Instagram, seperti halnya Twitter, kini juga sudah menjadi media sosial yang sudah digunakan oleh para blogger untuk mendukung aktivitas dan performa blognya.

Sebagian blogger bahkan sudah mulai berani beriklan melalui Instagram untuk melejitkan traffic ke blognya Coba, Maks, siapa di sini yang sudah pernah mengiklankan blog melalui Instagram? Boleh lo, kalau mau berbagi cerita atau tip memasang iklan di Instagram. Siapa tahu ada Emaks lain yang tertarik untuk ikutan juga.

Nah, sekarang, mari kita ulik dari mulai profil Instagram kita yuk, Mak. Agar Instagram kita bisa mendukung performa dan aktivita ngeblog.

Sebenarnya, untuk apa sih kita harus melakukan optimasi profil Instagram, seperti halnya profil Twitter? Ya, sebenarnya sama saja dengan perlunya kita menerapkan SEO di blog kita, Maks. Yaitu:

  • Agar profil akun Instagram kita muncul di pencarian top post Instagram. Kan, kalau Emaks melakukan SEO, harapannya artikel Emaks ada di halaman pertama pencarian Google kan? Begitu juga dengan Instagram
  • Agar bisa mendapatkan banyak follower dan like. Yang perlu Emaks pahami adalah bahwa mesin pencarian Instagram tuh dilakukan berdasarkan user id dan user name.

Nah, dengan demikian, yakin deh. Kita perlu banget untuk melakukan optimasi profil Instagram ini.

Apa saja sih yang bisa kita lakukan untuk bisa melakukan optimasi profil Instagram ini? Ada beberapa langkah penting nih, Maks. Simak yah.

 

4 Langkah penting untuk optimasi profil Instagram

1. Sesuaikan user id dan user name

Ya, sesuaikan user id dan user name dengan branding yang sudah Emaks tetapkan untuk blog Emak. Misalnya: mom blogger, lifestyle blogger, food blogger, blogger Jakarta, blogger … apa lagi ya? Hihihi.

Yes, taruh kata kunci niche atau topik blog kita di bagian user id atau user name.

Makanya penting untuk bisa menemukan branding blog Emaks ya. Karena itu akan dipakai di semua akun media sosial.

Nah, kalau Emaks mau optimasi untuk olshop di Instagram, maka kata kunci produklah yang ditaruh di user id/name.

Jika user id nggak bisa diganti karena mungkin sudah menjadi branding, atau karena mengandung nama sendiri maka mungkin Emaks bisa mainkan kata kunci di user name.

 

2. User id harus sesuai dengan konten Instagram

Ini sih sudah pasti ya, Maks. Ya masa sih, user id/name bilangnya food blogger, yg diposting foto OOTD mulu.

Ya, enggak apa-apa juga sih, foto OOTD. Bagus kok, bukan berarti salah yaaa. Tapi persentasenya harus lebih banyak yang sesuai dengan user id/name ya.

Nah, di caption-caption juga sebaiknya mengandung kata kunci yang ada di user id/name tuh.

Ketika user id/name menggunakan kata kunci yang sesuai dengan konten/feed, maka peluang muncul di pencarian TOP POST pun lebih baik, Maks.

Jangan lupa, pilih user id/name yang mudah diingat ya!

 

3. Representasikan diri dalam bio

Seperti halnya di Twitter, bio kita di Instagram juga berperan penting, Maks. Emaks pengin dikenal sebagai siapa sih? Blogger apa? Blogger yang kayak gimana?

Tuliskanlah identitas Emaks sbg blogger itu dalam bio. Your bio is introduction.

Jadi, jangan sia-siakan dengan menuliskan hal-hal yang nggak jelas di bio ya! Please don’t write “blogger galau”, “blogger apa adanya”, “penulis baper”, dan sebagainya.

Please, tulislah yang bisa mempresentasikan diri Emaks secara profesional.

 

4. Foto profil

Nah, selanjutnya, kita ke foto profil.

Hampir sama dengan profil Twitter ya, Maks. Jika blog Emaks ada logonya, bagus juga untuk digunakan sebagai branding, Maks. Tapi kalau mau pakai foto diri Emaks, juga nggak masalah bangetsss.

Pilihlah foto yang berkualitas bagus, yang bisa merepresentasikan diri Emaks ya. Jangan pilih foto profil yg blur, terlalu gelap atau terlalu terang sampai bikin silau yak!

 

Nah, itu dia beberapa langkah penting yang perlu Emaks lakukan untuk melakukan optimasi profil Instagram. Nggak hanya agar akun Instagram kita bisa cepat ditemukan dalam TOP POST, tapi lebih ke branding kita sebagai blogger.

Yang punya tips tambahan, kuy, jangan malu-malu ditambahkan di kolom komen ya!