“A picture is worth a thousand words”, demikian idiom Inggris tentang foto, gambar atau images bisa menyiratkan beribu atau berjuta makna. Dikombinasikan dengan zaman sekarang terutama perkembangan digital terkait smartphone yang semakin canggih dan mudah didapat, rasanya tak ada pengguna HP yang tak memanfaatkan kamera di gawainya untuk memotret. Apalagi memotret makanan (food photography). Ada guyonan tentang ini: dahulu, orang berdoa sebelum makan, sekarang foto-foto dulu sebelum makanan.

Memotret Makanan dengan Peralatan yang Terbatas

Beberapa waktu yang lalu di Facebook Group Kumpulan Emak Blogger (KEB) diadakan sharing tentang memotret makanan atau food photography dengan narasumber emak HM Zwan (Hana) yang dikenal sebagai food blogger dengan foto-fotonya yang keren dan menarik, padahal menurutnya foto tersebut diambil dengan menggunakan kamera handphonenya yang sederhana.

Berikut rangkuman dari hasil sharingnya.

  1. Properti yang itu itu saja

Mengapa dengan peralatan terbatas? Kebetulan saya tinggalnya sering pindah-pindah (antar pulau, kota dan lain-lain), jadi kalau mau beli properti foto harus mikir 2000 kali. Khawatir, kalau dipindah jauh lagi nggak ke angkut, mubazir.

Mungkin teman-teman yang follow ig saya @hm_zwan sudah hafal banget dengan foto-foto yang saya share setiap waktu. Propertinya yang itu lagi itu lagi, alas fotonya yang itu lagi yang itu lagi….piringnya yang itu lagi yang itu lagi. Tapi demi keeksisan di dunia perinstagraman, saya tetap pingin eksis. Minimal, nggak papa piringnya yang itu lagi, yang penting isi piringnya berbeda, resepnya berbeda.

Jadi, kalau emaks punyanya properti yang ada di lemari dapur, belum ada niatan untuk beli baru, belum ada rezeki beli properti foto baru. Sementara, gunakan dan maksimalkan yang ada mak.

Bacaan terkait dengan Memotret Makanan itu Mudah

  1. Kok bisa sih motret makanan pakai tablet? Memang hasilnya bagus? nggak ribet ya? kan gede…dan lain-lain.

Ini termasuk pertanyaan yang sering banget saya terima di DM. Jadi, ceritanya hp saya hilang, ada rezeki “cukup” bisa beli tablet. Awalnya saya angkat tangan dan nggak bakal bisa lagi moto makanan. Kamera tablet, apa istimewanya??paling-paling jadinya jelek, burem. Tapi nggak sengaja saya iseng tes motret kopi di dekat jendela, lha kok hasilnya bagus. Mulai saat itu saya semangat motret makanan lagi.

Kok bisa sih motret makanan pakai tablet? ala bisa karena biasa mak. Justru bagi saya motret pakai tablet nggak ada ribetnya sih, malah enakan…layar lebar,jadi lihat hasilnya puas gitu hehe. Yang penting dicoba terus, otak atik kamera hp/tabletmu, ini penting.

  1. Belajar dari #behindthescene

Dari bts para pecinta foto makanan yang hasilnya kece dan mempesona, saya belajar banyak hal, mulai dari arah cahaya, blocking cahaya, bentuk diffuser, sampai reflektor  . Meskipun saya nggak punya modal besar untuk motret makanan agar terlihat bagus, kece dan mempesona. Tapi setidaknya foto makanan yang saya jepret terlihat rapi dan nggak jelek-jelek amat gitu, ini menurut saya lo ya hahaha.

Ada satu akun instagram yang darinya saya tahu banyak, belajar banyak hal tentang cara mendapatkan foto yang bagus, blocking cahaya dan lain sebagainya. Iya, hanya dari melihat bts-nya lalu saya coba praktekkin di rumah dengan peralatan yang ada. Teman-teman bisa lihat langsung bts #behindthescene milik teman saya, Ajeng Rani.

  1. Edit foto

Untuk edit foto, kalaupun pas hasilnya bagus karena pas banget cahayanya lagi anget jadi hasilnya bagus banget, saya nggak perlu edit. Kalaupun pas hasilnya ada yang kurang nendang, seringnya saya edit pakai snapseed. Paling sering nambahin detail atau struktur. Udah itu aja, biasanya hasil foto udah nendang gitu hehe.

  1. Maksimalkan yang kamu punya!

Alhamdulillah nya saya itu orangnya nggak neko-neko. Termasuk untuk urusan motret makanan di instagram yang saya kelola. Prinsip saya, selagi adanya/punyanya hanya tablet, ya maksimalkan tabletmu untuk motret makanan.

  1. Dari iseng sampai ketemu style

Beberapa bulan lalu, saya kaget dan baru sadar dengan komentarnya Mbk Anita Joyo (silahkan cari di ig ya) di salah satu foto saya di instagram. “Hanna, you got your style!!!”. Berkali-kali saya baca komentarnya, dan berkali-kali pula saya buka ig. Saya scroll ig saya dari atas ke bawah. Dari situlah saya sadar bahwa dari hasil iseng menyulap bekas cover mobil yang sobek, lalu saya gosok-gosokkan ke dinding, jadilah alas foto yang khas.

Dari foto makanan dengan peralatan dan properti seadanya, jadilah ig saya punya style dan kekhasan tersendiri.

Intinya, jika kita punya keinginan untuk motret makanan, apapun peralatan yang kita punya. Maksimalkan yang ada!!. Kalaupun hasilnya masih jelek, miring, dan lain sebagainya…coba buka-buka dan cari tahu bts #behindthescene teman-teman yang interest di dunia foto makanan. Ohya satu lagi, praktek, praktek dan praktek ya mak. Pokoknya dicoba terus.

***

HM Zwan, Narablog http://hotwajan.blogspot.com

Twitter : @hmzwan

Instagram : @hm_zwan