Selain tulisan, dalam konten blog, penggunaan foto-foto adalah salah satu daya tarik pembaca untuk berlama-lama, menuntaskan blogpost tersebut. Apalagi blogger yang memutuskan menjadi blogger profesional, yang menjadikan blognya sebagai sumber penghasilan, foto-foto yang bercerita jadi keharusan. Mau tak mau, ketika berhubungan dengan pemberi kerja atau klien, foto itu penting untuk promosi. Hampir sebagian besar produk memakai foto sebagai pemberi informasi. Visual lebih cepat diterima dibandingkan teks. Nah, untuk itu blogger profesional sebaiknya belajar foto produk agar makin disayang klien atau pemberi kerja.

 

Emak Blogger Yogyakarta Belajar Foto Produk

Tepat 28 Februari 2019 lalu, Emak Blogger Jogja dapat ilmu seru tentang fotografi, khususnya belajar fotografi produk bersama narasumber mas Haryo Setyadi. Arisan ilmu KEB Jogja  ini terselenggara berkat dukungan dari Wardah Beauty Jogja. Kebetulan di Jogja, Wardah punya Wardah Beauty House yang berada di Jalan Suroto 16, Kotabaru, Yogyakarta.

Yuk, kita intip serunya belajar fotografi produk di Arisan Ilmu KEB kali ini.

Tips and Trick Foto Produk – Mobile Photography

Back to basic

Fotografi berarti proses atau metode untuk menghasilkan gambar atau foto dari suatu objek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai objek tersebut pada media yang peka cahaya. Alat paling populer untuk menangkap cahaya ini adalah kamera. Tanpa cahaya, tidak ada foto yang bisa dibuat.

Tentang Fotografi

Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat seseorang memulai mengambil gambar dengan menggunakan kamera, yaitu :

  1. Bersihkan lensa.
  2. Set fokus lensa.
  3. Sesuaikan exposure secara pengaturan manual.
  4. Jangan gunakan mode zoom.
  5. Usahakan kamera dalam keadaan steady.
  6. Gunakan rule of thirds.
  7. Ambil gambar dari perspektif yang berbeda.
  8. Perhatikan background yang melatarbelakangi objek.
  9. Gunakan multiple shots.
  10. Gunakan panorama mode.
  11. Jangan terlalu banyak melakukan editing pada foto yang dihasilkan.

 

Belajar Foto Produk

 

Belajar Foto Produk

Belajar tentang foto produk tentunya bukan hal mudah dan langsung bisa menjadi seorang expert. Demikian juga saat arisan ilmu KEB kali ini, penjelasan yang disampaikan oleh narasumber dijelaskan dengan beberapa contoh yang diambil dari hasil jepretannya yang bisa dilihat dari IGnya @haryosetyadi.

Ternyata, fotografi tidak sekadar membutuhkan ilmu berupa teori saja, melainkan juga menggunakan rasa yang akan terolah seiring dengan jam terbang seseorang memotret.

Bagi kita yang masih merasa menjadi pemula urusan fotografi, jangan menyerah ya. Banyakin yuk jam terbangnya mengambil objek dari sekeliling yang kita jumpai sehari-hari. Praktik terus dan temukan pola dan rasamu tentang fotografi.

Baca juga tentang Tip Memilih Images

 

Belajar E.D.F.A.T

Materi selanjutnya tentang tahapan E.D.F.A.T.  Sejujurnya kita juga sudah mengenal beberapa hal tentang tahapan EDFAT ini. Hanya saja, kita sering tidak mengetahui kalau yang kita lakukan punya penamaan. Intip bareng yuk tahapan-tahapannya!

Entire

Dikenal juga established shot. Suatu keseluruhan pemotretan yang dilakukan begitu melihat suatu peristiwa. Entire ini sering dilakukan seorang fotografer untuk mengintai bagian-bagian yang nantinya dipilih sebagai objek.

Detail

Suatu pilihan dari bagian tertentu yang diambil dari keselurahan pandangan terdahulu (entire). Tahap ini merupakan tahap pilihan pengambilan keputusan yang dinilai paling tepat sebagai point of interest dari foto produk yang akan kita ambil.

Frame

Suatu tahapan di mana kita akan mulai membingkai detail yang telah dipilih, saat seseorang mulai masuk ke tahapan framing ini, maka rasa artistiklah yang akan banyak memandu. Frame ini bisa dilakukan saat kita melakukan edit foto dengan cropping.

 

 

Belajar Foto Produk

 

Angle

Suatu tahap di mana sudut pandang menjadi dominan, bisa dari ketinggian, level sudut, level mata, kiri kanan, dan cara melihat ke objek. Tak heran jika angle ini membuat sebuah objek tampak berbeda dari banyak angle pemotretan yang dilakukan.

Time

Tahap penentuan penyinaran dengan kombinasi yang tepat antara diagfragma dan keempat faktor di atas. Time ini bisa diartikan juga sebagai momen ketika semua tahapan telah siap, maka foto produk yang dihasilkan akan mewakili pesan yang akan disampaikan dari objek yang difoto tersebut.

 

Mengelola Foto di Instagram

Selain belajar foto produk, peserta Arisan Ilmu Yogyakarta juga diajari tentang bagaimana mengelola foto-foto di akun instagram.

Mas Haryo menyampaikan bahwa foto yang ada di akun instagram kita adalah foto yang mewakili kita si pemilik akun. Mulai dari feednya, layout dan tone dari foto-foto instagram adalah cerminan dari pemilik akun. Tentunya, Emak Blogger juga mulai banyak berbenah untuk menyajikan foto-foto yang nyaman dilihat di akun instagram masing-masing bukan?

Semoga teori di atas bisa menjadi bekal yang bisa dicoba untuk memulai menghasilkan foto yang sesuai dengan diri kita.

Di bagian akhir dari arisan ilmu KEB Jogja kali ini, ada beberapa foto on the spot yang masuk ke dalam nominasi hasil kita belajar foto produk kali ini.

Terima kasih arisan ilmu KEB Jogja yang telah berkolaborasi dengan Wardah Beauty Jogja dengan menghadirkan narasumber mas Haryo Setyadi yang memberikan ilmu fotografinya.

Semoga ilmunya bermanfaat dan bisa dipraktikkan para blogger, khususnya member Emak Blogger Yogyakarta untuk blog terkait dengan paid blog post.

Belajar Foto Produk

 

Reportase  Primastuti Satrianto (Ima)

Narablog di

www.tamasyaku.com

www.ceritamanda.com