Mengapa Auto Followers Instagram Bisa Merugikan Akun Kita: Risiko dan Dampaknya

By Carra on December 11, 2023

Punya banyak pengikut di Instagram menjadi salah satu goals banyak pengguna. Emak juga kan? Ya, wajar, karena dengan berpengikut banyak, banyak pula peluang yang terbuka. Misalnya, bisa dilirik oleh brand atau klien yang membutuhkan jasa untuk strategi pemasarannya. Karena itu, lantas ada yang memanfaatkan aplikasi auto followers Instagram.

Apa Itu Auto Followers Instagram?

Cara Membaca Instagram Insights untuk Digunakan Meningkatkan Performa Akun Kita

Auto followers Instagram adalah sebuah layanan yang menjanjikan peningkatan jumlah pengikut pada akun Instagram secara instan.

Cara kerjanya adalah dengan menawarkan follower secara otomatis kepada pengguna yang berminat. Nah, cuma kadang akun yang dipakai untuk memfollow adalah akun-akun yang enggak aktif atau dibuat secara khusus untuk tujuan ini.

Prinsipnya simpel aja sebenernya. Pengguna yang berminat membayar sejumlah uang kepada penyedia layanan, dan sebagai gantinya, si pengguna menerima sejumlah pengikut yang ditambahkan ke akun mereka dalam waktu singkat.

Sepintas lalu, layanan ini tampak sebagai solusi cepat bin instan demi kebutuhan mendesak penambahan jumlah followers. Mungkin yang bersangkutan pengin ikutan job yang mensyaratkan jumlah minimal followers tertentu. Mungkin juga butuh pengakuan dalam ekosistem media sosial.

Dengan menjanjikan penambahan follower dalam hitungan jam bahkan menit, auto followers Instagram memikat banyak pengguna yang ingin cepat (terlihat) terkenal atau mendapatkan perhatian di platform ini.

Meskipun terlihat menggiurkan, layanan jenis ini sering kali tidak memberikan kualitas interaksi atau engagement yang sebenarnya, karena pengikut yang diperoleh biasanya tidak terlibat secara aktif dengan konten yang dibagikan oleh pengguna.

Hal ini lantas menciptakan sebuah paradoks di mana akun memiliki banyak pengikut, tetapi hanya sedikit interaksi nyata. Efeknya tak terlihat secara langsung sih, tetapi pada akhirnya bisa merusak reputasi dan kredibilitas akun tersebut di mata pengguna Instagram lainnya, termasuk brand dan calon followers yang asli.

Risiko Penggunaan Auto Followers

Menggunakan layanan auto followers di Instagram membawa sejumlah risiko signifikan yang tidak boleh diabaikan. Di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Keamanan Akun

Salah satu risiko utama adalah keamanan akun. Dalam banyak kasus, layanan ini meminta akses ke akun pengguna, yang dapat membuka peluang bagi pencurian data dan bahkan hacking.

Biasanya sih kemungkinan terburuk adalah kehilangan akses ke akun milik sendiri sepenuhnya.

2. Melanggar Kebijakan Instagram

Platform media sosial ini diketahui memiliki aturan ketat terhadap praktik peningkatan followers secara instan dan tidak organik. Akibatnya, pengguna yang terdeteksi menggunakan layanan semacam ini dapat menghadapi konsekuensi serius, mulai dari pengurangan jangkauan organik hingga penangguhan atau bahkan penutupan akun secara permanen.

Instagram juga diketahui secara aktif memantau dan menghapus akun yang terlibat dalam praktik ini, sebagai bagian dari upaya mereka untuk menjaga autentisitas dan kualitas interaksi di platform.

3. Kredibilitas dan Reputasi

Fake followers mudah sekali dikenali oleh pengguna lain dan brand, yang dapat menurunkan kepercayaan pada akun pengguna.

Hal ini dimungkinkan karena biasanya tingkat engagement akan sangat kecil, karena fake followers enggak akan berinteraksi dengan konten, pun pengguna lainnya. Mereka enggak pernah ngelike, ngomen, pun aktivitas lain, baik ke pengguna itu sendiri maupun ke pengguna lainnya.

Akun dengan banyak pengikut tetapi sedikit interaksi sering kali dilihat sebagai tidak autentik atau tidak dapat dipercaya. Hal ini sangat merugikan bagi pengguna Instagram itu sendiri yang berusaha membangun kehadiran online yang kuat dan kredibel.

Dalam jangka panjang, reputasi yang rusak akibat penggunaan auto followers dapat lebih sulit untuk diperbaiki daripada membangun pengikut secara organik dan bertahap.

Alternatif yang Lebih Baik

Mengapa Auto Followers Instagram Bisa Merugikan Akun Kita: Risiko dan Dampaknya

Jadi, harus gimana dong?

Well, kalau mau aman dan berdampak baik jangka panjang, alternatif jalan lain untuk bisa menambah followers yang dengan “old school way”, Mak, yaitu dengan menambah secara organik.

Butuh kerja keras dan waktu yang enggak cepat memang, tetapi efeknya jangka panjang. Dan, kalau bisa konsisten membuahkan hasil, rasanya juga lebih memuaskan.

1. Buat Konten Berkualitas

Membuat konten Instagram yang menarik dan relate adalah kunci untuk menarik real followers.

So, kita bisa menggunakan Insight yang ada di Instagram agar dapat memahami apa yang disukai dan tidak disukai oleh pengguna lain. Setelah itu, sesuaikan strategi konten dengan hasil analisis kita.

Memang netijen itu egois, Mak. Rerata dari mereka hanya peduli pada kebutuhan dan keinginan mereka sendiri. Karena itu, jika ingin konten kita mereka sukai dan akhirnya mereka mau memfollow, kita harus “mendahulukan” kepentingan mereka.

Bukan berarti kita enggak bolehh membuat konten tentang diri kita sendiri sih, karena toh itu kan akun kita.

Di sinilah peran strategi konten menjadi penting. Mau seberapa banyak kita membuat konten “untuk orang lain” dan seberapa banyak konten “untuk diri kita sendiri”. Kalau lagi pengin boost untuk penambahan follower, saran terbaik adalah perbanyak rasio konten “untuk orang lain” ini.

2. Interaksi Aktif

Selanjutnya, lakukan interaksi secara aktif dengan followers dan komunitas yang lebih luas.

Berikan komentar, like, dan balas komentar pada postingan kita sendiri dan juga pada akun lain yang relevan dengan niche. Hal ini dapat membantu membangun hubungan dan memperlihatkan bahwa kita peduli dengan komunitas kita.

3. Manfaatkan Hashtag

Memanfaatkan hashtag yang relevan dan tren saat ini juga dapat meningkatkan visibilitas postingan kita.

Namun, gunakan hashtag dengan bijak; pilih yang paling relevan dengan konten dan audiens. Kita juga bisa kolab, Mak, sama teman-teman lain supaya bisa kenalan sama orang baru.

Baca juga: Yang Perlu Kita Tahu tentang Hashtag Instagram – Ada yang Terlarang Lo!

4. Konsisten

Yash, konsistensi adalah kunci. Posting secara teratur, tetapi juga jaga kualitas konten.

Follower lebih cenderung terlibat dengan akun yang mereka tahu akan secara konsisten memberikan konten menarik dan bermanfaat.

Jadi sebagai kesimpulan, auto followers Instagram tidak dapat terlalu membantu akun untuk berperforma baik. Sebaliknya, malah ada sejumlah risiko dan dampak jangka panjang yang bisa membuat eksistensi penggunanya menjadi terancam. Ada baiknya, kita menghindari praktik penggunaan auto followers Instagram ini demi kebaikan kita sendiri nantinya.

Comments (21)

December 28, 2023

Lebih riskan ya kalau pakai auto follewers khawatis akun yg kita follow suka membaginan konten yang negatif. Betul banget cara paling bijak adalah adalah membuat konten berkualitas & saling interaksi


December 28, 2023

Aku percaya, bisnis auto followers instagram ini juga terpicu oleh SOW beberapa brand yang mensyaratkan jumlah follower.

Zaman dahulu juga untuk bisa swipe~up kudu memiliki minimal 10k follower di instagram.

At the end of the day,
Konten berkualitas dan sentuhan manusiawi (baca : interaksi) pastilah akan jadi pemenangnya!


December 28, 2023

Setuju sih aku, keihatan banget kok akun yg jarang diinteraksi sama followernya, dan bukan tidak mungkin juga bahwa suatu hari para follower itu bakal unfollow kita. ((kita))


December 28, 2023

Baru tahu ternyata ada auto followers instagram *gubrak

jadi selama kita maintain instagram sesuai rules-nya eeeh berlaku di semua platform sih, insya Allah hasilnya emang oke. Nah masalahnya adalah konsisten,komitmennya itu.

sekarang sedang sibuk di platform sebelah, jadi terbengkalai lah platform lainnya!


December 28, 2023

Baru tahu Makmin, diriku kalau ada auto foll. Noted banget deh emang, percuma punya foll banyak tapi malah mengurangi interaksi sesungguhnya dengan akun kita ya. Karena yang dipakai memang second akun atau malah fake akun. Bener banget sih kuncinya konsisten. Sayangnya saya belum bisa konsisten mak huhuhu.


December 28, 2023

Jumlah followers bakal cepat naik dengan jasa auto follow tapi engagement bakal timpang. Literasi juga buat brand yang mau bekerja sama jangan hanya terpatok pada jumlah followers.


December 29, 2023

Suka heran sama orang yang followersnya bejibun, tapi postingannya sepi likes dan komen. Jadi kelihatan timpang deh 😀 Apa mungkin pakai auto followers ya? Hehehehe….Meskipun job banyak yang persyaratannya followers di atas 10K, namun tidak menutup kemungkinan bisa laris job juga tuh mereka yang followersnya masih di bawah 10K dengan konten2 sangat bagus dan masuk akal jumlah likes dan komentarnya.


December 29, 2023

Ini beli followers ya? Ngeri amat sampai ada resiko IG dihack. Kalo daku sih ogah. Biarbaja follower blm 10rb yg penting asli dan jujur.

Sekarang kalo liat followers IG beli atau asli tu gampang aja. Kalao ER rendah banget bisa jadi dia beli.


December 29, 2023

Baru tahu kalau itu istilahnya auto followers. Pernah juga dapat tawaran seperti itu, dengan membayar sekian rupiah, dijanjikan bakal dapat sekian ratus follower dalam waktu singkat. Yang namanya dapat jumlah besar dalam waktu singkat, bukan artis/orang terkenal, pastilah ada resikonya ya.

Jadi memang paling pas tuh dapat follower organik, kuncinya konsisten bikin konten (Nulis gini sambil nengok akun IG yang sudah berbulan-bulan nggak ada update konten)


December 29, 2023

Akan ada banyak pilihan untuk menjaring follower yang organik, balik lagi ke pilihan masing2, mau auto follower/organik asalkan siap dengan konsekwensinya dan resikonya.
Terpenting adalah tetep share dengan konten2 yang bermanfaat sesuai dengan versinya masing2


December 29, 2023

Konten menarik, interaksi dan konsisten ini adalah kunci ya mak. Memang lebih enak tuh apa-apa secara organik, kalau pun mau menambahkan jangkauan bisa pakai ads dari instagramnya.


December 30, 2023

dulu memang ada syarat follower minimal sekian ya biar bisa dapat job makanya bermunculanlah jasa naikin followers ini. tapi sekarang yang dinilai bukan cuma angka follower tapi juga ER jadi percuma juga follower puluhan ribu tapi ER-nya nggak sampai 1 %


December 30, 2023

Paling senang berteman dengan yang paham interaksi. Sekali kita berkunjung dia berkunjung balik. Seterusnya begitu jadi sama sama tahu saking dukung. Gak harus itung-itungan mau like kalau ikut liat. Semoga bisa naikin Er dengan organik. Aamiin…


December 30, 2023

Persaingan di bisnis digital memang luar biasa banget ya mak, terkadang jadi tuntutan juga untuk jumlah follower ini. Dari brand juga menentukan jumlah follower tertentu untuk mendapatkan pekerjaan itu. Yuukk kita bikin konten yang bagus agar bisa secara organik menambah jumlah pengikut.


December 30, 2023

Say aga berani, Mak nambahin fake follower. Ngeri
. Makanya sebagai gantinya saya dulu sampe begadang ikit follow to follow. Mulai dr sesama orang Indo sampai ke bule2. Demi menambah follower. Xixixi..


December 30, 2023

Sekarang penting banget untuk belajar lebih lagi tentang dunia digital. Apa lagi platform yang sering digunakan seperti Instagram ini. Terkadang follower dan engangement menjadi tolak ukur akun tersebut sehat atau ga


December 31, 2023

Setuju banget Mak
Folower organik tentu akan lebih baik untuk akun instagram kita ya mak


January 4, 2024

aku sekarang agak jarang buka dan ngulik2 instagram. kayaknya masa2 buka Instagram udah lewat hahaha. bahkan ngepot di instagram aja jarang2 ini mak, gimana dong bikin mood naik lagi buat aktif di instagram hahaha. kabuuur, malah curhat di sini


January 4, 2024

Saya juga manfaatkan hastag
Alhamdulillah bekerja dengan baik
Ada imbal baliknya meski memang tidak instan


January 4, 2024

interaksi antar pengguna ini bisa dengan bikin giveaway tuh biar nambah followernya, biasanya kan sebagai syarat follow kalau mau ikutan.


January 4, 2024

Setuju banget, namanya menambah follower secara tidak alami jatuhnya pembohongan publik ya karena brand sudah berharap banyak dengan kredibilitas buzzernya eh ternyata fake


    Leave your comment :

  • Name:
  • Email:
  • URL:
  • Comment: