Merayakan hari kemerdekaan itu paling afdol mendekorasi rumah dengan nuansa merah putih, seperti bunga tulip dalam vas shabby chic. Cara membuat atau DIY bunga tulip sangat mudah, bisa menggunakan kain perca seadanya di rumah. Yang penting bernuansa merah putih.

DIY Bunga Tulip Merah Putih

Seperti di foto ini, kebetulan warna merahnya tidak sepenuhnya merah, melainkan ada motif bintang kecil-kecil putih.

Untuk vas, tampilan shabby chic didapat dari cat yang tidak rata. Shabby chic itu tidak harus selalu feminin. Yang penting ada kesan lusuh. Memberikan kesan lusuh pada benda yang baru dicat itu perlu sedikit trik.

Pilih calon vas yang memilih huruf timbul. Kebetulan yang ada di rumah adalah gelas gratisan dari restoran cepat saji. Bahan bebas, tapi lebih baik kayu karena lebih mudah dicat. Untuk media gelas yang licin seperti ini perlu kesabaran agar bisa melekat dengan baik.

Cat yang digunakan ini adalah cat kayu water based, yaitu cat kayu yang pencairannya menggunakan air. Di pasaran, yang banyak tersedia adalah cat kayu oil based, yaitu yang pencairannya menggunakan tinner. Hanya saja, oil based ini kurang disukai oleh emak karena jika melekat di tangan, susah untuk dihilangkan. Emak harus menggosok cipratan cat tersebut dengan kain dan tinner. Cat lain yang bisa digunakan untuk media gelas adalah cat arklirik yang tentunya lebih mahal.

Setelah cat kering, amplas bagian yang ada huruf menonjolnya pelan-pelan sampai cat yang menutupi huruf tersebut hilang dan tulisannya tampak. Nah, vas sudah siap digunakan.

 

DIY Bunga Tulip

 

 

Bahan yang dibutuhkan untuk DIY Bunga Tulip: kain perca warna merah dan putih, dakron, tangkai, daun, selotip hijau, benang jahit sewarna kain, gunting dan setrika.

DIY Bunga Tulip

Daun seperti di atas bisa dibeli di toko kerajinan atau prakarya seharga Rp 3000,- per pak tergantung tokonya. Jika punya kain warna hijau, bisa digunakan untuk membuat daun sendiri. Caranya, buat pola daun di karton. Gunting kain sesuai bentuk pola dengan melebihkan 1 cm untuk jahitan. Jahit keliling dengan permukaan yang bagus berada didalam. Sisakan lubang untuk membalik. Setelah dibalik, jadilah daun.

Baca yuk post terkait DIY Daun Kering

Tangkai kawat yang sudah hijau di atas juga bisa dibeli di toko kerajinan atau prakarya seharga Rp 5000,- per ikat tergantung tokonya. Jika ingin membuat sendiri, bisa menggunakan sedotan yang dibalut kain hijau. Tapi sedotannya yang kaku ya, jangan yang tipis dan lemes karena tidak akan bagus ketika menyangga bunga.

Cara membuat bunganya, letakkan kain dengan posisi horisontal. Permukaan yang bagus menghadap ke bawah. Lipat sedikit bagian atas dan bawah, lalu tindas dengan setrika panas. Kemudian lipat kain menjadi 2 bagian dengan posisi vertikal. Jahit bagian pinggirnya dengan tusuk balik atau tikam jejak untuk menyambung kedua ujung kain. Setelah itu balik hingga permukaan yang bagus berada di luar.

Jelujur salah satu sisi kain, lalu tarik hingga berkerut dan menyatu ditengah membentuk kelopak. Jangan lupa masukkan dulu tangkainya seperti foto diatas. Kencangkan dengan menjahit saling silang bagian yang sudah berkerut tersebut.  Tekuk ujung kawat yang berada didalam kelopak bunga menggunakan tang agar tangkai tidak lolos.

Jika menggunakan tangkai sedotan, yang berarti tidak bisa ditekuk, jahit saja kain penutupnya, dikaitkan dengan kelopak.

DIY Bunga Tulip

Selanjutnya, masukkan dakron ke kelopak. Dakron bisa dibeli di toko kerajinan dengan harga Rp 5000,- satu plastik besar. Jika tidak mau beli, bisa menggunakan kapas yang kosmetik atau seadanya saja karena tidak butuh banyak. Tutup kelopak dengan menyatukan satu titik diatas dan satu titik dibawah dengan dua atau tiga kali jahitan mati. Lakukan hal yang sama untuk satu titik di kanan dan satu titik di kiri.

Sebagai penyelesaian, pasang daun dan tangkai dengan melilitkan selotip warna hijau. Jika menggunakan daun dari kain yang dibuat sendiri, jahit saja atau bisa juga menggunakan lem tembak.

DIY Bunga tulip merah putih dalam vas shabby chic siap menyemarakkan suasana perayaan kemerdekaan Indonesia. Kalau untuk kemerdekaan Indonesia, kok bunganya tulip? Kok bukan bunga melati atau anggrek? Anggap saja melalui bunga yang khas Belanda ini, kita menunjukkan bahwa sudah menundukkan penjajah di bumi pertiwi dengan mewarnainya menjadi merah putih. Merdeka! Merdeka! Merdeka!

****

Lusiana Trisnasari

Narablog https://www.beyourselfwoman.com/