Hari Selasa lalu, saya berkesempatan hadir di acara Kampanye Edukasi Ayo Ganti Pakai Formula. Acara ini digagas oleh Formula Oral Care yang bertujuan agar masyarakat Indonesia memiliki gigi dan mulut yang lebih sehat.

Menurut data Riskesdas tahun 2013, sebanyak 72% masalah gigi adalah gigi berlubang. Angka yang cukup besar sekali yah. Lebih dari setengah masyarakat Indonesia yang mempunyai masalah dengan gigi berlubang. Tentu nya, banyak faktor yang menyebabkan gigi berlubang. Selain makanan sebagai penyebab utama gigi berlubang, pengetahuan yang kurang tepat dalam merawat kesehatan gigi dan mulut, sampai memilih pasta gigi dan sikat gigi.

Peneliti dari the University of Manchester menemukan lebih dari 200 juta bakteri pada bulu sikat gigi, termasuk bakteri E.coli dan Staphylococci. Menyeramkan bukan?

Prof. Dr. drg. Melanie S. Djamil selaku MBiomed FICD Lab BioCORE dari Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Trisakti atau yang biasa disapa Prof. Mel ini mengatakan “Bakteri sangat mudah dan cepat berkembang biak terutama pada sikat gigi karena kondisi nya lembab, terutama yang tidak terawat dan terlalu lama digunakan. Bakteri juga mudah berpindah dari sikat gigi ke tubuh manusia melalui rongga mulut dan kemudian menyebabkan timbulnya penyakit.”

Berdasarkan pada hal tersebut, ADA atau American Dental Association menganjurkan agar sikat gigi digunakan kurang dari 3 bulan. Data Nielsen tahun 2014 menyatakan bahwa rata-rata orang Indonesia mengganti sikat gigi yang dipakainya 1x dalam 10 bulan. WOW! Lama sekali yah 10 bulan baru diganti. Kalau saya dan keluarga, sudah terbiasa mengganti sikat gigi setiap bulan sekali. Bukan lebay lho yah, tapi saya dan keluarga amat tidak nyaman memakai sikat gigi yang sudah megar atau bulu nya sudah tidak karuan bentuknya.

Kemarin, Mba Yuna Eka Kristina selaku Head of Corporate and Marketing Communication OT Group mengatakan bahwa selama ini masyarakat belum tahu sikat gigi yang tepat. Selain sikat gigi, masyarakat pun belum semuanya tahu, bila pemilihan pasta gigi yang tepat itu adalah pasta gigi yang mampu melindungi gigi dari asam penyebab keropos.

Ditambahkan oleh Prof. Mel “pada dasarnya, sisa makanan di dalam mulut akan berubah menjadi asam dan gigi kita sangat rentan akan serangan asam. Jika gigi terpapar asam terus menerus, maka kalsium gigi akan mengeropos dan gigi cepat rusak. Oleh karenanya, sangat penting masyarakat menggunakan pasta gigi yang dapat melindungi dari serangan asam tersebut.”

Nah, kalo sudah begitu, kita harus pinter-pinter nih pilih sikat gigi dan pasta gigi di rumah.

Mengapa Formula? Karena sikat gigi Formula yang tersedia dalam berbagai pilihan dan dibuat dengan teknologi tinggi yang menghasilkan sikat dengan ujung bulu lembut (well rounded), ujung kepala sikat mengecil, serta gagang sikat yang nyaman dan mantap digenggam. Selain itu, Formula merupakan produk asli Indonesia lho. Formula sudah ada sejak tahun 1984. Hal ini tak lepas dari Komitmen Formula akan produk yang berstandar tinggi serta sesuai dengan kondisi gigi dan mulut masyarakat.

Dengan segala permasalahan gigi dan mulut yang dialami masyarakat inilah, Formula memiliki Pasta Gigi Formula Strong Protector yang mengandung System Protective Layer (SPL). SPL berfungsi untuk melapisi dan melindungi email gigi agar lebih tangguh dari serangan asam yang disebabkan bakteri. Formula Strong Protector memiliki Formulasi Duo Flouride (perlindungan dua kali lebih kuat) yang melindungi secara maksimal. Kalo mau tahu tentang kandungan SPL ini, Formula mengadakan sebuah uji coba kalsium dengan menggunakan cangkang telur (Eggsperimen) karena sama seperti gigi, kulit telur terdiri dari kalsium.

Gambar 1

Seperti terlihat di gambar atas, cangkang telur yang telah direndam oleh cairan cuka dan pasta gigi formula serta cangkang telur yang telah direndam oleh cairan cuka dengan pasta gigi merk lain. Terlihat kulit telur yang menggunakan pasta gigi merk lain, lebih cepat terkelupas bagian luarnya. Hal ini menandakan terlepasnya kalsium kulit telur. Sedangkan, kulit telur yang menggunakan cairan pasta gigi Formula Strong Protector tetap utuh.

Kampanye Edukasi ini juga sangat mendukung penurunan jumlah masalah gigi dan mulut di Indonesia dan hasilnya akan lebih maksimal bila tersampaikan dengan baik kepada seluruh masyarakat Indonesia terutama melalui keluarga dan anak-anak usia dini.

Gambar 2

Terima kasih Formula, sudah mengundang kami ke acara edukatif ini. Tentunya saya bisa menjelaskan tentang kesehatan gigi dan mulut ke keluarga saya dan pelan-pelan bisa menginfokan ke beberapa teman juga. 🙂

Gambar 3

Yeye