya. Sayang tidak bawa baju ganti *alesan

Zona Main Rinso 4Zona Main Rinso 5Zona Main Rinso 6Zona Main Rinso 7

Zona Labirin Jemuran

Zona kedua adalah Labirin Jemuran. Pada tantangan kali ini ibu ditawan dan diikat dengan rantai berkunci oleh Badut Noda dan disembunyikan di balik labirin-labirin kain.  Sementara, anak bertugas mencari kunci yang cocok yang berada di beberapa titik dalam labirin.

Walaupun terikat, ibu terus berteriak menyemangati anaknya yang tengah mencari kunci.  Kunci yang didapatkan tidak selalu sesuai. Itu artinya anak harus keliling lagi mencari hingga ketemu kunci yang tepat. Di sini anak belajar kecepatan, strategi menghemat waktu, dan kegigihan. Pemenang ditentukan berdasar waktu yang tersisa saat berhasil membuka pintu.

Agar rute pencarian kunci terekam baik, anak mengenakan kamera di kepalanya seperti yang tampak di foto di bawah ini. Seru, ya?

Zona Main Rinso 8Zona Main Rinso 9Zona Main Rinso 10Zona Main Rinso 11

Zona Lintasan Bonus

Ini adalah zona terakhir. Anak harus merayap melewati lintasan tali sambil meraih bendera sebanyak mungkin. Kemudian, anak berlari ke arah ibu agar ibu bisa mencuci pakaiannya yang kotor. Anak juga harus sigap mengganti pakaian dengan yang baru sebelum berlari lagi mencari bendera.  Demikian dilakukan berulang.  Pemenang dihitung dari jumlah baju yang berhasil dicuci oleh ibu dikalikan jumlah bendera yang berhasil didapatkan anak.

Di sini pemain belajar strategi, kecepatan, kecermatan, dan ketangkasan, termasuk ketangkasan mengganti baju dan mengenakan helm. Kalau buat ibu, kecepatan mencuci juga sangat menunjang. Baju harus dicuci hingga bersih sebelum dijemur.  Di sini jelas terlihat keampuhan Rinso membersihkan noda lumpur. Bayangkan, noda lumpur bias langsung hilang!

Zona Main Rinso 12Zona Main Rinso 13Zona Main Rinso 14Zona Main Rinso 15

Pada akhir acara, dihitung skor total dari ketiga zona untuk menentukan pemenang. Kebetulan yang saya lihat tadi adalah babak penyisihan pertama. Pemenangnya mendapatkan uang Rp5.000.000,00 dan melaju ke babak berikutnya. Yang kalah tetap mendapatkan hadiah berupa persediaan Rinso selama 1 tahun. Mantaaap, kan? Menang kalah tetap hepi! Karena yang didapat bukan hanya hadiah, tapi juga pengalaman berharga, kegembiraan, dan kekompakan ibu dan anak.

Usai nonton syuting Zona Main Rinso, saya jadi ingat anak-anak di rumah. Enggak lagi deh marah-marah kalau melihat baju mereka kotor sehabis main hujan, melukis, atau main masak-masakan.  Bermain itu menstimulasi kreativitas. Baju kotor bukan lagi penghalang. Benar bahwa selalu ada hikmah di balik kotor. Karena itu, jangan takut kotor karena berani kotor itu baik.

Acara Zona Main Rinso selain seru, juga bagus untuk tontonan keluarga. Jadi, jangan lewatkan tayangannya di Trans TV setiap hari Minggu pukul 08.00 pagi Wib. Masih ada beberapa babak semifinal dan babak final berikutnyaa. Hm, makin penasaran. Siapa yang akan memenangi total hadiah Rp100 juta dan liburan ke Bali?

Zona Main Rinso 16