Pernah bertanya-tanya kenapa sebagian tawaran job sering bertanya pada Emak soal media kit? Atau ingin bekerjasama dengan brand favorit emak tapi bingung harus memulai dari mana? Yuk kenalan sama Media Kit, dokumen penting yang harus dimiliki  semua bloger untuk mempermudah kerjasama dengan para pemberi sponsor!

Apa Itu Media Kit?

Media kit adalah salah satu dokumen yang berisi informasi penting seperti statistik dan keterangan mengenai blog kita untuk membantu pihak ketiga untuk memahami isi blog kita. Bisa dibilang semacam portofolio soal blog kita.

Biasanya brand sering kali meminta kita untuk memberikan gambaran singkat soal blog kita sebelum bekerjasama agar mereka semakin yakin untuk membayar kita. Ingat, tak kenal maka tak sayang. Tak sayang maka tak dapat uang. Begitu konsepnya.

Jadi media kit adalah sarana berkenalan antara kita dan brand, begitu ya Mak.

Bentuk Media Kit ini umumnya bebas, ada yang berbentuk seperti pitch deck ada juga yang berupa file PDF biasa. Yang penting itu isinya ya Mak hehehe.

Mengapa Bloger Butuh Media Kit

Media kit sangat memudahkan komunikasi antara bloger dan brand. Terkadang tuh brand sebenarnya kepo dengan statistik blog kita lho Mak, tapi mereka enggak tahu harus mulai dari mana, terutama jika kita yang proaktif mengajak brand untuk bekerjasama.

Lalu kadang Mak jadi harus mengirim beraneka dokumen mulai dari insight, analytics, profil blog dan masih banyak lagi. Keberadaan Media Kit mempermudah proses ini. Emak jadi tidak perlu mengirim terlalu banyak screenshot ataupun file untuk dibaca oleh pihak sponsor, semuanya tersimpan manis dan rapi di dalam Media Kit.

Apalagi untuk Mak yang proaktif menawarkan jasa sebagai bloger atau penulis kepada brand. Media Kit bisa menjadi sebuah dokumen penting yang menggambarkan siapa Mak sebenarnya. Seperti start-up dengan pitch deck-nya itu lho Mak. Emak jadi terlihat lebih profesional saat akan bekerjasama.

Apa Saja yang Harus Ada Dalam Media Kit

Jadi seperti apa sih isi media kit? Sebenarnya banyak tapi ada beberapa hal yang harus ada dalam media kit Emak antara lain:

Perkenalan

Tidak kenal maka tidak sayang, perkenalkan siapa Emak, apa blog Emak, dan apa tujuan blog Emak. Meski kadang ada yang beranggapan halaman perkenalan ini seperti basa-basi saja, tapi sebenarnya inilah kesempatan Emak untuk memberikan first impression yang bagus kepada brand lho.

Masukkan siapa Emak ((sebenarnya)) dan jelaskan visi misi blog Emak. Awas jangan bilang “visi foya, misi foya, don’t play play bosque!” ya mak. Jelaskan saja siapa Emak dan Blog Emak sesuai dengan branding Emak selama ini.

Lengkapi juga bagian perkenalan ini dengan foto Emak, agar Brand pun semakin yakin bahwa Emak adalah orang beneran, bukan robot yang menghasilkan konten hehehe. Ambil foto yang bagus dan representatif ya Mak.

Niche dan Kategori Pada Blog

Jelaskan niche dan kategori-kategori post yang ada di blog Emak. Ini penting agar calon sponsor tahu apakah produk ataupun jasa yang akan mereka tawarkan sesuai dengan niche blog Emak. Misalnya Emak selama ini selalu mereview skincare, kalau tiba-tiba Emak mereview smartphone kan kurang pas ya.

Sebagai tambahan Emak dapat memasukkan link ke beberapa postingan Emak yang populer agar brand juga bisa melihat postingan seperti apa yang ramai dan disukai oleh pembaca Emak.

Statistik Blog dan Media Sosial

Karena tujuannya untuk meyakinkan brand untuk bekerjasama dengan Emak, maka masukkan segala data statistik yang berkaitan dengan blog dan media sosial Emak ya, mulai dari jumlah followers, engagement rate, semua pokoknya masukkan saja.

Jangan lupa juga untuk memasukkan demografis pengunjung blog Emak ya. Oleh karena itu penting nih Mak untuk menggunakan tools-tools tambahan seperti Google Analytics untuk mendapatkan data demografis seperti ini.

Jika followers Emak hanya sedikit nggak perlu khawatir mak. Nggak hanya jumlah followers kok yang bisa menjadi selling point untuk Blog emak. Misalnya followers emak ((hanya)) 1000, Emak bisa menunjukkan perkembangan followers emak dalam satu bulan, atau proyeksi seberapa banyak reach konten Emak.

Nggak usah khawatir Mak, apalagi sampai perlu berbohong dalam media kit. Ingat, angka-angka yang kita ajukan disini nanti bisa dicek lagi oleh brand lho.

Brand-Brand yang Pernah Bekerjasama dengan Emak

Karena media kit ini sifatnya mirip dengan portofolio Emak, maka berikan gambaran brand-brand apa saja yang pernah bekerjasama dengan Emak, baik di blog maupun di media sosial Emak. Menunjukkan brand-brand yang pernah bekerjasama dengan Emak akan memudahkan para calon sponsor untuk melihat apakah Emak sesuai dengan target market mereka atau tidak.

Bagaimana jika Emak adalah bloger baru dan belum pernah bekerjasama dengan brand besar? Emak bisa membuat contoh tulisan yang kira-kira bisa Emak berikan atau link portofolio review-review non-sponsored yang pernah emak tulis di Blog.

Jasa Yang Emak Tawarkan di Blog dan media Sosial

Karena tujuan membuat Media Kit adalah untuk menjaring kesempatan bekerjasama, jangan lupa sertakan jenis-jenis kerjasama yang Emak tawarkan dalam blog Emak misalnya saja; sponsored posts, giveaway, Media Trip, Iklan Sidebar, Review Produk, Content Placement dan masih banyak lagi.

Jika perlu, tambahkan juga restriksi jenis-jenis pekerjaan yang tidak ingin Emak berikan, misalnya konten-konten terkait pornografi, perjudian dan masih banyak lagi.

Kontak

Setelah melihat semua data-data dari Emak tentunya penting dong bagi brand mendapatkan kontak agar bisa menghubungi Emak sewaktu-waktu mereka bersedia bekerjasama dengan Emak. Sertakan kontak yang lengkap agar calon sponsor Emak nantinya bisa dengan mudah menghubungi Emak.

Contoh Media Kit Untuk Bloger

contoh media kit

Agar Emak memiliki gambaran, berikut contoh Media Kit untuk bloger dengan menggunakan template gratis dari Canva. Sesuaikan isi dengan kebutuhan informasi yang Emak rasa perlu Emak sampaikan ya.

Bentuk Media Kit sebenarnya bebas Mak. Emak bisa membuatnya dalam bentuk pitch deck presentation dengan aplikasi seperti Powerpoint atau Google Slides, atau malah dalam bentuk dokumen biasa.

Pastikan bentuk file yang Emak kirim adalah bentuk file yang bisa dengan mudah diakses oleh brand seperti PDF ya, hindari mengirim file mentah dalam bentuk Powerpoint atau Microsoft Word karena akan terlihat kurang professional. Jika Emak bingung cara membuat file PDF, gunakan file converter to pdf yang banyak tersedia di Internet secara gratis.

Beberapa aplikasi yang dapat dipakai untuk membuat Media Kit antara lain:

  • Canva
  • Powerpoint
  • Adobe Illustrator/Photoshop
  • Microsoft Word
  • dan masih banyak lagi

Kesalahan yang Sering Dilakukan dalam Membuat Media Kit

Ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh kebanyakan Bloger saat membuat Media Kit yaitu

  1. Membuat Media Kit yang terlalu panjang. Media Kit yang terlalu panjang berpotensi membuat pembacanya bingung, jadi berikan informasi selengkap-lengkapnya dengan seefisien mungkin.
  2. Media Kit yang tidak lengkap. Seringkali ada media kit yang tidak mencantumkan hal-hal mendasar seperti alamat email, nomer telefon yang dapat dihubungi. Hindari hal ini ya Mak, pastikan semua informasi penting sudah masuk di dalam Media Kit Emak.
  3. File Media Kit yang terlalu besar. Jika Emak menggunakan file PDF yang tidak terkompresi dengan baik, seringkali hasil filenya jadi terlalu File yang terlalu besar juga akan sulit untuk dikirim baik melalui e-mail maupun chatting apps. Simpan  juga media kit di penyimpanan yang mudah diakses dari gadget Emak ya!
  4. Tidak meng-update Media Kit secara berkala. Segala informasi dalam Media Kit Emak kan akan berkembang seperti jumlah follower,statistic blog dan masih banyak lagi. Selalu update Media Kit secara berkala ya Mak.

Nah itu tadi pentingnya Media Kit bagi Bloger ya Mak! Hayooo siapa disini yang sudah membuat media kit? Yuk share di kolom komentar gimana Media Kit yang bagus menurut Emak!