Halo, Emak semua! Kemarin kita udah bahas tentang nulis ebook sebagai salah satu hal yang bisa kita jual sebagai cara monetasi blog ya? Nah, kali ini kita akan lanjut ke bahasan berikutnya lagi nih, Mak, yaitu ngulik trik menjual produk sendiri.

HAZEG!

Tuh kan, Mak. Memang ada banyak cara monetasi blog yang bisa kita lakukan. Ga cuma jualan barang orang doang. Kita bisa kok, jualan produk sendiri. Malahan nih, *bisik-bisik* kalau menjual produk sendiri tuh, kita bisa lebih banyak dapet duitnya lo!

Memang ya, rasanya kayak nggak mungkin deh kita kalau mau menjual produk sendiri. Misalnya, kayak ebook kemarin deh. Duh, nulis ebook? Repot, cyint! Urus anak! Kerja juga! Kapan bisa nulisnya?

Well, padahal, kalau ada niat mah biasanya selalu ada jalan kok. Sahih enggak sih soal ini? Kalau saya sih sahih banget. Kalau memang niat, maka kita pasti cari akal untuk mewujudkannya. Soalnya juga kayak ebook kemarin kan sebenarnya kita nggak nulis dari awal-awal banget kan? Palingan nambah aja tulisan yang belum publish, biar yang beli ada semacam privilege, gitu.

Makanya, kalau emang niat mau memanfaatkan blog untuk menambah penghasilan, kita tuh pasti bisa cari jalannya. Nah, kalau nggak niat ya nggak papa juga 😆 hahaha. Ya gimana lagi kan? Mau alasan apa pun, kalau emang nggak ada niat lebih yasudahlah. Nggak usah dipaksain. Ntar malah nggak bahagia ngeblognya.
Kan yang penting harus dengan hati senang pan, ngeblognya? Yenggak, Maaak?

Nah, selain ebook, kita juga bisa menjual produk lainnya juga nih melalui blog. Kita akan lihat dulu apa saja yang bisa kita jual ini ya, baru ntar ke beberapa trik menjual produk sendiri. Oh iya, yang disebut dengan “produk” di sini nih, bisa berupa sesuatu yang bersifat virtual, juga bisa berupa fisik. Yuk, kita lihat, Mak!

 

5 Jenis produk yang bisa kita jual melalui blog

5 Kesalahan Monetasi Blog yang Sering Terjadi

1. Printables

Nah, kalau mau coba menjual produk sendiri melalui blog sih, kayaknya ini paling laris deh, Mak. Yang termasuk printables ini misalnya:

  • Planner, kayak blogging planners itu, Mak. Kalau Emak punya keterampilan grafis, ini bisa jadi produk laris lo, Mak. Emak tinggal jual dalam bentuk PDF, lalu yang beli bisa ngeprint sendiri. Bikinlah desain-desain yang kekinian, pasti laris deh.
  • Kartu-kartu, misalnya kartu ucapan customizable. Ini juga produk laris di Etsy, dan bisa banget kalau kita mau menjual produk sendiri via blog. Atau mau bikin kartu pos sendiri? Bisa banget tuh, bikinlah yang layak dikoleksi, Mak. Banyak yang mau lo!
  • Organizer untuk emak-emak, misalnya tabel-tabel aktivitas anak. Ini bisa bantu para IRT untuk lebih terorganisir didik anaknya. Barangkali Emak yang punya blog parenting bisa nih bikin, Mak.

Coba cari ide-ide printables ini di Etsy atau di Pinterest, Mak. Banyak deh, yang bisa kita buat untuk dijual. Pilih yang sesuai dengan kemampuan kita ya. Kalau bloger luar nih, untuk printables ini mereka bikin sepaket gitu, dan dijual kira2 $5 saja. Murah memang. Tapi kalau menarik, pasti banyak yang beli.

Bisa dibilang ini semacam income pasiflah ya. Bikin sepaket, lalu tinggal jual-jual aja. Tahu-tahu terkumpul deh penghasilannya.

 

2. Kursus / kelas online

Nah, buat Emak yang punya keterampilan khusus nan spesial bisa banget nih menjual produk sendiri berupa kelas online.

Yang jago desain, misalnya buka kelas online khusus untuk desain blog, misal. Juga bisa buka kelas utk mereka-mereka yang pengin belajar handlettering, buat Emak yang memang jago handlettering. Yang berprofesi sebagai penulis juga bisa tuh, Mak.

Emak bisa memanfaatkan WhatsApp group ataupun Facebook group untuk membuat kelas online ini. Masing-masing ada plus minusnya. Salah satunya sih, kalau WhatsApp memang lebih real time ketimbang Facebook ya. Tapi chattingnya berisiko ketimbun. Kalau materinya banyak, scrolling lumayan pegel juga sih. Meski sudah ada fasilitas bintang juga, keknya riweuh gitu.

Kalau di Facebook, kalau mau baca-baca materi sebelumnya lebih gampang. Ada Units juga sekarang, di mana kita bisa menaruh materi di situ, dan mudah diakses siapa pun yang menjadi member.

Ada juga beberapa aplikasi mobile yang bisa dimanfaatkan. Silakan diriset aja ya, aplikasi apa yang sekiranya kompatibel untuk Emak pergunakan. Silakan dipertimbangkan keunggulan dan kekurangan masing-masing fasilitas ini, disesuaikan dengan kebutuhan.

Atau, kalau mau bikin webinar aja. Lebih canggih. Ada kok website yang khusus memfasilitasi webinars dan online courses ini. Silakan digugling aja ya, Mak.

 

3. Soft file

Nah, berbeda dengan printables tadi, kita juga bisa menjual produk sendiri berupa soft file juga, Mak. Misalnya desain template blog. Atau, jualan pattern. Atau, jualan emoji. Kayak yang dijual di Dribbble atau Behance itu tuh. Atau jualan berbagai karya vector, yaitu gambar-gambar sketsa yang digambar dengan komputer.

Kalau memang Emak punya skill seperti ini, wah, yakin deh bakalan laris.

 

4. Software atau Apps

Nah, zaman sekarang, siapa pun bisa bikin aplikasi untuk handphone. Bahkan cukup mudah kok bikinnya.
Sekali lagi kalau memang suka dan niat belajar ya.

Kalau sudah bisa, segera deh bikin apps sendiri, terus jual deh. Sebelumnya ya kita mesti tahu selera dan kebutuhan pasar seperti apa, Mak. Karena kalau pas dengan keinginan pasar, pastinya akan lebih laris manis!

 

5. Produk fisik

Nah, kalau mau menjual produk sendiri yang berupa fisik sih bisa macam-macam nih, Mak. Tentu saja disesuaikan dengan pembaca dan niche blog kita (kalau ada) ya.

Misal, blog kita niche-nya traveling, bisa nih kita sambil jualan sarung pantai misalnya 😀 Kan pas tuh! Coba cari ide dari blog Emak sendiri, kira-kira apa nih yang bisa diproduksi yang pas gitu.

Kenapa sih harus pas? Ya kan kita memanfaatkan pembaca blog Emak yang sudah ada. Jadi, nggak perlu bangun pasar dari awal kan? Jadi, sesuaikan dengan pembaca saja. Kan malah memperkuat readership dan branding.

 

Nah, setelah tahu kita jualan yang seperti apa, sekarang coba kita lihat beberapa trik  menjual produk sendiri melalui blog yuk!

 

Trik Menjual Produk Sendiri Sebagai Cara Monetasi Blog

1. Rencana adalah koentji

Rencanakan untuk bikin artikel khusus untuk membantu melejitkan usaha kita untuk menjual produk sendiri secara periodik di blog.

Misalnya, sebulan sekali dedikasikan 1 blogpost untuk promo produk sendiri ini. Ya, kayak kalau kita bikin job review itu deh, Mak.

 

2. Stop selling, start helping

Yes, meski kita memang menjual produk sendiri di blog, tapi stop selling, Mak. Alih-alih, kita seharusnya menolong dan membantu orang lain yang sedang punya masalah. Hal ini bisa berarti perubahan mindset ya, bahwa kita tuh sedang membantu orang untuk memecahkan masalah mereka dengan produk yang kita jual.

Coba dirasakan, hasilnya akan beda deh keluarannya atau outputnya. Membantu dan jualan itu beda. Membantu nggak akan spamming. Jualan bisa jadi spamming. Genggeus.

 

3. Promo

Sekali waktu, boleh direncanakan promo dengan menyediakan diskon atau giveaway. Supaya lebih menarik lebih banyak orang utk datang ke blog, atau follow media sosial kita.

Jangan lupa juga untuk mengoptimasi media sosial kita sesuai dengan produk yang kita jual. Supaya branding-nya lebih jalan, gitu.

 

Nah, itu dia sedikit mengenai cara monetasi blog dengan menjual produk sendiri.

Sooo, adakah di antara Emak yang sudah mulai merintis cara monetasi dengan cara menjual produk sendiri ini, Mak? Share yuk, di kolom komen!