Siapa hayo, yang suka ngalami writer’s block? Bloger kan bisa juga dibilang sebagai penulis, Mak. Misalnya, tiba-tiba nggak punya ide. Atau, tiba-tiba jenuh ngeblog. Mentok. Nggak tahu mesti nulis apa.  Jadi mesti banget nih, kita punya taktik untuk mengatasi writer’s block ini, ya kan?

Soalnya, kita pasti deh jadi nggak bisa update blog, kalau kena yang namanya writer’s block ini.

Sebenarnya sih, hal ini normal kok terjadi sama kita. Pada siapa pun, kejenuhan itu bisa saja dialami. Padahal katanya, passion kan ya? Ternyata meski passion ya teteup ada titik jenuh, yesss?

Tenang, Mak. Saya mau kasih sedikit tip untuk mengatasi writer’s block sehingga Emaks bisa ngeblog lancar lagi dengan bahagiaaaa ~~~

 

7 Cara Mengatasi Writer’s Block untuk Bloger

 

tip menaikkan pageview artikel blog

1. Turn up your music

Para penulis mana pun juga setuju, kalau musik itu obat paling mujarab untuk berbagai jenis penyakit writer’s block ini. Yang pasti sih, kata mereka, music soothed the writing block beast!

Nah, salah satu saran lagi nih, coba dengarkan genre musik yang berbeda dari biasanya. Suka dengerin electronic? Coba dengerin akustik. Suka dengerin country? Coba rock. Suka dengerin klasik? Coba dangdut koplo. #eh

Intinya, stimulasi yang berbeda yang masuk ke otak kita itu bisa banget menggelitik saraf kreativitas kita, Mak.

Nah, satu lagi saran para penulis terkenal, Mak. Kalau dengerin musik yang berlirik, coba dengarkan baik-baik liriknya. Biasanya sih lantas melintas sesuatu di pikiran kita. Kalau bisa ditangkap jadi ide tulisan, ya segera tangkap deh.

 

2. Refresh your mind

Sesuatu yang dirutinkan atau diwajibkan itu memang lebih mudah mengundang jenuh yes? Dan, obat untuk rutinitas yang menjemukan itu adalah istirahat. Cuti, hiatus, whatever. Hanya saja, kadang kalau berhenti itu jadi bikin kita keenakan. Terus, buat balik laginya susah. Bener nggak?

Nah, saran sih, kalau memang mau cuti sejenak dari kegiatan ngeblog itu oke-oke aja. Tapi, kasih batasan, mau hiatus atau cuti sampai kapan.

Jangan terlalu lama ya, Mak. Tapi juga jangan terlalu cepat.
Yang sedang-sedang sajaaaa~~~

*lalu nyanyik*

Nah, sementara Emaks hiatus, memang jangan deket-deket ke blog deh. Tapi, juga jangan lepas sama sekali.

Heh? Gimana itu maksudnya?

Maksudnya, coba lakukan beberapa hal berikut demi me-refresh pikiran kita sekaligus untuk me-refill “sumur kreativitas” kita:

  • Piknik. Pilihlah objek piknik yang bisa menstimulasi kreativitas. Konon museum bisa banget nih, Mak, merefresh pikiran kreatif kita.
  • Baca buku. Seperti halnya musik, cobalah untuk menjelajah topik dan genre yang tak biasanya dibaca.
    Ingat, sesuatu yang berbeda dengan biasanya bisa membantu stimulasi otak agar kreatif, juga bisa memberikan wawasan baru.
  • Spend time with your favorite people. Sama keluarga, teman, atau sahabat. Coba gali banyak cerita dari mereka. Ini juga bisa banget bikin refresh pikiran kita lo. Kalau biasanya cuma dengerin cerita anak sambil masak, coba sekarang sambil duduk dan sambil menatap mata mereka.
  • Pergi keluar dan mengamati orang. Di mana pun, Mak. Wah, ini mah cara saya banget nih. Misal, mau nongkrong di kafe, ambil duduk di pojokan, lalu amati mereka yang keluar masuk kafe. Biasanya sih saya bisa banget dapat banyak cerita tuh dari kegiatan ini.

 

3. Selama hiatus atau cuti, tetap bawalah catatan

Bisa notes kecil yang diselipkan di dompet atawa tas. Atau bisa juga pakai apps notes di HP.

Loh! Katanya jangan nyentuh blog selama hiatus?

Iya, ini kan nggak nyentuh blog pan? Cuma nyatet aja. Oret-oret-oret, udah. Selama kita piknik, hangout dengan orang-orang terdekat, atau mengamati orang itu, kita mungkin akan mendapat banyak ide. Nah, catatlah sebelum idenya pergi lagi.

Kan enggak buka dasbor blog yes? Bisalah ya. Semacam nulis diary aja gitu, Mak.

 

4. Baca artikel online atau blogwalking

Selain jalan-jalan secara fisik, kita juga jalan-jalan secara virtual. Tak cuma sekadar membaca, cobalah untuk mendatangi artikel2-artikel yang topiknya masuk ke blog kita.

Yes, carilah artikel yang bisa ditanggapi, Mak.

Kalau ada yang menarik, segera deh dicatat dulu kalau semisal masih jenuh sama blog. Seperti poin 3 di atas itu, Mak.

 

5. Brainstorm bareng dengan teman

Nah, sempat nih ya, ngehits banget ngeblog kolaborasi beberapa blogger. Ini cukup efektif juga untuk mengatasi writer’s block ini.

Kalaupun enggak kolab, bisa juga kok, Mak, brainstorming dengan teman sesama bloger. Emak bisa tukar pikiran, gimana ya cara mengatasi kebuntuan ide ini? Apa yang teman Emak lakukan kalau menghadapi situasi yang sama?

Atau, tanyakan pendapatnya mengenai seputar topik yang Emak bahas di blog. Misal tentang parenting, Emak bisa nanya tuh, dia punya cara pengasuhan seperti apa sih buat anak-anaknya?

 

6. Free writing

Nah, ini Makmin juga hobi banget nih, Mak, ngelakuin ini dan terbukti cukup efektif lo untuk mengembalikan mood nulis blog.

Cara free writing seperti ini:

  • Set waktunya. Misal 5 menit.
  • Dalam waktu 5 menit itu, cobalah untuk menulis segala sesuatu yang melintas di pikiran. Apa saja.
  • Jangan mikirin typo, jangan mikirin variasi kata, foto, bagus atau enggak. Just write! Bebas! Tulis apa saja. Nggak nyambung juga nggak apa-apa.

Latihan free writing ini bermanfaat banget untuk mengeluarkan semua penyumbat dalam otak kita, Mak.  Saya sendiri sering melakukannya kapan pun diperlukan. Nggak cuma pas kena writer’s block doang.

Coba deh, ntar dipraktikkan. Lalu coba rasakan efek setelah free writing ini. Beda lo rasanya.

 

7. Jalan-jalan ke Google Trends

Ini Dia 7 Cara Mengatasi Writer's Block untuk Bloger

Sekali waktu, untuk mengatasi writer’s block, Emak bisa memanfaatkan banyak tools. Misalnya seperti Googl Trends. Di situ Emaks bisa lihat berbagai trending topic di dunia maya secara real time. Nah, saat saya menulis artikel ini, lagi ramai tentang Maria Walanda Maramis yang hari ini menjadi Google Doodle, atas peringatan hari lahirnya beliau.

Emak bisa nih mengangkat tema ini di blog, Mak. Atau mau bahas Red Velvet, band cewek Korea yang baru saja mengeluarkan mini album, yang heboh gara-gara sempat mempromosikannya dalam bahasa Indonesia.

Selain di Google Trends, Emak juga bisa memantau trending topic di media sosial. Tinggal scroll saja mencari keramaian apa yang lagi ngehits sekarang. Manfaatkan waktu scrolling media sosial untuk mencari ide, Mak, demi mengatasi writer’s block ini. Jangan cuma ngejulidin orang #eh

Banyak kan, Mak? Tergantung Emak deh, mau ambil topik apa dengan angle yang bagaimana.

 

Nah, itu dia beberapa tip dari saya tentang mengatasi writer’s block–utamanya untuk bloger.

Ya kalau masa hiatusnya sudah berakhir, semua catatan yang sudah didapat selama cuti tadi bisa tuh langsung dieksekusi satu per satu.

Semoga yang saya share kali ini bermanfaat ya, Mak! Jangan lupa, tetap ngeblog dengan bahagia!