Hola emak-emak kece senusantara! πŸ˜€

Setelah baca banyak artikel serupa, kali ini saya mau berbagi tentang tips optimasi Instagram. Memang sih followers saya di Instagram pun masih belum banyak. Ini juga sekaligus tips untuk diri sendiri deh jadinya. πŸ˜€

Kenapa Instagram? Karena sesuatu yang visual itu lebih menarik daripada teks. Itu sebabnya Instagram bisa booming sekali. A picture tells a thousand words kaaannn. Tapi kok udah Instagram-an bertahun-tahun, followers segitu-gitu aja? Apa yang salah? Itu pun yang sedang saya cari jawabannya hahahaha

Jadi, ini dia tipsΒ optimasi InstagramΒ dan ayo kita coba sama-sama. πŸ™‚

Set niche
Iya nih ternyata bukan blog aja yang butuh niche. Niche Instagram bisa spesifik sekali misal tentang makanan semua. Instagram makanan favorit saya itu @filipusverdi. Keren-keren kaann fotonya. Atau temanya kehidupan sehari-hari juga boleh, asal menarik dan layak untuk dibagi. Temen saya @feraoofera nichenya adalah bekal makan siang untuk suami ke kantor. Keceeee.

image2

image1

Saya sendiri set niche masih kacau balau hahahaha Soalnya kadang pengen upload foto di luar niche, duh problematika banget. Tapi yang jelas untuk ciri khas, sejak sekitar 6 bulan lalu, foto saya semuanya bentuknya lingkaran. Susah loh cari angle foto kece dalam lingkaran. Makanya isi IG saya banyaknya ilustrasi atau quotes hand lettering. πŸ˜€

Kekurangan Instagram bertema ini apa? Akunnya susah untuk ikutan kuis terutama yang minta diregram. :p Ya udah lah namanya rezeki bisa dari mana aja kan. Atau bikin akun khusus aja buat kuis di Instagram. πŸ™‚

Hanya upload foto yang bagus
β€œBagus” itu memang relatif sekali ya, tapi minimal usahakan selalu upload foto yang terang. Yang tidak ada noise. Tahu noise kan ya? Kalau di foto ada titik-titik hitam karena kurang cahaya, nah itu namanya noise. Siapalah yang mau lihat pemandangan butek seperti ituhhh?

Selain bagus, objeknya pun harus menarik dan enak dilihat. Pemandangan dan sunset di antara gedung nggak pernah gagal sih. Sarapan juga seru.

Edit dengan aplikasi
Yah sebagus-bagusnya kamera henpon ya, pasti ada yang bisa di-improve. Bahkan sesimpel brightness and contrast. Aplikasi editing foto favorit sejuta umat sih pastinya VSCOcam dan Snapseed ya. VSCOcam filter-filternya seru. Meskipun yang bagus banget memang berbayar sih. Snapseed cocok untuk atur brightness and contrast. Jelasinnya susah deh tapi dua aplikasi itu wajib banget menurutku untuk foto Instagram kita.

Foto pake DSLR lebih bagus lagi meskipun effort sih mindahin ke hpnya. Paling rekomen foto pake kamera mirrorless karena bisa langsung dikirim pake wifi ke hp. πŸ™‚

Pikirkan tone dan scheme
Ini kegalauan saya berikutnya. Soalnya saya anaknya gampang ganti mood. Padahal Instagram yang set spesifik tone-nya itu cantik-cantik banget. Jadi tentukan satu warna yang akan selalu ada di foto kita. Misal pink. Selalu ada sentuhan pink di foto.

image3

Tentukan juga color scheme/filternya. Mau vintage? Hazy? Colorful?

image4

image5

Optimalkan hashtag
Aku sendiri membatasi hashtag sampai sekita 5-6 ya karena nggak suka aja lihatnya kalau kebanyakan. Hahaha. Fungsi hashtag ini untuk kemudahan mencari. Jadi orang bisa dengan mudah nyari foto kita dengan hashtag tertentu. Sekarang Instagram udah canggih, dia bisa rekomendasikan hashtag dan seberapa banyak yang pakai. Misal ketik β€œ#dog” muncul berbagai rekomendasi mau dog apa? #dogofinstagram (yang lucu-lucu banget ituuhh)? Atau #dogsoftheday?

Interaksi
Semuanya bilang interaksi itu penting. Kalau ada yang nanya ya dibales. Pengalaman beberapa kali kalau ada yang komen di Instagram saya, saya jadinya kepo deh dia isi timeline Instagramnya apa aja sih? Kalau bagus ya langsung difollow. πŸ™‚

Konsisten dan rajin update
Ini yang tersulit karena usahanya nggak semudah nulis status di Facebook atau Twitter. Harus cari objek foto, di tempat terang, terus cari angle. Jepret puluhan kali *lebay*. Terus masih harus edit, masih harus berinteraksi. Susah ya? Ya emang nggak ada yang bilang gampang sih. Saya yakin kalau kita konsisten, maka followers akan datang dengan sendirinya. #fakirfollowers.

Instagram juga sekarang ngasih kemudahan dengan tidak mewajibkan foto kotak atau square crop lagi. Foto atau video landscape atau portrait pun bisa diupload tanpa harus di-crop.

*

Cuma mau seseruan di Instagram dan nggak nyari followers? Boleh banget! Follow @Instagram deh, setiap hari mereka featured Instagramers yang foto-fotonya keren. Tiap minggu adaaa aja yang saya follow dari featured content ini.

Jadi ayo Instagraman! Follow saya @annisast ya!

 

Annisa Steviani