Puisi

Puisi By On October 21, 2012

Graffiti Dan Senja

Penulis: Binta Almamba         Lengan bertato itu Tak akan pernah peduli dengan rengekan, Tangisan Apalagi cuma isakan… Bentakan seolah nyanyian pagi Dan tak ubah kicauan, Simaklah sebentar! “Serahkan penghasilan kalian sepanjang siang!” Sesungguhnya tembok retak dengan graffiti liar itu geram. Selalu saja menjadi saksi lakon senja yang buram.

Puisi By On September 20, 2012

Suatu Saat Nanti

Penulis: Lianny Hendrawati Masih terbayang, Badan mungilmu yang dulu selalu kugendong …. Jari jemari mungil yang dulu selalu erat kupegang, Kaki mungilmu yang dulu melangkah tertatih saat kau belajar berjalan … Kini semuanya tak nampak lagi …. Hari demi hari berlalu, Tahun demi tahun berjalan, Dan kau semakin bertambah besar … Suatu saat kau akan semakin dewasa, Gapailah mimpimu , Terbanglah…

Puisi By On August 12, 2012

Dum…dum…brak…

Kupersembahkan untuk saudaraku di Palestina   Penulis: Amma O’Chem Dum…dum…braak… Dum…dum…braak…   Suara mesiu lagi Terus dan terus   Jasad syahid dan syahidah bergelimpangan Entah kapan akan berhenti Semuanya karena kebiadaban Zionis Yahudi yang tak pernah punya hati   Palestina menjadi mendung Kelam oleh asap senjata Kacau oleh lalu lalang warga Bising oleh tangis tak henti   Dum…dum…braak… Entah kapan…

Puisi By On August 10, 2012

Ternyata, Hatiku Tak Bisa Berdusta

Penulis: Amma O’Chem   Mengalir begitu saja Menerawang begitu saja Semua rasa itu terus bertahta   Semuanya harus kuakui Engkau terlalu indah Lelaki yang mampu mengoyak pertahanan rasaku   Walau kini engkau beranjak pergi Walau mata tak akan lagi bersua Walau raga tak akan lagi engkau temui Aku tak pernah bisa berdusta   Aku terlalu menyayangimu Hatiku terlalu mencintaimu Hingga nyawakupun…

Puisi By On August 8, 2012

Cinta yang Membius

untuk dia yang tak pernah mengerti   Penulis: Amma O’Chem Semerbak harumnya bunga di taman Tak seharum perasaanku saat ini Seluas laut yang tercipta Tak seluas hati yang tersakiti   Cinta itu menyiksa Resah, gelisah yang tak berujung Tanpa arah dan kata Tanpa maaf dan asa   Cinta itu anugerah Senang, bahagia yang selalu bertepi Ketika harus terpisah raga   Cinta…

Puisi By On July 25, 2012

Jelaga Merah Muda

Sekedar cinta yang lirih. Dalam senandung yang bertahtakan serpihan rapuh. Setiakah embun pada pagi? Sungguh tak pernah tekontaminasi, Oleh erupsi paku bumi dan lidah api. Sekedar cinta yang berbuih. Dalam tarian ombak dan gravitasi bulan pada bumi. Setiakah pantai dengan kesejukan? Sungguh terkadang semua hanya basa-basi… Sekedar dramatisir dan puitisasi. … Jikapun setia itu harus terumpama jelaga pada api, Yang…

Puisi By On July 21, 2012

Sajak Benang Kapas

Ada sajak …. Dimana lembar rajutan benang kapas Menjadi sebuah bunga rampai Pelindung identitas Menjadi jendela kaca Bagi sang anggrek bulan Bahkan … Menjadi duri untuk sang mawar Sajak itu … Mengapa kini bersolek dengan zaman Zaman … Yang telah menghempasnya jadi orang Hingga kaca pun retak Bunga … tak lagi mutiara Gerai hitam rambut Lambai jilbab lembut Mengapa kini…

Puisi By On July 20, 2012

Password Pintu Surga

Rindu itu tak pernah basi Kuntum yang terus merekah … sempurna Saat masih ada bait-bait untuk cinta Ketika tasbih agungkan namanya Selalu terbaca Hawa … yang punya senyum kejora Tak hanya penghibur lelah Pun sahabat saat payah Sungguh … Ia hadiahkan malaikat kecil Pemanis yang sangat manis Perekat yang paling kuat Pelipur yang terlalu manjur Sungguh … Dunia semakin bersolek…

Puisi By On July 16, 2012

Nyanyian Jelang Tidur

Penat… Apa warna yang ku arsir. Pada dunia mungilku … Pada 24 jam putar roda waktu. Kepala berdenyut lirih, Aku tak punya sinar… Kala rinai hujan mulai reda. Sayang … aku bukan mentari. Yang mampu biaskan pelangi. Sendi-sendi linu…. Bahkan ku bukan embun. Yang sekedar menetes. Menyapa pagi. Kelopak mata akhirnya terpejam. Aku hanya Ibu. Yang coba jadi udara, Bagi…