ditulis oleh Handayani Abd. Widiatmoko – haniwidiatmoko.com

**

Gara-gara ngeblog saya baru tahu, bahwa kemarin, tanggal 27 Oktober 2016 adalah Hari Blogger Nasional. Senang menulis di blog, apakah saya otomatis bisa mendaulat sebagai blogger?

Saya punya beberapa blog sih, blog tentang musik dan murid piano jaman saya masih jadi guru piano. Blog tentang jalan-jalan bersama teman, dan keluarga ke beberapa kota cantik di Indonesia dan mancanegara. Blog pribadi yang isinya curhat dan sedikit cerita tentang kehidupan kampus. Setelah saya menulis buku, saya pun menuliskan suka-duka saya sebagai penulis dalam blog tersendiri.

Baru di tahun 2016, saya mencoba migrasi dari blog gratisan ke blog TDL. Rencana sih saya serius ngeblog, syukur-syukur tulisan saya di blog dilirik publik dan bisa menghasilkan cring-cring duit. Berbagai buku tentang sukses ngeblog saya telusuri kiat-kiatnya. Pelatihan melalui grup tertutup di FB pun saya jalani, supaya lebih faham lagi tentang ngeblog. Saya ikut juga beberapa komunitas blogger demi merasakan getar blogger dalam gaya penulisan saya.

Awalnya saya tidak ngeh, kenapa ya pada suatu saat, hampir semua blogger menuliskan tentang tema yang sama. Seringkali gaya penulisannya pun mirip. Saya baru sadar, bahwa para blogger tersebut ternyata sedang mengikuti lomba ngeblog dengan tema tertentu. Ya saya ikutan lah, meramaikan suasana. Tentu saja dengan tema-tema yang cocok dengan niche blog saya.

Belum pernah menang sih sampai sekarang. Bahkan ikutan giveaway pun belum pernah menang. Sesekali ada sih, saya mendapatkan fee dari mereview suatu produk jasa, atau hadir pada acara gathering blogger. Alhamdulillah…

Pernah pada suatu saat selama sebulan penuh saya menulis tiap hari, demi Alexa Rank saya turun. Turun sih, dari dua jutaan menjadi 400an. Itupun saya belum mengerti benar apa manfaat Alexa Rank, SEO, Page View bagi seorang blogger.

Menang, kalah, menghasilkan cicis atau tidak, bahkan komenpun tidak, tak masalah bagi saya. Karena ngeblog bagi saya adalah sharing kebaikan. Tentu saja tidak semua pembaca blog yang sempat mampir ke blog saya, bisa menangkap makna yang saya sampaikan.

Walaupun demikian melalui ngeblog saya mempunyai banyak teman, banyak yang jauh lebih muda malah. Teman-teman blogger inilah yang menyemangati saya tetap menulis blog.

Selamat Hari Blogger Nasional!