Penulis: Ummufardais

Seorang bayi memiliki beberapa sel otak yang biasa disebut sebagai neuron yang memiliki hubungan yang tetap  dengan sel yang lain sebelum ia lahir. Nah, beberapa sel otak ini kemudian mengendalikan denyut jantung, pernafasan,  dan refleks, sisanya menunggu untuk “dikaitkan”. Pada waktu usianya menginjak tiga tahun, otaknya telah membentuk 1000 triliun hubungan yang dimiliki oleh orang dewasa. Tapi tahukah kita, bahwa terkadang sel-sel yang telah tersambung itu kita “putuskan” lewat bentakan, teriakan, larangan..ahhhh!! saya sedang mengingatkan dan menasihati diri saya sendiri. Tidak! Saya sedang tidak ingin menghakimi para orangtua, siapalah saya yang juga kadang alpa ini,meski sudah membekali diri dengan ilmu, kadangpun mesti disentil olehNya supaya ingat kembali. Saya hanya ingin berbagi tentang beberapa permainan yang merangsang otak bayi (brain games) yang juga saya dapatkan dari sebuah buku dan sedang saya praktekkan pada putri kecil saya.

Menurut Jackie Silberg, dalam bukunya “Brain Games (Permainan Yang Merangsang Otak), Untuk bayi, satu & dua tahun”, “cara paling baik untuk mengembangkan hubungan otak bayi adalah menyediakan apa yang diperlukan oleh bayi, mulai dengan orang tua yang penuh pengertian dan orang yang mengasuh. Bayi dan anak yang baru belajar berjalan berkembang dengan baik dalam lingkungan yang menarik untuk dijajaki, yang aman, dan yang diisi dengan orang yang memberi tanggapan pada kebutuhan emosional dan intelektual mereka…” Jackie menuliskan beberapa permainan mulai dari bayi lahir hingga berusia 36 bulan. Saya tuliskan permainan mulai dari lahir hingga 3 bulan saja dahulu yaa, sisanya kita cicil (eeh, macam tukang kredit saya, nih ^,^” ). Hehehe, permainan untuk  bayi baru lahir hingga 3 bulan saja ada sekitar 15 permainan…baiklah, mari kita mulai!!

  • Dekap,dekap aku sayang kamu

Langkah-langkah: Gendong bayi dan timang-timang sambil bilang; “dekap,dekap, aku sayang kamu” saat mengucapkan kata “kamu” cium kepalanyakah, hidungnyakah, atau jari kakinya. Atau tidak perlu persis dengan tulisan ini, kalau saya suka main “peluk, peluk, sayang, muaah” sama si Afrin, nah bagian terakhir saya akhiri dengan menciumnya

Manfaat : Mengembangkan ikatan erat antara anda dan bayi anda. Riset menunjukkan semakin sering bayi dipeluk dia akan merasa aman dan mandiri setelah dia besar nanti.

  • Berbicara ala bayi

Langkah-langkah: Ucapkan kata-kata seperti “kamu benar-benar bayi yang manis” atau coba lihat jari-jari kaki yang mungil ini.” Bicaralah dengan nada dan intonasi yang “lucu dan menggemaskan” tapi tetap berbicara dengan bahasa yang fasih. Dekatkan bayi pada anda dan tatap langsung matanya.

Manfaat: Berbicara kepada bayi dapat membantu mengembangkan keterampilan berbahasa.

  • Musik yang menenangkan

Langkah-langkah: letakkan radio tape dekat bayi, pilih musik instrumen yang lembut. Kalau saya biasa saya putarkan mp3 tilawah al quran atau asmaul husna ESQ.

Manfaat: Dapat menenangkan bayi.

  • Peluk dan cium

Langkah-langkah: timang-timang bayi lalu nyanyikan lagu sambil nyanyikan sebuah lagu.

Manfaat: CARA menyentuh,memperlakukan dan mengasuh bayi dapat berpengaruh JANGKA PANJANG pada saat menjadi orang dewasa seperti apakah nanti.

  • Ke mana perginya?

Langkah-langkah: putar sambil katakan betapa cerahnya warna benda itu. Ketika bayi telah memperhatikan benda itu,perlahan-lahan gerakkan ke satu sisi, dan pastikan iya mengikuti gerakan dengan matanya.

Manfaat: karena beberapa bulan pertama sel-sel saraf penglihatan bayi telah terbentuk, maka sering-sering dilakukan akan membantu pertumbuhan kapasitas otak bayi anda.

  • Permainan giring-giring

Langkah-langkah: Bukaaan!!! Bukan Giring Nidji!! Itu loh, bu, mainan yang bisa bunyi kalo digoyang-goyangin,cara bermainnya kurang lebih seperti di atas sambil diiringi nyanyian, jangan nyanyi lagu Giring Nidji,lho, bu. Khawatir bayinya jingkrak-jingkrak 😀 Kalau kata buku,sih nyanyi lagu “Old MacDonald” tapi kalau ibu-ibu gak hafal, ngarang juga gak papa selama liriknya dapat dipertanggungjawabkan. (*eh, maaf, konyolnya kumat pas di tengah tulisan yang serius ini)

Manfaat : Kombinasi dari sesuatu yang dilihat dan suara akan mendorong bayi anda untuk membuat “hubungan tetap” ke organ berpikir dan emosional pada pengalaman awal.

  • Mengikuti tindakan

Langkah-langkah: Coba tunjukkan beberapa ekspresi wajah berbeda dan suara untuk mengembangkan penglihatan dan pendengaran bayi. Afrin bayi saya tertarik ketika saya pura-pura batuk, menguap atau bersin. Silahkan improvisasi mimik buka deh,bu. Gak usah takut jelek,ya

Manfaat: Bayi senang melihat wajah terutama orang-orang yang mereka cintai.

  • Ini jariku

Langkah-langkah: Letakkan bayi di pangkuan anda dan biarkan ia menggenggam jari anda sambil katakan “ini putriku yang hebat” atau “kamu kuat sekali”

Manfaat: Permainan ini akan  memperkuat tangan dan jari tangan bayi, sambil mengembangkan keterampilan melacak.

  • Pengalaman dengan indera

Langkah-langkah: Cobalah menggosok lengan bayi dengan sati, wool dan handuk, atau bawa ia mencium wangi bunga, jeruk, masakan ibu.

Manfaat: Akan memperluas kesadaran mengenai diri sendiri dan dunia.

  • Bengkokkan lutut itu

Langkah-langkah: Baringkan bayi, tarik dengan hati-hati kedua kakinya sampai lurus, kalau kakinya  sudah lurus, dengan lembut tepuk-tepuk telapak kakinya, jangan lupa sambil bernyanyi, berpuisipun boleh

Manfaat: Memperkuat otot bayi anda penting untuk merangkak dan berjalan di masa depan.

  • Bayang-bayang

Langkah-langkah: bayi suka melihat bayangan yang jatuh di dinding oleh lampu malam membuat bentuk yang menarik untuk diamati oleh bayi.

Manfaat: Merangsang penglihatan bayi akan membantu membuat kontak penglihatan.

  • Halo

Langkah-langkah: Ucapkan sajak berikut ini; “Halo-halo aku sangat menyayangimu, Halo,Halo, jari-jariku dapat menyentuhmu, Halo,halo, aku akan menyentuh hidung kecilmu (sambil sentuh hidung bayi), silahkan improvisasi yaa

Manfaat: Ketika bayi melihat wajah anda ia akan merasa damai dan tenang.

  • Permainan tanpa kata-kata

Langkah-langkah: Gendong bayi dekat dengan badan anda dan berjalanlah mengelilingi ruangan, lalu berhenti, tatap matanya, tersenyum dan gosok hidungnya, ulangi beberapa kali.

Manfaat: Memegang bayi anda dekat dengan anda akan mengembangkan kepastian kasih sayang yang diperlukannya untuk pertumbuhannya.

  • Nada yang berganti-ganti

Langkah-langkah: Cobalah menyanyi dengan nada tinggi, (gak perlu setara Celine Dion)dan kemudian ulangi dengan nada rendah, sember juga gak apa kok..lalu amati reaksi dari bayi Anda terhadap dua suara tersebut.

Manfaat: Menurut para peneliti otak,ketika bayi mendengar suara bernada tinggi (misalnya, seperti orangtua) denyutnya nadinya meningkat,menunjukkan  bahwa dia merasa aman dan gembira.

  • Permainan mengganti popok

Langkah-langkah: Bagaimana jika menggantungkan mainan di atas bayi hingga bisa ia nikmati selagi anda menggantikan popoknya, ia akan berusaha meraihnya, nah, ketika anda selesai memakaikan popok, angkat bayi dan biarkan tangannya menyentuhnya.

Manfaat: mengganti alas selalu merupakan tempat yang baik untuk mengembangkan keterampilan gerakan.

Alhamdulillah, itu dia permainan otak untuk bayi usia lahir hingga 3 bulan. Pola asuh bayi sangat berpengaruh pada pertumbuhannya kelak ketika ia dewasa. Jadi, jangan sekedar membelikan mainan saja, tapi bayi juga butuh stimulasi, ditemani, dipeluk dan diajak curhat, eh, diajak bermain.  Salam.

Sumber Tulisan : Jackie Silberg, “Brain Games (Permainan Yang Merangsang Otak)”