Salah satu langkah penting dalam optimasi yang dikenal dengan SEO adalah link building. Nah, kali ini mari kita bahas khusus ya, Mak, supaya Emak bisa melakukannya dengan aman, tanpa waswas juga 🙂

Apa Itu Link Building?

Meningkatkan User Experience di Blog

Kalau menurut Wordstream, link building, simply put, is the process of getting other websites to link back to your website. Gampangannya nih, link building adalah proses untuk mendapatkan tautan kembali dari website lain ke situs (blog) kita.

Terus, kenapa sih, mesti ada usaha link building ini untuk mengoptimasi blog kita? Kan ngurusin artikel aja udah pusing, gitu kan ya? Mesti ada kata kunci, mesti perhatiin alt text gambarlah, apalah apalah … Hvft! Nambahin kerjaan aja!

Bener nggak, Mak?

Iya, memang. Link building ini merupakan salah satu langkah SEO Off page yang penting. Eh, sebentar. SEO Off page? Apa lagi tuh? Nah, sila baca lagi artikel yang sudah ditautkan ya 🙂

 

Apa Pentingnya Link Building?

Trik Link Building Aman untuk Meningkatkan Performa SEO Blog

Link building merupakan langkah penting dalam SEO, karena link atau tautan merupakan sinyal pada Google bahwa ada situs yang oke untuk dijadikan rujukan, atau referensi. Google menganggap, bahwa dengan banyaknya rujukan atau referensi tersebut berarti situs blog kita trustworthy, atau bisa dipercaya–isinya berkualitas, bermanfaat banget buat pengguna lain.

Gitu deh, gampangnya.

So, berarti kita harus dapatkan link atau tautan dari situs lain (yang sama sehatnya dengan situs kita), agar tingkat kepercayaan terhadap blog atau situs kita jadi naik. Dengan naiknya tingkat kepercayaan, maka kita bisa memiliki otoritas terhadap topik yang kita bahas di blog. Denga berotoritas, maka sudah pasti, Google juga percaya sama kita, pun akhirnya menempatkan blog kita di bagian atas hasil pencariannya. Dengan berada di atas daftar hasil pencarian, maka orang pun bisa datang ke blog kita dengan lebih lancar.

Nah, gitu deh, flow-nya, Mak. See, sekarang sudah paham ya, mengapa link building ini penting.

 

Gimana Cara Mendapatkan Link dari Situs Lain?

Tip Menulis Artikel Blog Bebas Plagiarisme

Ya, nggak mungkin juga kan, kita tahu-tahu dapet link aja gitu kan?

“Siapa elo?” 😆

Ya, makanya memang mesti ada usaha sih. Kapan hari, KEB sih pernah ada arisan link, atau collaborative post ya?Nah, itu sih bisa jadi salah satu usaha untuk bisa mendapatkan link atau tautan dari situs (blog) lain.

Tetapi, akan lebih baik jika kita juga harus mengusahakan untuk dapat tautan dari lebih banyak situs dong ya. Nggak cuma dari situ-situ aja. Istilahnya, ya nambah jaringan lagi, biar jangkauannya lebih luas. Kalau linknya loe lagi loe lagi, yah nggak bisa menambah kualitas juga sih pun kuantitas.

Well, link building ini memang agak tricky. Kalau kita enggak hati-hati, salah-salah kita malah mendapatkan link dari web yang kurang berkualitas, yang justru menjadi salah satu sebab menurunnya performa blog kita.

Nah, mengetahui situs mana yang kurang oke untuk “dititipin” tautan blog kita ini sendiri juga perlu kejelian dari kita juga, Mak. Berikut ada sedikit clue, di mana saja kita bisa mendapatkan backlink yang berkualitas.

Tempat untuk Mendapatkan Tautan demi Usaha Link Building yang Berkualitas

Apa yang Perlu Diketahui tentang Thin Content?

1. Forum QnA

Salah satunya di Quora Indonesia.

Yes, menautkan blog ke Quora ini bisa jadi salah satu langkah untuk mendapatkan link, Mak. Dan kabarnya link dari Quora itu dianggap berkualitas sama Google. Dan memang bisa banget kasih traffic, kalau memang kontennya pas.

Jadi, boleh dicoba ya. Nggak ada salahnya.

2. Guest blogging

Secara sederhana, guest posting atau guest blogging means writing and publishing an article on someone else’s website or blog. Artinya, menulis dan “menerbitkan” artikel di blog atau website lain.

Guest posting ini bermanfaat positif banget untuk blog kita sendiri. Jangan dikira, karena kita nggak menulis di blog sendiri lantas nggak ada manfaatnya. Justru besar banget pengaruhnya.

3. Google My Business

Siapa nih, yang belum pernah kenalan sama GMB, alias Google My Business ini nih? Atau malah baru tau sekarang, kalau ada makhluk bernama GMB ini?

Di algoritme Google yang terbaru, Google My Business ini akan sangat menentukan lo. Apalagi kalau kita memang punya bisnis offline. Harus banget diklaim laman Google My Business-nya. Ini tuh, kurang lebih ya, kayak Foursquare gitu lo, Mak, tapi milik Google, yang terintegrasi ke Google Map.

Untuk algoritme terbaru, yang menomorsatukan lokalitas, Google My Business ini juga menjadi faktor yang akan menentukan ranking pada hasil pencarian. So, buat yang belum ngeklaim Google My Business-nya, sila diklaim yak! Terus ya, diisi. Kita bisa kok, naruh link-link blog kita di GMB ini. Kurang lebih kek Google+ yang udah almarhum itu.

Dan kualitas tautan dari GMB ini cukup bagus, Mak. Apalagi kalau nanti bisa membuat orang menemukan bisnis offline kita juga. Wah, keren bats-lah.

4. Email

Email juga bisa menjadi tempat yang oke untuk menaruh tautan blog. Baik di Gmail, Yahoo, atau penyedia jasa surat elektronik lainnya pasti memfasilitasi hal ini.

Kita bisa membuat signature yang oke, meliputi salam dan nama kita, lalu diikuti dengan tautan blog. Meski mungkin tak langsung mendatangkan visitor, tapi lumayan untuk memperkuat branding.

Ada yang sudah menaruh link di email pribadi? Bagus! Lanjutkan! *halagh*

5. Profile

Kalau kita signup di media-media online mana saja, berupa apa saja, biasanya disediakan tautan website. Jangan sia-siakan kesempatan ini dengan membiarkannya kosong saja.

Taruhlah URL blog kita pada tempatnya.

Beberapa profil online yang bisa dikasih tautan ke blog antara lain Twitter, Facebook, Instagram, Pinterest, LinkedIn, dan sebagainya, bahkan di status WhatsApp pun bisa. Dan pastinya, kita bisa share artikel-artikel blog kita di media sosial, disertai link.

Well, meski sekarang share medsos ini nggak menjadi faktor peranking utama lagi, tapi lumayanlah untuk menjaring traffic ya, apalagi jika Emaks punya engagement yang kuat.

Paling enggak nih, kalau ada pembaca yang datang karena share link kita di medsos, terus dia merasa tertarik dan artikel kita dirasa bermanfaat, maka dia akan dengan senang hati ikut share pula di akunnya.

Lumayan banget kan?

Nah, itu dia beberapa tempat kita bisa mendapatkan backlink atau tautan balik demi link building yang berkualitas.

Terus, saya mau kasih reminder aja. Meski sudah saya beri clue di mana saja kita bisa meninggalkan tautan untuk link building ini, tetep kita harus hati-hati ya. Jangan meninggalkan tautan di situs yang dipenuhi konten-konten yang dilarang oleh Google. Misalnya saja, kita mau ngomen di suatu situs yang menerima iklan yang terlalu masif. Apalagi ternyata iklannya banyak yang iklan judi, atau pornografi. Akan lebih baik untuk tidak meninggalkan tautan di situs tersebut, Mak.

Demikian sedikit tip untuk melakukan link building dengan aman. Sampai ketemu lagi di artikel berikut ya!