Hola Maks, ada yang punya anak berusia 9 tahun ke atas dan mulai bertanya-tanya tentang masalah pubertas dan menstruasi?  Bagaimana menjelaskannya kepada buah hati tercinta, baik itu anak perempuan atau pun anak laki-laki. Atau merasa tabu untuk membicarakan menstruasi, pubertas dan masalah terkait seksual lainnya?  Ketika anak bertanya tentang menstruasi, apa yang harus dilakukan orang tua?

Apa yang Harus Dilakukan Saat Anak Bertanya Tentang Menstruasi

Menjelang pubertas, anak yang berusia 9 sampai 10 tahun ke atas, akan sering menghujani orang tuanya dengan berbagai pertanyaan yang terkait dengan tumbuh kembangnya dari anak kecil menuju pra remaja lalu remaja. Pertanyaan biasanya seputar perubahan pada tubuhnya dan organ reproduksi.

Mengapa anak perempuan berbeda dengan anak laki-laki. Mengapa anak perempuan mengalami haid atau menstruasi, sementara laki-laki tidak. Bagaimana perempuan bisa hamil dan melahirkan. Mengapa perempuan harus benar-benar menjaga kesehatan tubuhnya. Dan masih banyak lagi pertanyaan yang harus dijawab dengan sebenar-benarnya, jangan ditutup-tutupi atau tabu untuk membicarakannya.

Sebenarnya, di sekolah, pada kelas IV atau kelas V SD, guru kelas sudah mulai memperkenalkan murid-murid pada pelajaran mengenai tubuh manusia.  Dan kalau sekolah yang menganggap pembicaraan mengenai  pubertas dan organ reproduksi bukan hal yang tabu untuk dibicarakan, dipastikan akan melakukan diskusi masalah tersebut, tentunya dengan kalimat-kalimat yang mudah dipahami.

Tapi orang tua tidak boleh lepas tangan begitu saja menyerahkan kepada sekolah. Belum tentu konsep menjelaskan hal tersebut tidak sama antara sekolah dan orang tua. Bagaimana pun, orang tualah yang harus dan wajib memberitahukan tentang masalah organ reproduksi dan masalah puberitas.

Hal-hal yang harus dilakukan orang tua ketika anak bertanya tentang menstruasi;

  1. Pastikan orang tua memiliki pengetahuan atau materi tentang pubertas yang bisa didapat dari membaca buku, browsing di internet,  agar tidak bingung atau gelagapan mendapat pertanyaan yang bertubi-tubi.
  2. Sekadar saran,  ada baiknya anak diperkenalkan sejak dini tentang perbedaan laki-laki dan perempuan juga masalah pubertas, pada usia 7 atau 8 tahun. Anak zaman sekarang (Gen Y), era digital ini, berbeda dengan masa anak-anak zaman millenial.
  3. Ketika anak bertanya tentang menstruasi, orang tua bisa mengajak buah hati berdiskusi tentang pubertas, menjelaskan dengan kalimat-kalimat yang sesuai dengan usia anak.
  4. Hindari kalimat-kalimat yang dirasakan menakutkan anak tentang haid, membuat anak panik dan kebingungan.
  5. Membekali anak dengan pengetahuan jika menstruasi terkait juga dengan kesehatan reproduksi perempuan.

Hal penting lainnya yang perlu dijelaskan orang tua kepada anak (terutama anak perempuan), mengenai menstruasi itu sendiri.

Anak harus tahu jika menstruasi adalah hal yang normal terjadi pada anak perempuan sebagai perubahan tubuhnya dari remaja menuju dewasa. Anak-anak sekarang sudah lebih cepat mendapat haid pertamanya, pada saat sekolah dasar di usia 9 atau 10 tahun. Kalau pun pada umur 11 bahkan 12 tahun mendapatkan menstruasi pertama, masih termasuk normal.

Ajarkan anak perempuan, haid itu :

  • Menstruasi terjadi sebagai bagian dari pembersihan rahim dari kotoran.
  • Terjadi 1x dalam 30 atau 31 hari (satu bulan)
  • Lama haid antara 5 sampai 10 hari

Kebersihan Saat Menstruasi agar Sehat

Bagi anak perempuan, menstruasi adalah fase penting dalam tumbuh kembangnya. Hal-hal yang harus dilakukan anak perempuan saat mendapatkan haid pertama dan bulan-bulan selanjutnya:

  • Menjaga kebersihan area kewanitaan (jangan sampai terjadi gatal-gatal, yang bisa menimbulkan penyakit). Jika tidak bersih, akan terjadi keputihan dan bisa juga menyebabkan kanker serviks.
  • Mengganti pembalut setiap 4 atau 8 jam dalam sehari (minimal 2 kali ganti pembalut).
  • Mencuci tangan sebelum dan sesudah memakai atau mengganti pembalut.
  • Gunakan celana dalam berbahan katun, yang menyerap keringat.
  • Cuci bersih area kewanitaan dari depan ke belakang

Jangan abaikan masalah kesehatan area kewanitaan terutama masalah menstruasi. Anak perempuan sebaiknya dijelaskan sejak dini tentang kesehatan organ reproduksinya.