Sekarang ini, tidak dapat dipungkiri mahir berbicara dalam bahasa Inggris, semakin dibutuhkan. Cas cis cus, aktif berbahasa Inggris sudah bukan hal yang asing lagi. Bahasa Inggris tidak hanya dipelajari di sekolah, tapi untuk mencari pekerjaan pun dibutuhkan bahasa Inggris yang fasih. Tak heran, banyak orangtua yang mengajarkan anaknya berbicara dalam bahasa Inggris sejak dini. Bahkan ada yang menyekolahkan anaknya ke sekolah internasional demi jago bicara bahasa Inggris.

Beberapa tahun lalu, mahir bahasa Inggris secara pasif sudah cukup, sekarang sudah jadi salah satu kebutuhan. Hampir semua interview kerja untuk posisi strategis dilakukan dalam bahasa Inggris. Selain itu, banyak artikel, jurnal, dan buku mulai dari pengembangan diri sampai teknologi yang belum ada terjemahan versi bahasa Indonesia-nya atau kalau pun ada, terjemahannya tidak terasa pas jika dibandingkan dengan membaca teks aslinya.

Banyak orang tua menyekolahkan anaknya di sekolah internasional untuk tujuan ini, jago bicara bahasa Inggris. Well, meski aku belum jadi ibu, tapi pertimbangan sekolah untuk anak sepertinya bukan itu saja, ya, Mak? Ada biaya, lingkungan, nilai agama dan moral dalam sekolah, sampai jarak yang masuk hitungan. Terus kalau menyekolahkan anak di sekolah nasional, apakah kemampuan bahasa Inggrisnya pasti kalah dengan anak-anak yang mengenyam pendidikan di sekolah internasional?

Kursus untuk Anak SD

 

Berbekal pengalaman sebagai kakak asuh yang pernah mengajar anak-anak SD dan kakak sekolah minggu, aku mau berbagi lima tips agar anak percaya diri dan jago bicara bahasa Inggris:

  1. Ajarkan dengan Gerakan

Coba, deh, Mak, ajarkan anak-anak sambil bernyanyi atau menggerakkan anggota tubuh, bukan bertumpu pada buku. Misal, jika ingin mengajarkan “senyum” artinya “smile”, coba buat mimik muka tersenyum dan beri dorongan anak untuk mengulangnya sambil membuat mimik tersenyum seperti Mak. Kondisikan keadaan semenarik dan senyaman mungkin untuk anak.

  1. “Bodoh” dan “Tidak Bisa” adalah Kata yang Kuat

Mak, rasanya kita sama-sama setuju bahwa dalam proses belajar apapun, jangan sampai tercetus sengaja maupun tidak sengaja kata-kata yang berkonotasi negaif seperti “tidak bisa”, “bodoh”, “bebal”, dan lain sebagainya. Tiap anak belajar pada kecepatan yang berbeda. Proses penyerapan materinya pun berbeda satu anak dengan yang lainnya. Jika Mak ingin mengoreksi, tunggu sampai anak selesai berbicara dan mulai mengoreksi dengan ajakan seperti, “Yuk, ulangi lagi…” dan ulangi kata atau kalimat yang diucapkan anak dengan artikulasi yang masih salah. Selalu ingat, Mak, hindari kata-kata seperti “bukan begitu”, “kamu salah”. Usahakan supaya anak tidak merasa terpojok.

  1. Sediakan Tontonan dan Perdengarkan Lagu Berbahasa Inggris

Ganti kartun atau acara anak-anak favoritnya dengan acara serupa yang disajikan dalam bahasa Inggris. Tujuannya nggak lain supaya anak lebih terbiasa mendengarkan pelafalan dalam bahasa Inggris.

  1. Ajak Anggota Keluarga Lain untuk Bicara dalam Bahasa Inggris Pada Anak

Sesekali kalau ada rencana kumpul keluarga, kasih tahu ke keluarga yang lain agar percakapan dilakukan dalam bahasa Inggris. Lingkungan keluarga yang sudah dikenal anak pasti membuat anak lebih nyaman dalam berbicara dalam bahasa Inggris.

  1. Jangan Kecewa Kalau Anak Masih Takut dan Diam

Tips paling penting. Jangan kesal dan menunjukkan tanda-tanda nggak sabaran kalau anak masih takut dan ragu-ragu dalam mengucapkan kata dalam bahasa Inggris. Terus semangati, ya, Mak. Dari yang aku perhatikan, orang tua adalah support system nomor satu buat anak-anak. Orang tua adalah role model dan tempat berlindung untuk anak-anak. Kalau sama orang tuanya saja takut, bagaimana sama orang lain? Tanyakan baik-baik mengapa mereka belum percaya diri, perbaiki pendekatan yang dilakukan pada anak, dan yakinkan mereka bahwa mereka pasti bisa jago bicara bahasa Inggris.

Itu ya Mak, lima tips agar anak jago bicara bahasa Inggris. Kalau emak bagaimana nih, punya pengalaman membimbing anak dalam belajar dua bahasa? Sharing ya.

***

Lima Tips Anak Jago Bicara Bahasa Inggris merupakan post trigger #KEBloggingCollab dari kelompok Mira Lesmana yang ditulis oleh Nia Hesti Aprilya.

Kunjungi Nia di http://www.eclairer.id/