Emak sedang mempertimbangkan hewan apa yang kepengen dipelihara di rumah? That’s good, Mak. Memilih hewan peliharaan memang memiliki banyak efek positif yang kalo dijembrengin satu-satu, bisa jadi satu buku deh kayaknya.

Tapi harus diingat, Mak. Memelihara hewan peliharaan sesungguhnya tak hanya sekedar memberi makan dan minum. Ada tanggung jawab besar yang melekat di belakangnya. Memilih hewan peliharaan melibatkan komitmen dalam jangka waktu tertentu, bahkan bisa puluhan tahun. Setiap jenis hewan peliharaan memiliki kebutuhan dan karakter sendiri-sendiri. Please choose carefully.

Beberapa hal yang bisa emak pertimbangkan sebelum memilih hewan peliharaan :

  • Hewan peliharaan jenis apa yang cocok untuk rumah dan keluarga? Apakah emak dan keluarga tidak bermasalah dengan bulu binatang yang bertebaran di rumah?
  • Jika emak sudah atau akan memiliki anak, seberapa besar pengaruh hewan peliharaan tersebut terhadap anak-anak? Apakah anak-anak alergi dengan bulu binatang? Apakah hewan peliharaan yang dipilih aman bila berkumpul dengan anak-anak? Apakah anggota keluarga yang lain (seperti kakek, nenek, atau suami) tidak keberatan dengan adanya hewan peliharaan di rumah?
  • Jika emak masih menyewa rumah atau tinggal di apartment, apakah peraturan pemilik rumah dan apartment mengijinkan emak memelihara hewan peliharaan?
  • Apakah pekerjaan emak dan suami memungkinkan emak dan keluarga berpindah dari satu kota ke kota lain dalam satu dua tahun kedepan? Apakah memungkinkan membawa serta hewan peliharaan untuk pindah? Apakah emak dan keluarga sering bepergian dan menginap ke luar kota? Adakah yang bisa mengurus hewan peliharaan apabila emak dan keluarga pergi ke luar kota?
  • Seberapa besar rumah dan bagaimana lingkungan tempat tinggal emak? Apakah hewan yang akan dipelihara membutuhkan ruang gerak yang luas? Apakah tetangga dan lingkungan sekitar emak tidak keberatan dengan jenis hewan peliharaan emak?
  • Berapa besar dana yang bisa disisihkan per bulan untuk hewan peliharaan? Bukan hanya untuk membiayai makan saja, tetapi juga biaya perawatan medis.
  • Dan yang tak kalah penting, apa tujuan utama emak memelihara hewan peliharaan? Untuk teman agar rumah tidak terasa sepi? Untuk menjaga rumah? Untuk prestis? Atau untuk teman bermain anak-anak?

 

Ikan dan Aneka Hewan Air

Ikan dan aneka hewan air adalah binatang peliharaan yang tidak menuntut banyak interaksi dengan penghuni rumah lainnya. Emak tidak perlu meluangkan waktu untuk bermain dan berbicara dengan hewan peliharaan. Tapi tetap ya, emak dan keluarga harus meluangkan waktu untuk membersihkan kolam atau akuarium secara berkala. Beberapa hal yang harus diperhatikan ketika memilih ikan dan hewan air untuk dipelihara:

  • Ada hewan air yang lebih cocok tinggal di kolam, ada yang lebih sesuai tinggal di akuarium. Ada hewan yang membutuhkan ruang gerak yang luas, ada juga yang tidak. Seberapa luas tempat yang bisa mak sediakan di rumah untuk menaruh akuarium atau membuat kolam ikan?
  • Memelihara ikan air tawar bukan berarti lebih mudah dibanding memelihara ikan laut. Ada banyak jenis ikan yang membutuhkan system filtrasi yang intensif.
  • Apabila emak bermaksud menyatukan beberapa jenis ikan dalam 1 tempat, pastikan mereka memang terbiasa dan bisa hidup bersama. Jangan sampai ikan-ikan tersebut berebut makanan atau bahkan saling memakan! Uw serem!

Burung

Burung adalah hewan peliharaan yang relatif mudah untuk dipelihara. Suasana rumah akan terasa hangat dan ceria dengan merdunya suara burung di pagi hari. Beberapa hal yang harus diperhatikan untuk memelihara burung:

  • Semakin besar burung yang dipelihara, semakin besar kandang yang harus mak siapkan. Walaupun burung tersebut mungkin cukup dipasangi rantai dan pijakan berdiri, terkadang burung harus diberi kesempatan untuk terbang dan merenggangkan sayap, bukan?
  • Beberapa jenis burung memiliki waktu hidup yang lama. Bahkan bisa mencapai 50 tahun. Tapia ada juga burung yang usia hidup rata-ratanya hanya dua tahun. Pastikan emak bisa berkomitmen memelihara burung selama usia hidup rata-rata burung yang akan emak pelihara.
  • Ada jenis burung yang tidak nyaman hidup sendirian. Seperti lovebird contohnya. Emak harus mempertimbangan untuk mengisi kandang burung dengan minimal sepasang lovebird.
  • Walaupun relatif tidak membutuhkan perhatian khusus, emak harus meluangkan waktu setiap hari untuk memberi makan burung, memperhatikan kelembaban bulunya, bermain sebentar dengan burung peliharaan, atau bahkan berbicara dengan burung peliharaan.

Hewan Pengerat: Hamster, Marmut dan Tikus

Beberapa tahun yang lalu, hewan pengerat menjadi hewan yang ngetrend untuk dipelihara. Selain tingkahnya yang lucu dan pemeliharaannya yang tidak sulit, hewan pengerat juga tidak membutuhkan ruang yang luas. Mereka hanya perlu dilepas sesekali untuk bermain, menjelajah lingkungan baru, dan berinteraksi dengan anggota keluarga.  Selain itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan:

  • Hewan pengerat adalah hewan yang mudah dan cepat beranak pinak. Apakah emak sudah punya rencana, akan dikemanakan anak-anak hewan pengerat yang dilahirkan? Akankah dijual atau diberikan kepada teman? Kalau memang tidak ingin pusing dengan bayi-bayi tikus, ada baiknya pejantan dan betina tidak dikumpulkan dalam satu kandang.
  • Hamster termasuk jenis hewan yang ‘sadis’. Apabila tidak tersedia cukup makanan, hamster akan memangsa anaknya sendiri atau hamster yang lebih lemah. Tidak semua hamster welcome dengan sesama hamster baru. Awasilah hamster yang baru disatukan dalam satu kandang, atau hamster tersebut bisa saling gigit dan saling bunuh.
  • Lengkapi kandang mereka dengan aneka mainan, serbuk kayu, dan pasir halus.
  • Beberapa hewan pengerat cukup cerdas untuk dilatih melakukan trik dan instruksi sederhana seperti berdiri atau berguling. Awas, mereka juga bisa membuka kandang sendiri atau mencari pinjakan untuk meloncat keluar dari embernya!
  • Karena ukurannya yang kecil, mereka juga rapuh dan mudah cidera. Pelajari baik-baik bagaimana cara memegang hewan pengerat yang baik dan benar.

Anjing dan Kucing

Anjing dan kucing merupakan hewan peliharaan yang paling popular di dunia. Apabila emak bisa memelihara dan melatih anjing dan kucing dengan baik, mereka bisa menjadi sangat setia dan memberikan banyak benefit bagi emak dan keluarga. Beberapa hal yang harus emak perhatikan sebelum memelihara anjing atau kucing:

  • Emak dapat memelihara seekor anjing atau kucing saja. Tapi keduanya merupakan hewan social yang membutuhkan interaksi tinggi dengan sesamanya atu dengan manusia. Pastikan emak dan keluarga punya banyak waktu luang untuk bermain dan berkomunikasi dengan anjing atau kucing peliharaan.
  • Walaupun ada beberapa ras anjing/kucing yang klemar klemer dan nampaknya jarang bergerak, tapi semua anjing dan kucing membutuhkan ruang gerak baik di dalam rumah ataupun di luar rumah. Apakah halaman rumah emak cukup luas untuk anjing/kucing bermain di luar? Apakah emak punya waktu untuk mengajak mereka jalan-jalan secara rutin?
  • Tiap ras anjing memiliki karakter dan keunikan masing-masing. Baik dari segi ukuran tubuh, sifat dasar, dan cara perawatan. Pastikan emak sudah mengenal dan mempelajari ras anjing yang akan emak pelihara.

Reptil

Mak alergi bulu? Atau males ribet mengurus bulu hewan? Peliharalah reptil! Selain bebas bulu, warna-warna reptile indah dan eksotis untuk dipandang. Beberapa hal yang perlu kita perhatikan ketika memilih reptile untuk dipelihara adalah:

  • Pemeliharan reptile membutuhkan pengetahuan yang luas dari pemiliknya. Pelajari dahulu sifat dasar, pola dan kebutuhan makanan, dan cara beradaptasi reptile yang akan emak pelihara. Termasuk urusan perijinan untuk memelihara reptile-reptil dengan jenis langka.
  • Sebagian reptil adalah hewan karnivora atau omnivora. Ada beberapa reptile yang cukup diberi makan daging hewan yang bisa dibeli di supermarket, tapi ada juga reptile yang hanya mau memakan hewan hidup lain. Apakah emak bisa menyediakan makanan yang dibutuhkan oleh reptil?
  • Reptil adalah hewan berdarah dingin dan membutuhkan lingkungan yang hangat, tertutup, dan berukuran tertentu. Terkadang hal inilah yang menyebabkan biaya pemeliharaan reptil menjadi tidak murah.
  • Beberapa jenis reptile merupakan hewan yang berbahaya bagi manusia. Pelajarilah baik baik cara memelihara dan menghandel reptil. Sudah siapkah mak dengan resiko yang mungkin terjadi pada anggota keluarga dan hewan lain yang ada di rumah dengan memelihara reptil?

Nah, demikian sekilas gambaran dan pertimbangan dalam memilih hewan peliharaan. Intinya, memelihara hewan peliharaan jenis apapun membutuhkan komitmen untuk merawatnya sampai tutup usia. Jangan sampai karena salah memilih hewan peliharaan, emak akhirnya menjual atau membuang hewan peliharaan tersebut.

Tidak perlu khawatir dengan adanya banyak berita miring tentang hewan peliharaan yang membahayakan nyawa majikannya. Tidak ada yang namanya hewan peliharaan yang berbahaya, asalkan pemiliknya memiliki cukup pengetahuan tentang hewan peliharaan, bersedia dan tahu cara merawat dan membesarkan mereka dengan baik dan benar. Selamat memeliharan hewan peliharaan!

****

Memilih Hewan Peliharaan adalah post trigger #KEBloggingCollab kelompok Siti Nurbaya yang ditulis oleh Felyina.

Tulisan-tulisan Felyina yang lain dapat di baca di personal blognya:  http://www.felyina.com/