Arisan Ilmu Surabaya: Etika Menulis dan Video Blogging – Langit Surabaya yang tidak begitu cerah tetap membawa semangat pada tim panitia Arisan Ilmu untuk bergegas ke lokasi acara untuk mempersiapkan segala sesuatunya. Lho, kok baru dipersiapkan pada hari H acara? Hmm… itulah sedikit kelebihan beberapa orang di KEB Chapter Surabaya. Semuanya bisa dilakukan tanpa perlu waktu berminggu-minggu. Tinggal menentukan waktu, semua insya Allah dapat terlaksana.

Lokasi Arisan Ilmu Surabaya pun dapat dengan mudah diperoleh berkat bantuan salah satu emak yang memang bekerja di instansi terkait. So, alam memang mendukung Arisan Ilmu Surabaya yang kedua ini terlaksana tepat di tanggal 14 Januari 2016 yang berlokasi di DiLo (Digital Lounge) TELKOM Ketintang, Surabaya.

Arisan Ilmu Surabaya: Etika Menulis dan Video Blogging

Mengenai ilmu yang akan di-share oleh kedua pemateri dalam Arisan Ilmu Surabaya memang terbilang bukan hal baru. Namun, tetap saja ilmu setiap waktu mengalami perkembangan sehingga sudah menjadi kewajiban setiap orang untuk mengulang kembali. Istilah dalam bahasa Arab sih disebut dengan muroja’ah. Apalagi dalam lingkungan emak-emak, mengulang itu penting karena kesibukan yang hampir 100% berkutat di urusan dapur-kantor (bagi yang bekerja) dapat mengikis sedikit demi sedikit ingatan.

 

Arisan Ilmu Surabaya: Etika Menulis dan Video Blogging

 

Namun, memulai materi tentu tidak akan pernah sah jika tidak didahului dengan sambutan, bukan? Dipandu MC yang super berpengalaman, Emak Eda a.k.a Nyonyabesar, Arisan Ilmu berlangsung jauh dari ketegangan, tetapi semua emak yang hadir tetap serius mendengarkan materi.

 

Materi I: Etika Menulis dan Dasar Jurnalistik oleh Bapak Dwi Eko Lokononto, Pemred situs beritajatim.com

Emak-emak Surabaya sangat beruntung. Mengapa saya mengatakan demikian? Karena pemateri satu ini membawakan materi etika menulis dan jurnalistik yang sangat jarang diperoleh secara cuma-cuma di luar sana. Bahkan jika pun ada yang gratis, dapat dipastikan pesertanya terbatas atau hanya untuk kalangan tertentu saja.

Nah, materi etika menulis dan jurnalistik dari Bapak Dwi ini pun sejatinya bukan ilmu baru. Hanya saja tentu ada sesuatu yang menjadi nilai lebih dari seorang pemimpin redaksi ketika menjelaskan tentang kaidah penulisan. Bahkan tidak jarang beliau mengundang tanya-jawab sehingga materi yang dibawakan mengalir dan tentunya emak tetap bisa santai.

 

Beliau menekankan bahwa tulisan harus benar-benar mengandung isi yang bermanfaat bagi pembacanya. Tentunya harus diperhatikan mulai dari pendahuluan, isi hingga bagian penutup tulisan. Semuanya harus saling berkaitan dan tidak mengaburkan inti permasalahan yang akan disampaikan. Khususnya bagi emak yang berprofesi sebagai blogger. Tulisan yang menarik, meskipun panjang, akan tetap diminati bahkan mampu membuat traffic semakin tinggi ketika mampu dikemas dengan baik.

Tidak terlewat pula etika menulis dan jurnalistik menjadi bahan diskusi yang alot, dan sesekali terdengar gelak tawa emak dan pemateri. Pak Dwi sendiri berpesan bahwa emak-emak harus tetap keep spirit dalam menulis. Tidak perlu khawatir atau terlalu takut dengan UU ITE yang seakan menjadi halangan untuk berkiprah di dunia jurnalistik, dalam hal ini online.

So, untuk memperoleh kemampuan dan etika menulis yang baik, bermanfaat dan pastinya menarik dibaca, perlu belajar dan usaha yang terus-menerus. Emak harus bisa.

 

Materi II: Video Blogging oleh Aya, Fotografer sekaligus Blogger Surabaya

Setelah melakukan istirahat sejenak, salat dan menikmati potlucks yang masing-masing dibawa peserta Arisan Ilmu Surabaya, saatnya masuk ke materi selanjutnya (materi kedua) oleh Miss Aya, begitu nama panggilan akrabnya. Beliau adalah emak wannabe yang sudah banyak pengalaman dalam dunia video dan fotografi.

Kesibukannya kini yang juga merangkap sebagai blogger menjadikan kemampuan dalam membuat video diaplikasikan ke dalam konten blog. Inilah yang sedang booming di kalangan blogger yaitu video blogging a.k.a Vlog.

 

Arisan Ilmu Surabaya: Etika Menulis dan Video Blogging

 

Diawali dengan perkenalan singkat tentang dirinya yang sehari-hari bisa ditemui di cewealpukat.com, materi diberikan dengan metode praktik. Yap, setelah melakukan instalasi software yang disarankan untuk membuat atau mengedit sebuah video, semua peserta diberikan kesempatan untuk langsung bertanya.

Miss Aya dengan sabarnya berkeliling di sekitar peserta Arisan Ilmu untuk melihat progress yang sedang dilakukan oleh emak-emak. Dan saya pun tidak mau tinggal diam dengan berusaha memahami soal video editing.  

Software yang direkomendasikan Miss Aya adalah Wondershare Filmora yang Alhamdulillah sedikit demi sedikit saya pun menjadi tahu dan sudah bisa mengedit video. Meskipun hasilnya tentu masih belum sempurna, semangat belajar tidak boleh padam. Apalagi saat ini vlog makin merambah dunia blogging sehingga mau tidak mau memang harus dipelajari.

Sebelum Miss Aya mondar-mandir mengajarkan langsung soal mengedit video atau gambar, beliau mengatakan bahwa hal terpenting yang dilakukan sebelum menghasilkan sebuah video adalah tema konten video yang akan dibuat. Manfaatnya seperti apa dan alurnya ingin bagaimana. Hal tersebut kemudian akan mengarahkan kita dalam bagaimana mengambil gambar objek yang akan tampil dalam video. Dan sentuhan terakhir adalah editing pastinya dengan menggunakan Filmora.

 

Berbagi Doorprize Hadirkan Senyum Bahagia

Setelah semua selesai, sesi yang tidak kalah serunya adalah pembagian doorprize. Alhamdulillah semua orang yang hadir dalam Arisan Ilmu Surabaya kali ini pulang tanpa tangan kosong. Semua membawa hadiah. Meskipun hadiahnya bukan berupa mobil mewah atau smartphone canggih, tetap saja senyum bahagia emak selalu merekah.

Acara Arisan Ilmu yang membahas mengenai etika menulis dan video blogging yang dimulai sejak pukul 10 pagi hingga menjelang sore ini tidak akan pernah terlupakan pastinya. Dapat ilmu, berbagi pengalaman selama ngeblog hingga membawa pulang makanan potluck, menyisakan indahnya kebersaman dan keberagaman emak-emak blogger wilayah Surabaya.

At least, Selamat Ulang Tahun KEB yang ke-5. Usia 5 tahun artinya sudah semakin pintar dalam memahami setiap lingkungan di sekitarnya. Semoga tetap eksis dan memberikan naungan kepada emak-emak blogger di mana pun berada.

 

 

ditulis oleh: Rahmah – www.chemistrahmah.com