Pernah enggak mendapati si Kecil menolong temannya atau adiknya, tapi sambil menertawakannya? Misalnya, ketika adik terjatuh karena kaki mungilnya tersandung buku, lalu si kakak yang baru berusia  4 tahun menolongnya sambil tertawa. Ekspresi tawanya begitu lepas, sementara adiknya menangis keras karena kaget dan kesakitan. Lalu apa yang  Emak lakukan melihat adegan ini? Memarahi karena merasa kesalkah? Atau memberi Stimulasi si Kecil?

Kita pasti kesal sekali melihat tingkah si Kecil terhadap adiknya, dan memarahi. Menganggap si Kecil tidak sayang dengan adiknya. Tapi benarkah apa yang Emak pikirkan dan lakukan terhadap si Kecil yang sudah menolong adiknya,  meski sambil menertawakannya?

 

Stimulasi si Kecil Agar Memiliki Tanggap yang Lengkap

 

Stimulasi si Kecil Agar Memiliki Tanggap yang Lengkap

Mari kita sama-sama mencari tahu agar tidak salah dalam mengadapi dan mendidik si Kecil ya, Mak. Kebetulan Makmin hadir di acara Bebeclub Family Date bareng Rumah Dandelion, Jumat-1 Agustus 2019. Dalam acara Family Date ini membahas tentang bagaimana cara melatih kecerdasan emosional anak yang bisa mendorong atau menumbuhkan daya pikir dan IQ-nya.

Betul enggak sih, Mak. Kalau selama ini sebagai orangtua kebanyakan lebih fokus mempermasalahkan, bagaimana agar anak memiliki IQ yang tinggi? Sehingga IQ menjadi ukuran kecerdasan seorang anak, sampai berbagai stimulasi dilakukan agar IQ anak berkembang dengan baik. Anak dapat berprestasi secara akademik di sekolahnya.

Akibatnya kecerdasan emosional jarang mendapat sorotan, dan otomatis jarang distimulasi. Karenanya kadanng anak cerdas, tapi kurang empati. Padahal kecerdasan emosional itu sangat penting karena mendukung kecerdasan daya pikir dan IQ loh, Mak. Ini dikatakan langsung oleh Psikologi dari Rumah Dandelion, Binky Paramitha Iskandar, M.Psi yang menjadi salah satu narasumber dalam Bebeclub Family Date.

 

Stimulasi si Kecil Agar Memiliki Tanggap yang Lengkap

Contoh kecil aja deh, Mak. Ketika anak dapat nilai matematika 5, biasanya orangtua sibuk mengececk kesalahannya dan sibuk mencari tempat les Tetapi ketika seorang anak kurang empati kepada adiknya, kalau nggak di’sounding supaya tidak melakukan lagi, ya kadang dimarahi. Secara tidak sadar tindakan ini justru mengabaikan kecerdasan emosional seorang anak. Duh, Makmin juga jadi banyak pelajar dapat mendidik anak yang tepat.

Bagaimana Menstimulasi Kecerdasan Emosional si Kecil untuk Mendukung Daya Pikirnya?

Berikut ini Stimulasi tepat untuk jadikan si Kecil tanggap yang lengkap :

Anak usia 1-2 tahun

  1. Dapat tertular emosi orang lain (menangis kalau ada anak lain menangis, ikut rewel ketika ibu sedang tidak tenang)
  2. Secara umum belum terdorong membantu oranglain, kecuali mendapat instruksi yang jelas.
  3. Usia 1 tahun mengamati dan meniru ekspresi oranglain.

Stimulasi si Kecil: Ajak si Kecil mencocokan reaksi yang tepat di situasi sulit, seperti ketika melihat adik menangis karena lapar, apa yang  bisa dibantu (tunjukkan gambar susu, bola, dan Ibu)

Anak usia  3-4 tahun

  1. Dapat menguatkan antara emosi yang muncul dan apa yang menyebabkannya. Contoh: “Adik senang dengan kado”
  2. Mulai ada keinginan membantu dan menenangkan, tanpa perlu diminta
  3. Lebih mudah empati bila situasinya familiar dan pernah mengalami hal yang sama.
  4. Mulai dapat melihat dari sudut pandang oranglain, namun masih perlu bimbingan untuk menampilkan respon yang sesuai. Contoh : membantu teman yang terjatuh tapi menertawakan.

Stimulasi si Kecil : Diskusikan dengan si Kecil, perasaan tokoh dengan gambar  seorang anak sedang sedih dan ditertawakan teman-temannya.

Anak usia 5-6 tahun

  1. Mampu bercerita tentang pengalaman dan perasaannya.
  2. Mampu memahami bahwa apa yang dirasakan orang lain bisa berbeda dari dirinya.
  3. Mampu membaca perasaan orang lain melalui bahasa tubuh ekspresi wajah, dan perilaku oranglain.

4, Mampu memikirkan solusi apa yang harus dilakukan, untuk situasi yang familiar.

Stimulasi si Kecil : Ajak anak untuk melakukan, misalnya memberi sarapan pagi ke petugas tol, mengajak main anak yang terlihat sendirian di taman, mengirimkan donasi mainan/buku yang ia miliki untuk anak kurang mampu.

Anak usia 6 tahun ke atas :

  1. Semakin terampil dalam membaca situasi dan mencari solusi yang tepat, menyesuaikan antara kemampuan yang ia miliki dan kebutuhan orang yang butuh bantuan.
  2. Semakin menunjukkan keperdulian sosial dan berinisiatif membantu.

Stimulasi si Kecil : Libatkan si Kecil dalam kegiatan sosial,  hal ini mendorong inisiatif anak dalam membantu orang lain, bisa dengan melibatkan anak dalam membuat proyek sosial keluarga.

 

Tanggap yang Lengkap

 

Tanggap yang Lengkap

 

Tanggap yang Lengkap

 

Nah, jadi paham, kan kenapa si Kecil menolong adiknya, tapi sambil menertawakannya. Karena  anak usia 4 tahun masih masih membutuhkan bimbingan untuk menampilkan respon yang sesuai, bukan karena tidak sayang kepada adiknya. Jadi salah kalau kita memarahinya ya, Makmin juga baru paham setelah menyimak uraian Mba Binky.

 

Tanggap yang Lengkap

 

Oya, sebenarnya Bebeclub Family Date ini merupakan satu rangkaian dengan kegiatan sebelumnya, yaitu Kulwap  bersama Mba Binky dan talkshow live di Facebook Bebeclub seperti yang sudah Makmin infokan waktu itu.  Dan, di Family Date ini dipraktekan langsung oleh anak-anak agar rasa empati tumbuh di hati mereka, dengan menjadi koki cilik yang membantu Chef yang sedang sakit. Yang diawali dari dongeng, memang kecerdasan EQ dan IQ ini sebaiknya distimulasi dengan cara yang menyenangkan seperti bermain atau lewat permainan, mendongeng

Makmin sampai terharu melihat anak-anak yang ternyata memiliki empati yang bagus, tinggal kita menstimulasinya. Karena sebenarnya semua anak terlahir dengan akal dan hati, sehingga semua anak terlahir dengan banyak potensial. Tapi tentu saja untuk mendukung semua itu anak-anak butuh nutrisi spesifik.

 

Tanggap yang Lengkap

Nutrisi spesifik penting, antara lain:

  1. Prebiotik : Didapat dari vit A, D Mineral Zat Besi, Seng & SERAT seperti Inulin, fructo-oligosaccharide (FOS), Galacto-oligosaccharride (GOS)
  2. Asam Lemak & Asam Amino Esensial : Asam Lemak Esensial khususnya dari kelompok Omega3 (seperti ALA, EPA, DHA) kelompok omega (seperti Asam linoleat).

Salah satu asupan yang mendukung kebutuhan nutrisi tersebut seperti susu, dan Bebelac HiQ-EQ+ ini memiliki kandungan Omega 3, Omega 6 yang lebih tinggi dibanding formula sebelumnya loh. Juga mengandung FOS : GOS 1 : 9, 13 vitamin dan 7 mineral fish oil.

Semoga dengan memberi nutrisi yang cukup, dan menstimulasi si Kecil sesuai dengan usianya, si Kecil bisa memiliki prilaku yang prososial ya, yakni aksi hebat si Kecil ketika membantu oranglain tanpa pamrih:

  1. Menolong : Orang lain yang membutuhkan bantuan, baik itu anggota keluarga, teman, ataupun orang asing.
  2. Berbagi : Memberikan sebagian yang dimiliki agar orang lain yang tidak punya atau kekurangan bisa mendapat pengalaman yang sama.
  3. Bekerja sama : Bahu membahu dengan orang lain untuk mencapai 1 tujuan tertentu.

Nah, ketika rasa perdulinya terbentuk, kemampuan berpikirnya pun akan terasa dengan membantu orang tersebut. Moga sharing Makmin bermanfaat ya. Jangan lupa download flashcard tumbuh kembang di website bebeclub.co.id yang nantinya bisa Emak praktekkan di rumah bersama si Kecil untuk membantu stimulasinya.