“Eh, kak jangan pegang pisaunya, biar saja Mama yang kerjain.”

Hayo Emaks, pada familiar nggak dengan kalimat gitu? Saya pernah beberapa kali mengucapkannya karena nggak pengin sesi masak jadi lama, juga takut nantinya jari si kakak bisa luka. Padahal, sebenarnya itu nggak masalah, kita saja yang terlalu parno.

Hal ini sudah umum terjadi di orang tua. Kadang kala, kegiatan kecil yang menurut orang tua berbahaya justru bisa membawa dampak positif bagi pengembangan diri anak di masa depan.

Lanjut lagi nih.

Sekarang, kita sebagai orang tua seolah berkompetisi dengan nilai-nilai akademis anak. Segala macam les pun dilakukan demi sebuah nilai. It’s fine selama anak menikmatinya. Tapi, yang menjadi masalah ada hal-hal kecil yang terlupakan.

Apa itu? Keterampilan hidup.

Keterampilan hidup ini didapatkan dari kehidupan sehari-hari. Gurunya? Ya, kita orang tua.

No, jangan anggap ini sebagai beban loh, maks. Tapi, jadikan ini motivasi karena bekal keterampilan hidup untuk anak ini akan sangat membantu mereka di masa sekarang juga masa depan. Mereka akan lebih terlatih dalam menghadapi masalah, bisa bertahan dalam situasi darurat.

Tapi, perlu diingat keterampilan hidup untuk anak ini nggak instan ya, Maks. Selalu ada proses yang mengikutinya. Yakin deh, anak-anak itu bakal excited ketika diajarin keterampilan hidup ini.

Inilah 9 keterampilan hidup dasar yang wajib dipelajari dan dilakukan oleh anak-anak.

  1. Memasak

keterampilan hidup anak

Memasak tak mengenal gender. Hal ini bisa dilakukan anak laki-laki maupun perempuan.

Sebagai orang tua, Emaks bisa meminta si kecil untuk membantu saat di dapur sebagai langkah awal. Bisa minta dia untuk mengambilkan gula, garam atau terigu. Secara bertahap Emaks akan melihat bahwa si kecil akan menikmati proses dan kegiatan memasak akan menjadi mudah baginya.

Secara langsung kegiatan ini mengajari bahwa makan masakan rumah lebih terjamin kebersihannya dan terjangkau kantong.

Keterampilan hidup ini akan sangat berguna ketika Emaks lagi keluar dan si kecil pengin makan sesuatu. Dia bisa memasak sendiri tanpa menunggu Emaks. Juga, penting banget ketika dia memutuskan untuk memilih pendidikan di luar kota yang jauh dari Emaks.

  1. Keterampilan bertahan hidup di alam terbuka

keterampilan hidup untuk anak2

Bawalah si kecil ke perkemahan untuk melatih keterampilan dasar hidup ini!

Perkemahan ini akan mengajarkan keterampilan dasar pada anak-anak bagaimana membangun tempat penampungan, memasak di atas api unggun, bergerak dengan aman di medan berbahaya dan lain sebagainya.

Keterampilan dasar ini akan membantu anak-anak membangun kepercayaan diri juga kemandirian. Dan di saat bersamaan si kecil akan mengalami petualangan yang menyenangkan.

  1. Dasar-dasar berkebun di rumah

keterampilan hidup anak3

Keterampilan hidup ini sering dilewatkan oleh para orang tua, berkebun.

Ini adalah keterampilan hidup yang mengajarkan si kecil untuk menghormati dan menghargai alam, juga menjadi mandiri jika diperlukan. Jadikan kebun belakang rumah atau depan rumah Emaks untuk melatih ketrampilan ini.

Anak-anak dapat belajar keterampilan dasar tentang bagaimana cuaca mempengaruhi tanaman, bagaimana benih berkecambah, bagaimana tukang kebun mengatasi masalah tanaman, memilih tanah yang baik dan lain sebagainya.

Agar lebih menyenangkan, Emaks bisa menamai tanaman atau pohon sesuai dengan nama si kecil dan lihatlah bagaimana mereka tumbuh bersama.

  1. Berenang

keterampilan hidup anak4

Ini adalah salah satu keterampilan yang mungkin tidak hanya akan menyelamatkan diri sendiri tapi juga orang lain.

Sekarang ini ada banyak les renang dengan harga terjangkau dan dilatih oleh pelatih profesional. Emaks bisa cari tahu melalui sodara, teman atau rekomendasi di google.

  1. Keterampilan pertolongan pertama saat kecelakaan

keterampilan hidup anak5

Cukup sering bukan anak-anak melukai diri sendiri saat bermain, jadi keterampilan dasar ini harus menjadi pelatihan prioritas tinggi bagi mereka. Si kecil harus belajar bagaimana menyelamatkan diri dan orang lain dari kecelakaan serta dalam keadaan darurat. Dan ajarkan dia juga bagaimana menggunakan alat-alat P3K.

  1. Mengatur keuangan

keterampilan hidup anak6

Masih kecil kok sudah diajari mengatur keuangan!

Eits, jangan anggap remeh keterampilan hidup yang ini, Maks. Justru dibiasakan dari kecil agar si kecil bisa tahu bahwa mengatur keuangan seperti menabung itu sangat baik bagi mereka.

Ajarkan mereka nilai uang dan bagaimana cara menyimpan uang untuk digunakan di masa depan. Bimbing mereka dalam menghitung berapa banyak uang yang dibutuhkan untuk digunakan dan berapa banyak untuk disimpan.

  1. Mencuci baju

keterampilan hidup anak7

Ini adalah keterampilan hidup yang harus dipelajari setiap anak pada usia dini.

Mencuci pakaian mereka sendiri akan sangat membantu untuk si kecil ketika dia melanjutkan studi ke sekolah atau perguruan tinggi. Anak-anak tidak hanya akan belajar bagaimana merawat pakaian mereka sendiri, tetapi mereka mungkin bisa menikmati kegiatan tersebut!

  1. Keterampilan melindungi diri

keterampilan hidup anak8

Emaks tak selamanya bersama-sama dengan si kecil sepanjang waktu untuk melindungi mereka bukan?

Jadi, mengapa Emaks tidak mengikutkan dia dalam kelas keterampilan bela diri, seperti karate? Pelajaran tersebut tidak hanya akan memungkinkan anak untuk mencegah setiap serangan tiba-tiba, itu juga akan membantu dalam pengembangan cara berpikirnya.

  1. Mengatur waktu

keterampilan hidup anak9

Emaks harus mulai mengajarkan si kecil bagaimana mengelola waktu sejak usia dini. Ajarkan dia untuk berpakaian tanpa bantuan, bersiap-siap sebelum sekolah dan menyelesaikan pekerjaan rumah dalam waktu tertentu. Saat dia tumbuh, dia akan tahu bagaimana mengelola waktu secara efisien.

Semoga 9 keterampilan hidup untuk anak-anak ini bisa membantu Emaks dalam mengembangkan kepribadian, kemandirian mereka. Nggak mesti loh anak disuruh nyuci tiap hari, tapi setidaknya mereka tahu cara menyuci seperti ini, menggunakan mesin cuci ada tombol-tombolnya.

Dan selalu ingat, Maks, bahwa semua ini tetap ada proses. Jadi, jangan patah semangat ya saat mengajarkan mereka.