Tergabung di sebuah komunitas khusus wanita membuat saya semakin menyadari bahwa internet, seperti berbagai macam sosial media, blog, web baik dunia online maupun offline begitu marak saat ini. Tidak bisa kita pungkiri dalam hal ini wanita atau para ibu atau istri menjadi bagian cukup aktif dari maraknya dunia online. Bukan hanya para wanita karier yang dalam tuntutan pekerjaan harus ‘melek’ internet, dengan banyaknya ragam gadget bahkan ibu rumah tangga biasa pun menjadi akrab dengan ‘online’ ‘browsing’ ‘googling’ bahkan seringkali semakin mesra di dunia tanpa off ini.

Karena saya seorang wanita, istri dan juga ibu, keasyikan saya dengan dunia menulis/blogging, berkomunitas, atau sosial media tidak ingin membuat saya menjadi ‘asing’ bagi keluarga saya di rumah, ada beberapa tips hasil pembelajaran saya dan suami di rumah yang mungkin bermanfaat. Tetap bisa berekspresi, berkarya, namun tetap fun dan tidak terjebak di dunia maya hingga mengundang masalah bagi kehidupan nyata dan keluarga di rumah.

        Tips aktif di social media, blogging, komunitas tapi tetap mesra dengan suami dan anak :

1. Pandai mengatur waktu

Semua yang berlebihan jelas tidak akan baik, begitu juga dengan dunia online karena hanya dengan smartphone di tangan kita bahkan bisa mengelilingi seluruh belahan dunia. Pastikan kita tetap bisa mengatur waktu. Tidak ber-bbm ria saat suami dan anak berada di dekat kita. Lempar semua gadget atau matikan laptop saat suami pulang kantor, saat jam belajar anak, dan semua hal yang menuntut kita fokus dan sepenuh hati bersama mereka. Abaikan email dan notifikasi jika buah hati dan suami sedang menuntut kehadiran dan hati kita.

2. Jangan mendekatkan yang jauh, menjauhkan yang dekat

Kalimat ini tampak simple, tapi resapi dan pastikan itu tidak terjadi pada diri kita. Dunia online memang menciptakan banyak sensasi, selalu penuh perhatian. contohnya setiap kita buka akun jejaring sosial, sudah di tanya tuh ” what on your mind ? ” ahaaa….. ini membuat kita lebih mudah curhat di status dari pada berbagi dan komunikasi dengan pasangan kan. Hati-hati…gak ada salahnya menulis apapun di jejaring social, apalagi di blog. Tapi tetap dahulukan berkomunikasi dengan pasangan dan keluarga.

3. Komit pada prioritas

Bagi seorang wanita, suami atau anak tentu prioritas terbesarnya, jangan buat mereka merasa di abaikan dengan keasyikan kita pada dunia online. Tetap berkomitmen, bahwa keluarga yang terpenting, yang nyata dan yang sepatutnya menjadi prioritas perhatian kita.

4. Bersosialisasi yess, dan keluarga tetap happy

Aktif di komunitas yang mendatangkan efek positif tentu tidak ada salahnya, sesekali melakukan kumpul-kumpul, berbagi banyak hal, belajar tentang banyak hal, bisnis, menulis dan lain-lain. Atau hanya sekedar bersilaturahmi dengan sahabat akan sangat membantu jika efek positif yang kita ambil. Memilih waktu-waktu yang tepat, seperti ketika anak-anak dan suami beraktifitas di kantor dan sekolah. Tentu dengan ijin mereka.

Menyerap hal-hal baik, dan ilmu yang bermanfaat akan membuat suami dan keluarga mensuport, buktikan dengan bersosialisasi di dunia online atau ofline bisa membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik bahkan kalau perlu berprestasi. Contoh, juara menulis, mendatangkan penghasilan tambahan dan lain-lain.

5. Menjaga kepercayaan

Dunia online jika tidak di sikapi dengan kedewasaan dan tanggung jawab, banyak kemungkinan yang akan membuat kita terjebak. Ketika jarak tidak menjadi penghalang, keterbukaan dengan dunia luar, orang-orang baru, bahkan hanya dengan “klik” dan “ping” semua yang terasa jauh bisa menjadi begitu dekat.

Ingatkan diri bahwa ini adalah bonus dari era masa kini untuk kita kaum wanita, khusus saya dan teman-teman sebagai IRT apalagi. Tetap bertanggung jawab, tidak mengecewakan keluarga dengan berlebihan memaknai kehidupan online dan tetap menjaga kepercayaan orang-orang terkasih.

 

Semoga tips sederhana ini bermanfaat, suami dan anak merengut itu pernah saya alami. Tapi itu bertahun lalu, saat saya menyadari betapa saya sangat menyukai dunia menulis dan blogging. Saya harus pastikan bahwa kesenangan saya ini tidak boleh mendatangkan rasa tidak nyaman bagi keluarga yang saya kasihi.

Ada yang ingin menambahkan tips tetap happy dengan si lappy (lapotp) dan family…?

So,…keep writing, keep blogging… and keep happy with your family  ^_*