Belakangan ini, profesi sebagai selebgram lagi jadi banyak dibicarakan di timeline media sosial saya. Awalnya sih saya tidak begitu mengerti apa masalahnya karena memang jarang follow selebgram yang terkenal. Penasaran, saya mencari tahu hal itu. Dari hasil penelusuran itu, adanya kekhawatiran masyarakat terhadap iming-iming kecantikan instan dari selebgram.  Kabarnya banyak anak-anak muda yang terjerumus dan akhirnya berdampak buruk bagi kesehatan.

Waspada Iming-iming Kecantikan Instan dari Selebgram Tidak Bertanggungjawab

Sedih banget bacanya dan tentunya kesal dengan tingkah selebgram yang cuma mau uangnya saja tanpa bertanggungjawab akan keselamatan followers-nya. Karena itu saya ingin sekali membahas topik ini dari dua posisi, sebagai blogger dan juga konsumen.

Saya merupakan blogger yang sering menuliskan informasi tentang kecantikan. Memang page view blog saya masih jauh dari angka yang tinggi, apalagi followers saya di media sosial pun nggak sebanyak selebgram di luar sana. Tapi Alhamdulillah masih ada yang baca tulisan dan follow media sosial saya.

Walaupun jumlahnya belum besar, tapi mereka-mereka ini adalah orang yang membaca konten saya. Mereka inilah yang mendapatkan informasi dari saya, dan tidak menutup kemungkinan juga mereka mengikuti apa yang saya katakan. Maka dari itu sebisa mungkin saya tidak ingin membuat konten yang menjerumuskan orang lain.

Menurut saya, penting menerapkan prinsip untuk memberikan informasi yang baik dan tidak membahayakan orang lain. Dengan begitu jika seandainya tawaran menggiurkan itu muncul, kita bisa kembali berpegang teguh pada prinsip yang sudah dipegang.

 

 

Iming-iming Kecantikan Instan

 

Beberapa influencer terkenal bahkan lebih memilih pasang tarif mahal untuk memfilter tawaran yang masuk. Tidak sedikit juga yang berani menolak pekerjaan dengan angka fantastis tapi bertentangan dengan prinsipnya.

Hal itulah yang terkadang sepele namun ternyata penting. Karena bagi kita sebagai penulis konten apapun, rasa percaya pembaca adalah yang terpenting.

Dari segi sebagai konsumen, saya mengerti kalau sebagian orang punya rasa minder akan kondisi fisiknya. Setau saya produk-produk kesehatan yang dipasarkan oleh Selebgram tidak bertanggung jawab ini adalah seputar obat jerawat, pembesar p4yudar4 (saya samarkan ya biar tidak kena bot), suntik v1t C untuk memutihkan, dan masih banyak lagi.

Sampai saat ini saya masih berkutat dengan masalah jerawat. Dulu memang pernah cari dokter yang berani kasih krim penghilang jerawat dalam waktu cepat. Dan ternyata hasilnya benar instan, namun instan juga kembali rusaknya. Rugi dong!

Saya mengerti banget bagaimana putus asanya memiliki wajah yang penuh jerawat. Saya ingat bagaimana rasanya malas bersalaman dengan rekan kantor karena takut mereka melihat wajah saya yang tidak enak di pandang. Rasa itulah yang kadang menjadi menghalalkan segala cara agar wajah bisa kembali mulus.

Namun sekarang setelah mencari informasi yang terpercaya, lama kelamaan saya malah sulit percaya jika ada produk yang bisa menjanjikan hasil yang cepat.

Lalu bagaimana adik-adik kita yang sudah keburu suka sama selebgram idamannya dan membeli produk yang tidak jelas itu?

Iming-iming Kecantikan Instan

Saran saya jika menghadapi konsumen yang tertarik dengan iming-iming kecantikan instan adalah dengan komunikasi.

  • Informasikan pada mereka bahwa tidak ada yang namanya kecantikan yang instan. Semua butuh perjuangan, begitupula untuk mencapai kecantikan yang alami dan sehat.
  • Beri tahu blog, YouTube Channel, atau media apapun yang terpercaya untuk memahami tentang kesehatan dan kecantikan.
  • Pastikan juga saat membeli produk kesehatan dan kecantikan agar selalu mengecek status edarnya. Apakah sudah diperbolehkan oleh BPOM atau DEPKES?
  • Penting juga mengajarkan bagaimana cara mencintai diri sendiri apa adanya. Jadi gak ada lagi tuh beredar krim pemutih yang tidak jelas. Salah satu bentuk self-acceptancesaya pernah saya tuliskan di blog.Selamat membaca ya.

Dari kasus ini saya belajar berhati-hati untuk tidak mempromosikan produk yang tidak jelas asal-usulnya. Dan juga tentunya belajar untuk mengidentifikasi selebgram mana yang patut di block ramai-ramai biar dia tidak semakin merusak generasi bangsa ini.

Setuju, Mak!