3 Cara Tingkatkan Kualitas Trafik Blog

By Carolina Ratri on January 01, 2023

Memiliki blog dengan trafik yang tinggi sebenarnya tidak selamanya bagus. Lo, kok gitu? Bukannya itu yang jadi target para bloger ya, karena dengan trafik blog yang tinggi, kan jadi ada peluang untuk job.

Terus, kok malah nggak bagus punya trafik blog tinggi? Kenapa?

Pasalnya, tidak setiap trafik blog berkualitas sehingga bisa dikonversi. Yes, betul, Mak. Sudah seharusnya bloger juga memperhitungkan konversi ini jika memang ingin memonetasi blognya, sehingga dapat memberikan penghasilan. Karena di sinilah sebenarnya kita bisa mengukur, apakah tulisan bisa mencapai tujuannya atau tidak.

Mungkin bagi sebagian bloger hal ini enggak masalah, dan memang enggak apa-apa juga kalaupun tidak setiap tulisan berkonversi. Namun, hal ini seharusnya menjadi perhatian Emak ketika Emak menulis untuk artikel bersponsor, job review, ataupun jenis monetasi lainnya. Tingkat konversi konten akan sangat penting. Di sinilah trafik blog tersebut disebut berkualitas.

Trafik Blog Berkualitas, Apa Itu?

5 Ceklis untuk Menulis Konten Berkualitas

Begini, Mak.

Setiap kali kita mempublish tulisan, maka di situ ada “investasi”. Bagi klien yang bekerja sama dengan kita, pastinya mereka akan mengharapkan sesuatu sebagai imbal terhadap investasi yang mereka tanam melalui blog kita. Nah, imbal tersebut ada berbagai macam, mulai dari merek yang lebih dikenal, edukasi dengan fakta yang benar, trafik yang bertambah pada website sponsor, sampai diharapkan ada penjualan yang bisa dieksekusi. Masing-masing imbal ada tolok ukur sendiri, yang ditentukan oleh klien. Nah, imbal inilah yang menjadi KPI bloger, Mak.

Jadi, harapannya setiap artikel, posting dan berbagai konten yang disajikan dan  akan menarik perhatian publik. Kemudian, setiap pengunjung blog akhirnya mendapatkan pesan yang ingin disampaikan, hingga akhirnya mau membeli atau memakai jasa yang ditawarkan.

Nah, itulah yang disebut dengan trafik blog yang berkualitas, Mak.

Jadi, kalau yang kurang berkualitas itu yang bagaimana? Ya, misalnya saja, yang begitu masuk, terus keluar lagi, atau yang spamming, dan sejenisnya. Jenis trafik blog seperti ini sebaiknya dikurangi, terutama pada artikel-artikel bersponsor.

Sebelum kita masuk kepada cara untuk meningkatkan kualitas trafik blog, kita harus tahu apa saja kunci utama yang diperlukan agar trafik berkualitas tersebut dapat Emak peroleh, yaitu:

  • Mengetahui siapa audiensnya, apa saja yang dibutuhkan audiens, apa yang ingin mereka ketahui, dan lainnya.
  • Memperkuat konten, dengan memakai kata kunci serta teknik SEO yang baik, kemudian posting ke berbagai platform lain agar konten Emak semakin banyak dibaca orang lain.
  • Membuat konten berkualitas tinggi, buatlah konten yang dapat menjawab pertanyaan serta menyelesaikan masalah dengan lebih baik dari website lainnya.

3 Cara Meningkatkan Kualitas Trafik Blog dan Website

meningkatkan kualitas trafik blog

Setelah mengetahui kunci utama dari sebuah konten, maka langkah selanjutnya adalah menerapkan strategi yang dapat meningkatkan kualitas trafik tersebut. Apa saja?

1. Kenali user intent

Para user Google biasa mencari informasi dengan menggunakan keyword atau kata kunci tertentu untuk mencari jawaban. Oleh karena itu, kata kunci dan SEO memiliki peran penting dalam hal ini.

Perilaku yang biasa terjadi adalah user memiliki pertanyaan, mengetikkannya ke kolom pencarian Google, kemudian Google berusaha mencari jawaban terbaik berdasarkan kata kunci yang ada. Nah, inilah yang namanya user intent.

Dalam proses untuk memberikan rekomendasi artikel yang sesuai dengan kebutuhan user, Google akan melihat semua website yang memiliki kata kunci yang sama atau setidaknya mirip. Ketika Emak melakukan optimasi dengan baik, maka peluang konten Emak untuk dilirik akan semakin tinggi.

Namun, jika kata kunci yang dicari tidak ada di blog kita, maka sebaik apa pun SEO-nya, ya Google tidak akan merekomendasikannya.

So, adalah penting bagi Emak untuk bisa membuat konten terbaik yang dapat menjawab serta menyelesaikan masalah para user, yang sesuai dengan user intent. Ketika konten yang disediakan selaras dengan user intent, maka sudah pasti user akan tinggal di blog sampai benar-benar selesai membaca artikel yang Emak buat.

2. Ketahui permasalahan yang sebenarnya

Untuk bisa mengetahui user intent, maka Emak sebaiknya tahu permasalahan sebenarnya.

Misalnya nih, Mak, Emak ada job kerja sama dengan produsen susu ibu hamil. Nah, agar user intent-nya dapat didefinisikan, Emak harus mencari tahu permasalahannya dulu. Apa sih permasalahan yang nantinya bisa disolusikan dengan minum susu ibu hamil yang hendak Emak ulas?

Untuk mengetahuinya, Emak bisa melihat dari pengalaman Emak sendiri; atau bisa juga dengan melakukan interview terhadap ibu lain yang mengalami masalah yang terkait. Misalnya saja, permasalahan umumnya adalah susu ibu hamil itu rasanya banyak yang kurang enak. Nah, ini berarti user intent-nya misalnya akan menjadi, “rekomendasi susu ibu hamil yang enak.” So, Emak bisa meng-highlight keunggulan ini dalam ulasan Emak.

Bahas, misalnya, mengapa kok dikatakan enak? Kandungannya apa saja? Harganya berapa? Di mana bisa didapatkan, dan seterusnya.

3. Strategi content marketing

Sudah tahu ya, kalau content is the king. Terus, kalau konten adalah raja, lalu siapa ratunya? Kan, kasihan kalau rajanya jomlo.

Tenang, raja enggak jomlo. Ada kok ratunya: marketing.

Jadi, jangan cuma ngonten doang, tapi pasarkan juga konten yang sudah dibuat. Ada banyak cara untuk bisa memasarkan konten Emak. Sudah baca artikel tentang repurposing artikel ini belum, Mak? Kalau belum, boleh dibaca ya. Di artikel tersebut, ada banyak cara mengubah format konten, sehingga konten Emak bisa menjangkau lebih banyak audiens.

Nah, itu dia cara meningkatkan trafik blog yang bisa Emak lakukan. Semoga bisa membantu Emak dalam membuat konten, terutama untuk konten-konten kerja sama atau bersponsor, sehingga dapat mengonversi ya, Mak. Jika ini terjadi, klien yang mengajak kerja sama pasti akan senang sekali, dan enggak menutup kemungkinan, ke depannya Emak akan diajak kerja sama lagi.

Comments (1)

January 29, 2023

Terima kasih infonya, Kak Admin. Trafik blog yang berkualitas memang menjadi harapan semua blogger ya. Baca postingan ini jadi bikin semangat untuk mendapatkan trafik blog yang berkualitas.


    Leave your comment :

  • Name:
  • Email:
  • URL:
  • Comment: