Akhirnya, Indonesia pun terdampak Virus Corona. Presiden Republik Indonesia, Jokowi langsung yang mengumumkan adanya dua pasien positif Corona di Indonesia. Padahal, kita sudah sempat merasa aman ya, karena di tengah terpaan virus di beberapa negara seperti Cina, Italia, Iran dan Korea Selatan   (yang paling tinggi penyebaran virusnya), Indonesia minim terdampak. Bahkan ketika Singapura, Malaysia, dan Jepang mengumumkan tentang warganya ada yang terkena virus Corona, Indonesia adem ayem. Ibarat bom waktu, pengumuman Presiden Jokowi pun menyebabkan kegaduhan di masyarakat. Berduyun-duyun mendatangi apotik dan swalayan untuk membeli produk-produk untuk Antisipasi Virus Corona. Bahkan, ada yang memanfaatkan musibah ini dengan menimbun masker. Miris.

Boleh waspada, apalagi untuk kesehatan, siapa sih yang ingin sakit, tidak ada kan?! Tapi, tetaplah berusaha waras, jangan sampai panic attack.

Di media sosial, sudah banyak para ahli kesehatan (dokter maupun ahli virus) yang memberikan tip untuk mengantisipasi penyebaran dan tertular virus Corona atau COVID-19 ini. Dan, dari semua tip tersebut, sebagian besar menyatakan untuk mencuci tangan memakai sabun dengan air mengalir.

Gampang kan? Teorinya. Prakteknya, banyak orang yang masih lupa, malas atau tidak rutin mencuci tangannya (dengan benar sesuai etika mencuci tangan), bahkan sebelum marak penyebaran virus Corona ini.

Kenapa Harus Cuci Tangan untuk Antisipasi Virus Corona?

Tangan kita, banyak melakukan hal/beraktivitas seperti membersihkan kotoran, menyapu lantai, memegang hewan peliharaan, memegang pulpen – handphone, komputer/laptop dan lainnya perangkat digital atau gadget) atau di tempat umum (mall, rumah sakit, gedung-gedung perkantoran, pasar, terminal/stasiun), kita bertemu dengan kenalan lalu berjabat tangan atau memencet tombol lift – yang banyak orang lakukan juga, kan kita tidak tahu ada kuman atau tidak di sekitarannya.

Tanpa kita sadari, kuman penyakit atau kotoran menempel di tangan kita, di tubuh kita, karena kulit tangan kita selalu lembab karena mengandung lemak, kalau tidak dicuci dengan menggunakan sabun dan air mengalir, kuman/kotoran yang menempel akan berpindah benda-benda atau makanan/minuman yang kita pegang dengan tangan.

Tahu kan kalau kuman penyakit senang berada di tempat-tempat yang kotor atau tidak bersih.

Mengapa mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir? Karena sabun dan air dapat membersihkan tangan dari kotoran yang mengandung kuman penyakit.

Selain antisipasi virus Corona, mencuci tangan dengan benar juga mengantisipasi penyakit Infeksi Saluran Pernapasan (ISPA) hingga lebih dari 50%, menurunkan 50% insiden Avian Influenza, diare, sakit kulit dan mata, cacingan dan Hepatitis A.

Cuci Tangan Pakai Sabun dengan Air Mengalir (CTPS)

Hanya butuh waktu 6o detik. Tidak ribet dan susah untuk melakukannya secara rutin.

Tidak hanya untuk antisipasi virus corona, biasakan mencuci tangan pakai sabun (CTPS) di 5 waktu penting ini:

  • Sebelum makan
  • Setelah BAB
  • Sebelum menjamah makanan/minuman
  • Sebelum menyusui
  • Setelah beraktivitas.

 

Antisipasi Virus Corona; Kenapa Harus Cuci Tangan

 

6 Langkah Mencuci Tangan

  1. Basahi tangan. Gosok sabun pada telapak tangan lalu gosok kedua telapak tangan (kanan/kiri) dengan arah memutar.
  2. Usap dan gosok kedua punggung tangan, bergantian.
  3. Gosok sela-sela jari tangan hingga merasa bersih
  4. Kedua telapak tangan dengan posisi saling mengunci, lalu bersihkan ujung jari secara bergantian.
  5. Gosok dan putar ke dua ibu jari, bergantian
  6. Letakkan kelima ujung jari di telapak tangan, lalu gosok dengan arah memutar.

Lalu bersihkan sabun dengan air mengalir. Lakukan cuci tangan dengan rutin ya.

Sedang berada di tempat yang tidak ada air mengalirnya, bagaimana?  Gunakan hand sanitizer yang mengandung alkohol.

Jika hand sanitizer mulai langka karena panic attack akibat virus Corona ini, bisa membuat sendiri sesuai dengan formula WHO. Ini caranya:

  • Alkohol (90 atau yang 70 persen) – 751,5 ml
  • H2O2 (Hidrogen Peroksida, 3 persen) sekitar 41,7 ml
  • Gliserol (98 persen) 14, 5 ml

Campurkan semua bahan dengan air (yang telah direbus dan didinginkan) hingga mencapai 1000 ml. Kocok lembut agar seluruh bahan tercampur. Hand Sanitizer sudah bisa digunakan.

Ada juga cara lain membuat Hand Sanitizer ala Wikihow, dengan bahan:

  • Alkohol (98 atau 70 persen)
  • gel lidah buaya
  • minyak esensial (lavender, kayu manis, cengkeh atau pepermint)

 

 

Antisipasi Virus Corona; Kenapa Harus Cuci Tangan

 

Campurkan jadi satu dalam mangkuk, kocok lembut agar seluruh bahan tercampur. Masukkan ke botol semprot kecil agar siap digunakan atau dibawa pergi ke mana pun.

Oh ya, jika hendak ke luar rumah atau berada di kerumuman, sebaiknya menggunakan masker untuk antisipasi virus corona dan tentu saja menghindari dari orang yang sakit batuk atau flu.

Virus 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV) atau Virus Corona, pertama kali terpapar di Kota Wuhan, Republik Rakyat Cina (RRC) pada akhir tahun (Desember) 2019. Virus yang menyerang sistem pernapasan ini dengan cepat menyebar ke kota-kota lainnya di Cina, bahkan hingga ke beberapa negara di luar Cina.

Penderita virus Corona akan mengalami gejala flu seperti sakit kepala, hidung meler dan berair, batuk, nyeri tenggorokan, deman, bahkan bisa mengalami sesak napas dan batuk berdahak atau berdarah.

Gejala umum;

  • Demam
  • Sesak Napas
  • Batuk

Gejala virus Corona muncul dalam 2 hari sampai 2 minggu, setelah pasien terpapar virus. Ada dugaan coronavirus ditularkan dari hewan ke manusia. Dalam perkembangannya, ditularkan juga dari manusia ke manusia. Infeksi COVID-19 disebabkan oleh kelompok virus yang menginfeksi sistem pernapasan.

Jika mengalami tiga gejala di atas, segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan terbaik dari ahlinya. Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan, apalagi di musim penghujan atau cuaca lembab, sangat mudah untuk merasa sakit. Olahraga, makan sehat dan hidup teratur.