Tips Mengamankan Device-Device Di Rumah Yang Terhubung Ke Internet

Sekarang ini zamannya IoT, Internet of Things, yaitu semua hal dihubungkan melalui jaringan internet. Apa saja yang bisa terhubung ke internet? Banyak! Menurut data, saat ini ada 6,4 juta jenis barang yang memanfaat IoT. Sebut saja telepon,tontonan televisi, film bioskop, pekerjaan dan masih banyak lagi.

Internet memang memudahkan dalam banyak hal. Semua device terhubung satu sama lain, memudahkan kita beraktivitas, bekerja, berkomunikasi dan bersosialisasi. Namun ibarat dua sisi mata uang, internet juga membawa efek negatif, yaitu semakin terbukanya kemungkinan hacking atau pembajakan.

Seorang hacker yang berhasil “masuk” ke jaringan sistem IoT kita bisa melakukan berbagai hal negatif, di antaranya menebar virus, atau mengawasi semua kegiatan kita untuk kemudian melakukan niat jahat.

Pernah ada berita kalau Mark Zuckerberg menutup kamera laptopnya dengan selotip. Beberapa pihak berpendapat, itu dilakukan Mark untuk menangkal hacker yang mungkin memasuki sistem internetnya.

Lalu apa yang bisa kita lakukan untuk mengamankan device-device kita di rumah dari berbagai serangan tersebut?

 

Tips Mengamankan Device-Device Di Rumah Yang Terhubung Ke Internet

1.  Identifikasi device apa saja yg terhubung dengan internet

Ini penting ya, karena kalau kita tidak tahu apa saja yang terhubung dengan internet, ya bagaimana kita bisa tahu cara mengamankannya kan? Device apa saja yang biasanya terhubung ke internet? Coba ya, di-list: laptop, tablet, smartphone, printer, televisi, games console, media player, apakah menggunakan internet? Apalagi device yang ada kamera dan mikrofonnya. Penting sekali untuk mesti dicek.

2. Amankan password

Kalau semua terhubung ke modem/router, pastikan passwordnya strong/kuat. Syarat keamanan password itu adalah terdiri atas kombinasi huruf, angka, dan simbol. Biasanya standar password terdiri atas 8 karakter atau lebih. Buatlah yang sedikit rumit. Jangan lupa juga, untuk mengganti password secara berkala.

3. Hati-hati dengan Wifi di  tempat umum

Kadang kita suka berburu Wifi gratisan. It’s ok. Hanya saja perlu waspada, terutama kalau Wifinya bebas, tidak pakai dipassword. Saat kita sedang buka email lalu ada hacker yang berbagi jaringan wifi sama kita di situ, bisa saja mereka ikutan akses email kita dan menggunakan email kita untuk kepentingan pribadinya yang merugikan kita, si pemilik email. Jadi,  pastikan keamanannya kalau menggunakan Wifi gratisan. Sebaiknya pilih tempat yang menyediakan wifi dengan password.

4. Backup data

Back up data yang ada di smartphone dan laptop sangat penting. Sehingga ketika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, kita tidak langsung kehilangan semua data. Untuk merek-merek device tertentu, ada fasilitas tracker untuk mengecek lokasi ketika kita kehilangan device tersebut, sekaligus backup data dan fasilitas password. Manfaatkan ini sebaik-baiknya.

5. Buat network terpisah untuk jenis-jenis device yang berbeda.

Beberapa merek router memungkinkan kita untuk membuat beberapa network yang berbeda untuk disambungkan ke device-device yang berbeda pula. Apa sih gunanya? Gunanya untuk cadangan, semisal ada hacker nakal yang bisa masuk ke salah satu network, masih ada network lain yg masih safe.

6. Install Firewall

Biasanya, firewall langsung terinstall begitu kita mengisikan operating system. Tapi seumpama belum, maka installah firewallnya.

7. Rajin update

Update apps/software biasanya juga menjadi salah satu jalan untuk memperkuat keamanan. Jadi, jangan malas update yah, kalau memang sudah jadwal update. Aturlah supaya bisa auto-update kalau memang tersedia fasilitasnya. Poin Ini berlaku untuk semua device yang terkoneksi ke Internet.

8. Disconnect kalau sedang tidak dipakai 

Saat sedang tidak pakai internet, lebih baik router dan wifi dimatikan.

9. Setting security device

Cek semua device yang terhubung ke internet dan atur setting fitur keamanannya.

10. Ajarkan pada anak-anak.

Anak-anak generasi X dan Alfa lahir bersama teknologi dan internet. Mereka tak terpisahkan dengan teknologi dan internet. Jadi, jangan jauhkan internet dari mereka, tetapi kita harus sharing dengan mereka mengenai baik buruk internet, agar mereka bisa mempertanggungjawabkan apa pun yg mereka lakukan dengan internet.

Sebagai orang tua, kitalah yang bertanggung jawab atas apa pun yg terjadi pada anak-anak kita. Dampingilah setiap kali anak-anak beraktivitas di dunia maya, berikan pengertian betapa pentingnya melindungi diri sendiri (termasuk personal information kita) di dunia virtual.

 

Nah itu tadi tips mengamankan device-device di rumah yang terhubung ke internet. Safe browsing, Mak!