Foto: Dok. Sary Melati

Foto: Dok. Sary Melati

 

Maira, anak perempuan saya yang paling kecil, akhir-akhir ini mulai senang bermain boneka. Setiap diajak berbelanja dan melihat ada boneka di salah satu rak toko, dia pasti minta untuk diambilkan. Untungnya dia gak pernah sampai menangis minta dibelikan boneka. Mungkin karena di rumah sudah ada banyak boneka. Jadi dia gak penasaran, hanya sekadar senang saja melihat boneka di rak toko.

Maira beruntung punya banyak boneka karena saya masih menyimpan boneka-boneka mainan kakak-kakak perempuannya dulu. Kondisinya masih bagus karena saya menyimpannya di kotak tertutup. Padahal jarak umur Maira dengan kakak perempuannya hampir 11 tahun loh ๐Ÿ˜€

Boneka termasuk mainan anak yang bisa bertahan cukup lama asalkan kita merawat dan menyimpannya dengan baik. Boneka juga sebaiknya rutin dicuci supaya debu dan kotoran yang menempel tidak menumpuk dan menjadi sarang kuman. Pernah memperhatikan gak, bagaimana anak-anak bermain dengan boneka? Biasanya boneka-boneka mainannya diperlakukan seperti teman sungguhannya. Diajak bicara, dipeluk bahkan dicium-cium. Padahal bisa jadi boneka kesayangan si kecil yang suka dipeluk dan dicium-ciuminya itu ternyata banyak kumannya dan mengancam kesehatannya *_*

Di lain waktu Maira juga senang bermain petak umpet. Bagi Maira tempat bersembunyi paling aman adalah di balik gorden. Sekilas gorden tidak terlihat kotor, tapi coba dilihat dengan seksama, debu dan kotoran menempel di mana-mana. Bisa dipastikan gorden jadi tempat bersarangnya kuman. Kalau tidak rajin dibersihkan, debu-debu gorden akan mengganggu kesehatan, terutama gangguan pernapasan.

Kuman bisa bersembunyi di mana saja. Apalagi kuman tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. Bulu boneka, lipatan-lipatan di badan boneka, hingga di balik lipatan gorden menjadi tempat ideal untuk kuman bersembunyi. Oleh sebab itu, penting sekali mencuci boneka mainan anak-anak dan gorden rumah secara berkala. Supaya boneka tidak cepat rusak dan kualitas gorden terjaga, sebaiknya perawatan boneka dan gorden disesuaikan dengan petunjuk di label atau kemasannya.

Mau tau tips mencuci boneka dan gorden ala saya? Yuk, dibaca, Mak. Siapa tau bermanfaat untuk emak-emak yang ingin mencuci boneka kesayangan si kecil ๐Ÿ™‚

  • Pisahkan boneka yang akan dicuci sesuai petunjuk cara mencuci atau perawatannya. Ada boneka yang boleh dicuci menggunakan mesin, ada juga yang harus dicuci manual pakai tangan. Boneka juga sebaiknya dicuci sendiri, terpisah dari pakaian.
  • Sebelum dicuci, boneka direndam air hangat dan detergen secukupnya. Boneka yang dicuci menggunakan mesin sebaiknya dimasukkan ke dalam kantong cuci supaya bentuknya tidak rusak. Kalau gak punya kantong cuci, bisa dibungkus pakai sarung bantal yang bersih.
  • Bilas boneka yang sudah bersih dengan air mengalir supaya sisa-sisa detergennya hilang. Setelah bersih dari detergen, biasanya boneka saya rendam lagi dengan campuran air dan Dettol Antiseptik Cair. Kenapa pakai Dettol? Karena Dettol berfungsi untuk membunuh kuman-kuman penyebab penyakit yang tersembunyi di badan boneka. Sedangkan bila mencuci menggunakan mesin cuci, Dettol Antiseptik Cair dicampur pada air bilasan terakhir supaya boneka benar-benar bersih dan #100PersenYakin bebas kuman.
  • Umumnya boneka tidak boleh dikeringkan dengan mesin cuci karena bisa mengubah bentuk boneka. Jadi cukup diangin-anginkan saja. Jangan terkena sinar matahari langsung supaya warna boneka tidak pudar.
  • Setelah boneka benar-benar kering, boneka bisa digunakan si kecil lagi untuk bermain. Apabila ingin disimpan, masukkan ke dalam kantong plastik bersih, tutup rapat dan simpan di dalam kotak tertutup.

 

Cara mencuci dan merawat gorden juga membutuhkan perhatian lebih, lho, Mak. Mencuci gorden sebaiknya dilakukan 3 bulan sekali. Nah, untuk membantu Mak di rumah mencuci gorden, ย saya siapkan juga tipsnya. Disimak, ya, Mak ^_^

 

  • Sebelum melakukan pencucian, perhatikan petunjuk di labelnya karena ada beberapa gorden yang hanya dicuci menggunakan dry cleaning, seperti gorden dari bahan woll, sutra, dan rayon.
  • Khusus gorden model lipit-lipit, sebelum dicuci, periksa dulu kawat-kawat yang masih melekat supaya tidak karatan. Kawat berkarat ini dapat merusak penampilan kain gorden.
  • Bersihkan debu dan kotoran yang menempel pada gorden menggunakan vacum cleaner, kain basah atau kemoceng. Perhatikan bagian-bagian yang banyak debu terutama bagian lipitan kain. Supaya lebih mudah saat membersihkan, posisikan gorden dalam keadaan menggantung supaya debu dan kotoran yang menempel mudah jatuh ke bawah.
  • Biasanya kain gorden berukuran besar dan memiliki tekstur kain yang tebal. Jika mencuci menggunakan mesin, usahakan kapasitas mesin memadai. Jangan sampai akibat kelebihan muatan, mesin cuci tidak bisa bekerja sempurna.
  • Bila mencuci dengan tangan kucek dengan hati-hati. Kucek kain gorden dengan lembut dan halus.
  • Saat pembilasan lakukan sebanyak 3 kali agar sisa detergen hilang dan debu yang menempel terbuang bersama air. Pada bilasan terakhir, biasanya gorden saya rendam dulu mengunakan air yang sudah dicampur menggunakan Dettol Antiseptik Cair. Penggunaan antiseptik pada cucian membantu membunuh kuman penyebab penyakit yang sering menempel di balik lipitan gorden sehingga gorden menjadi bersih dan bebas kuman.
  • Saat menjemur gorden hindari di bawah sinar matahari langsung supaya warna gorden tidak rusak. Cukup di angin-angin dan digantung menggunakan penjepit jemuran.

Untuk mencegah menyebarnya kuman pada boneka dan gorden, jangan lupa tambahkan Dettol Antiseptik Cair, ya, Mak, supaya si kecil bebas bermain dan #100PersenYakin bebas kuman. Penambahan cairan antiseptik pada cucian dapat menghambat pertumbuhan kuman sehingga ย kesehatan keluarga selalu terjaga.

Nah, Mak, gimana, udah mau siap-siap mencuci boneka kesayangan si kecil dan gorden di rumah? ^_^